Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Varian Good Day Paling Laris di Kalangan Mahasiswa

Muhamad Faqih Taqiyudin oleh Muhamad Faqih Taqiyudin
23 September 2022
A A
5 Varian Good Day Paling Laris di Kalangan Mahasiswa

5 Varian Good Day Paling Laris di Kalangan Mahasiswa (Akun Instagram @gooddayid)

Share on FacebookShare on Twitter

Good Day selalu jadi pilihan, selalu ada di pikiran

Sebagai mantan mahasiswa di salah satu universitas di Purwokerto yang juga sempat ngambil part time-an di pujasera, saya merasa diri saya cukup kompeten untuk mengangkat judul ini. Observasinya pun tidak main-main, saya kuliah dalam rentang 2015-2022 (iya, 7 tahun) dan selama rentang waktu itu pula saya mengobservasi tingkah laku, kebiasaan, hingga minuman favorit mahasiswa Purwokerto.

Untuk menemukan keabsahan paling akurat, saya menggunakan metode sampel acak karena memang tidak mungkin semua populasi bisa saya cover. Lokasi observasinya tersebar di berbagai burjo, pujasera, dan angkringan di Purwokerto. Rentang durasi observasinya dilakukan selama kurang lebih 7 tahun secara berkala dengan rincian: 6,5 tahun sebagai mahasiswa/konsumen yang mengamati pola konsumsi konsumen lainnya, dan setengah tahun sisanya sebagai pegawai pujasera yang punya akses terhadap data penjualan. Objek kajiannya saya kerucutkan menjadi hanya satu merek saja yaitu minuman kopi sachet Good Day. Hal ini dilandaskan pada alasan: biar gampang aja.

Hasilnya, saya berhasil merumuskan 5 varian Good Day yang jadi favorit mahasiswa di Purwokerto. Kebetulan, saya juga sudah mencoba semua varian yang ada di list ini, jadi saya juga akan sedikit memberikan pemaparan mengenai deskripsi rasanya. Namun, saya yakin betul kalau saya bikin riset kota lain, hasilnya akan tetap sama.

Sebab, Good Day selalu jadi pilihan mahasiswa proletar, yang jelas-jelas lebih banyak ketimbang yang nongski di Starbucks.

Tanpa berlama-lama, inilah varian Good Day paling laris di kalangan mahasiswa, urut menuju yang paling laris

Peringkat kelima, Good Day Chococinno

Varian ini sempat menjadi favorit saya selama bertahun-tahun. Rasanya unik, kayak minuman coklat dan krimer yang mengandung sedikit hint dari kopi. Jika list ini merupakan favorit saya pribadi, mungkin varian ini akan menempati urutan kedua, karena memang seenak itu. Hanya saja kalau dibandingkan dengan varian lainnya dalam list ini, Chococinno memang kurang populer. Chococinno ini bisa dengan sangat tepat mempresentasikan lirik lagu yang belakangan ini sedang viral, “Wong ko ngene kok dibanding-bandingke, saing-saingke, yo mesti kalah.”

Peringkat keempat, Good Day Caribbean Nut

Dalam list belanja ketika saya ngambil part time di Pujasera, varian ini merupakan salah satu item yang di stok lebih banyak. Keunikan rasa yang dimiliki varian ini adalah sensasi rasa kacang yang creamy. Karakter rasa varian ini agak mirip dengan es kopi hazelnut yang biasa ditemui di kafe-kafe, dalam versi lebih murahnya tentu saja. Saya pribadi menganggap varian ini sebagai pemain cadangan kalau Chococinno habis.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Peringkat ketiga, Good Day Freeze Choco Orange

Varian ini merupakan varian paling unik dari segi rasa. Apresiasi perlu diberikan pada tim Good Day yang berhasil menemukan rasa choco orange ini. Mereka berhasil meramu minuman dengan rasa yang tak hanya unik, tapi juga enak. Sesuai dengan namanya, varian ini adalah perpaduan kopi, krimer, coklat, serta sensasi jeruk yang nyegerin.

