Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Pulau Sulawesi

Pulau Sulawesi nggak "sepopuler" Pulau Jawa. Oleh sebab itu, sering terjadi salah paham terkait salah satu pulau terbesar di Indonesia ini.

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
28 Maret 2022
A A
5 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Pulau Sulawesi Terminal Mojok

Foto Bunaken di Pulau Sulawesi (Sumber: unspalsh.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri dari banyak pulau, dari yang kecil sampai besar. Jumlah pulau di Indonesia mencapai 17 ribu pulau. Dari jumlah tersebut, kita punya lima pulau terbesar bernama Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Sumatera, dan Papua.

Nggak cuma pulaunya yang banyak, Indonesia punya keragaman budaya. Salah satunya terlihat dari penyebutan nama daerah, menyesuaikan logat atau cara pengucapan setempat. Salah satu pulau di mana masih sering terjadi kesalahpahaman penyebutan maupun lokasi adalah Pulau Sulawesi.

Kebetulan, sudah agak lama saya menetap di Pulau Sulawesi karena merantau. Selama di sini, saya mencatat beberapa kesalahan yang cukup menggelitik. Kesalahan yang sering dilakukan orang luar pulau ketika menyebut nama daerah sampai menunjuk lokasi.

Berikut lima catatan kesalahpahaman yang sering terjadi terkait nama-nama daerah di Pulau Sulawesi. 

#1 Terkait singkatan Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara

Dulu, saat masih pacaran dengan istri saya, saya sering minta tolong untuk dibelanjakan, sekaligus dikirimkan berbagai macam makanan atau produk. Terutama makanan dan berbagai barang yang sulit saya temukan di Pulau Sulawesi.

Tujuannya, tentu saja untuk menghemat ongkos kirim. Dulu, saya sering memakai jasa PT. Pos Indonesia. Mereka punya layanan pengiriman paket jumbo ekonomi. Sangat terjangkau untuk dompet perantau. Nah, masalah terjadi ketika pacar yang kemudian jadi istri saya sering salah menulis alamat. Yah, bukan salah, sih, cuma kurang tepat. 

Rumah yang saya tempati selama merantau di Pulau Sulawesi ada di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pacar yang akhirnya jadi istri saya menyingkatnya menjadi “Sulteng”.

Yah, kalau dari sisi akronim, Sulawesi Tenggara memang “terdengar” bisa disingkat menjadi “Sulteng”. Namun, masalahnya, singkatan “Sulteng” sudah dipakai untuk Sulawesi Tengah. Sementara itu, Sulawesi Tenggara disingkat menjadi “Sultra”.

Baca Juga:

Culture Shock Orang Makassar ketika Merantau ke Jogja: Ketika Sopan Santun Orang Jogja Lebih Misterius ketimbang Rumus Fisika Kuantum

Orang Jawa Kaget, Masuk Tempat Wisata di Sulawesi Bisa Murah Meriah karena Minim Pungli

Laut di Manado (Unsplash.com)

Sempat terjadi sedikit perdebatan ketika istri saya mengira “Sultra” itu kepanjangan dari Sulawesi Utara. Padahal, Sulawesi Utara, kalau disingkat jadi “Sulut”. Yah, buat mereka yang nggak tinggal di Pulau Sulawesi, singkatan-singkatan di atas bisa bikin salah paham.

#2 Luwu dan Luwuk itu beda tempat

Pernah suatu ketika saya menjemput salah satu pembicara nasional yang akan menyampaikan materi pada suatu acara di tempat domisili saya. Beliau bercerita bahwa beberapa waktu yang lalu pernah bertemu rombongan dari Pulau Jawa yang kesasar sampai ke Bandara Luwuk, padahal rencana kegiatan rombongan tersebut ada di luwu. Saya tertawa agak keras.

For your information, bandar udara di Luwuk itu bernama Bandara Syukuran Aminuddin Amir. Letaknya ada di Kabupaten Banggai. 