Secara pribadi, varian ini adalah favorit nomor satu. Namun, pada studi kasus mahasiswa Purwokerto, saya menemukan ketimpangan yang signifikan pada pemesanan varian ini jika diklasifikasikan secara gender. Laki-laki sangat dominan, mungkin jika dijadikan persentase, lebih dari 80 persen pemesan varian ini di pujasera tempat saya kerja adalah laki-laki. Asumsi saya, karena varian ini mengandung sedikit karakteristik asam, yang memang lebih enak untuk jadi teman merokok.

Peringkat kedua, Good Day Cappuccino

Varian ini menempati urutan kedua karena peminatnya lebih universal. Laki-laki, perempuan, tua, muda, sudah menikah ataupun belum, semua suka dengan varian ini. Hal ini juga berlaku di Purwokerto. Keunikan utamanya terletak pada foam yang tebal serta taburan choco granule-nya. Dari pengamatan saya, keunikan kecil ini memberikan dampak yang cukup besar, penjualan varian Good Day Cappuccino cukup memuaskan.

Hal yang membuat saya yakin bahwa faktor pendongkraknya ada pada choco granule-nya adalah beberapa pelanggan kadang meminta untuk menuangkan choco granule-nya sendiri. Entahlah, mungkin memang ada sensasi kenikmatan berbeda jika menuangkannya sendiri.

Peringkat pertama, Good Day Moccacino

Tentu saja, varian ini sudah menjadi top of mind para konsumen jika mendengar kata Good Day. Dengan bungkusnya yang merah itu, varian ini banyak sekali ditemukan di warung-warung kelontong, mini market, dan warung-warung kopi. Ibarat Indomie, varian ini adalah Indomie Goreng atau ayam bawangnya. Rasanya biasa saja menurut saya, tapi nyaman, nggak neko-neko. Namun, justru itu yang membuat kita betah. Bukankah kesetiaan itu terletak pada kenyamanan? Eaak..

Karena saya tidak mau menutup tulisan ini dengan kalimat putis nan romantis, izinkan saya memberikan dua pernyataan sebagai penutup. Pertama, hasil observasi ini tentu saja tidak valid secara akademik, namun pada kenyataannya ilmu pengetahuan bukanlah sumber kebenaran tunggal. Kebenaran juga bisa didapat dari pengalaman dan pengamatan yang komprehensif. Pernyataan kedua, selaku-lakunya Good Day Moccacino, masih lebih laku es teh manis. Kalau ini valid, no debat.

Sumber gambar: Akun Instagram @gooddayid

Penulis: Muhamad Faqih Taqiyudin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Kopi Kemasan di Indomaret yang Lebih Layak Dibeli daripada Starbucks Kaleng

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 September 2022 oleh

Tags: Good DayMahasiswavarian
Muhamad Faqih Taqiyudin

Muhamad Faqih Taqiyudin

Pria Jawa yang tinggal di tanah Sunda. Menikmati kopi dan membaca buku, serta terus mencari pengalaman dan pengetahuan baru dalam keseharian.

ArtikelTerkait

Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan terminal mojok

Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan

6 Juni 2021
Membayangkan Rasanya Jadi Mahasiswa KKN di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin

Membayangkan Rasanya Jadi Mahasiswa KKN di Kampung Durian Runtuh “Upin dan Ipin”

9 Desember 2023
Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi mahasiswa gap year

Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi

20 Mei 2024
Culture Shock Mahasiswa Solo yang Merantau ke Jogja, Ternyata Biaya Hidupnya Lebih Mahal  Mojok.co politik jogja

Culture Shock Mahasiswa Solo yang Merantau ke Jogja, Ternyata Biaya Hidup Lebih Mahal 

27 Oktober 2023
3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang uin jogja, uin malang

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang

14 Mei 2024
Jadi Calon Ketua BEM Jangan Cuma Modal Ngotot, Situ Mau Jadi Pemimpin Apa Petinju?

Jadi Calon Ketua BEM Jangan Cuma Modal Ngotot, Situ Mau Jadi Pemimpin Apa Petinju?

22 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli Mojok.co

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

22 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.