Nama Luwuk sendiri adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Banggai, sekaligus menjadi pusat pemerintahan di sana. Semntara itu, Luwu adalah nama dari beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur.

#3 Barru bukan Baru

Setiap pulang ke rumah orang tua di Cikarang, saya selalu melalui bandara Sultan Hasanuddin Makassar karena jumlah penerbangannya yang banyak menuju Jakarta. Untuk ke sana, saya harus melewati banyak kabupaten dan kota. 

Pernah ada cerita lucu ketika bapak saya menelepon dan bertanya posisi saya di mana.

“Sudah sampai mana mas?” Tanya bapak saya.

“Barru, Pak,” jawab saya.

“Oh, baru mau jalan ini?”

“Bukan, Pak. Maksudnya, sudah sampai Kabupaten Barru.”

Secara pelafalan, dua kata tersebut jelas berbeda, baru dan Barru. Namun, buat mereka yang tidak kenal dengan Pulau Sulawesi, apalagi berbicara lewat telepon di mana noise biasa terjadi, kesalahpahaman rentan terjadi. Sudah mengucap “Barru” dengan pelafalan sesempurna mungkin, tetap saja dikira bilang kata “baru”.

#4 Bone, Bone Bolango, dan Bone-Bone

Bone, Bone Bolango, dan Bone-Bone di Pulau Sulawesi sering banget bikin orang salah paham. Saya harus dijelaskan beberapa kali oleh teman saya di sini sebelum bisa membedakannya. Iya, awalnya saya kira tiga nama ini untuk menyebut satu daerah saja. Ternyata saya salah. 

Bone adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Bone Bolango, kabupaten di Provinsi Gorontalo. Terakhir, Bone-Bone, merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Luwu Utara.

#5 Belitung bukan Bitung

Jika kamu pembaca novel karya Andrea Hirata atau penonton film Laskar Pelangi pasti tidak asing lagi dengan daerah Belitung atau Belitong, salah satu kabupaten yang ada di Pulau Sumatera. Nah, di Pulau Sulawesi juga ada nama kota yang mirip, yaitu Kota Bitung di Provinsi Sulawesi Utara.

Rumah Adat Toraja (Unsplash.com)

Memang tidak salah dulu saya memilih jurusan IPS saat SMA. Walaupun dicap nakal dan malas, ketertarikan saya pada Geografi ternyata cukup berguna ketika harus belajar soal budaya dan kebiasaan di tempat-tempat baru.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Yamadipati Seno

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2022 oleh

Tags: BoneLuwuLuwukPulau Sulawesisulawesi
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Mamuju Tengah: Miniatur Indonesia di Pulau Sulawesi yang Tidak Punya Lampu Merah

Mamuju Tengah: Miniatur Indonesia di Pulau Sulawesi yang Tidak Punya Lampu Merah

23 Januari 2024
Culture Shock Orang Jawa yang Merantau ke Sulawesi

Culture Shock Orang Jawa yang Merantau ke Sulawesi

18 Juni 2022
6 Hal Terkait Makassar yang Kerap Disalahpahami Terminal Mojok

6 Hal Terkait Makassar yang Kerap Disalahpahami

11 Juni 2022
Saraba, Minuman Khas Makassar yang Tak Gentar Melawan Zaman

Saraba, Minuman Khas Makassar yang Tak Gentar Melawan Zaman

25 September 2023
7 Culture Shock Orang Sulawesi ketika Merantau ke Semarang Mojok.co

7 Culture Shock Orang Sulawesi ketika Merantau ke Semarang

29 Oktober 2024
5 Kebiasaan Makan Orang Jawa yang Berubah ketika Tinggal di Sulawesi Terminal Mojok

5 Kebiasaan Makan Orang Jawa yang Berubah ketika Tinggal di Sulawesi

10 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026
4 Cara Menikmati Wisata Semarang Secara Gratis (Unsplash)

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

8 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total Mojok.co

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

3 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.