Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia

Andri Saleh oleh Andri Saleh
4 Januari 2022
A A
5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia terminal mojok.co

5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia (Unplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indeks kebahagiaan di Indonesia pada 2021. Indeks ini diambil dari Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) yang dilakukan serentak di 34 provinsi di Indonesia. Survei yang dilakukan pada rentang 1 Juli sampai 27 Agustus 2021 ini mengambil responden sebanyak 75.000 orang. Para responden diwawancara oleh petugas tentang dimensi kepuasan hidup (personal dan sosial), dimensi perasaan, dan dimensi makna hidup.

Lalu, bagaimana hasilnya?

Ternyata dari skala 1-100, tingkat kebahagiaan penduduk di Indonesia ada di angka 71,49. Dari indeks itu, yang paling rendah ada di dimensi perasaan, yaitu di angka 65,61. Artinya, penduduk Indonesia ini selalu dihantui oleh perasaan cemas, waswas, khawatir, dan merasa tertekan. Kasihan banget, kan, kita? Ya gimana nggak cemas, menyambut tahun baru kemarin itu bukannya happy, malah stres karena harga sembako naik gila-gilaan. Hadeh.

Selain itu, dari hasil survei ini juga membeberkan indeks kebahagiaan seluruh provinsi di Indonesia. Saya nggak akan bahas provinsi yang paling bahagia, sudah mainstream itu, mah. Saya akan bahas lima provinsi yang indeks kebahagiaannya paling rendah alias paling tidak bahagia. Kamu penasaran? Yuk, kita cek.

Peringkat #5, Jawa Barat

Kamu pasti nggak nyangka kalau provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini punya indeks kebahagiaan yang rendah, yaitu 70,23. Padahal kurang apalagi coba? Gubernurnya keren dan inovatif, pelayanan publik (kelihatannya) bagus, desain kota rapi, dan sebagainya. Tapi nyatanya, penduduk Jawa Barat merasa kurang bahagia.

Ternyata, indikator yang bikin indeks kebahagiaan rendah ada di dimensi perasaan (63,21) dan kepuasan hidup personal (69,21). Artinya, penduduk Jawa Barat masih banyak yang merasa cemas, khawatir, dan tertekan. Selain itu, banyak juga yang belum puas dengan pekerjaan, pendapatan, pendidikan, kesehatan, serta kondisi dan fasilitas rumah.

Peringkat #4, Nusa Tenggara Barat

Provinsi ini punya indeks kebahagiaan di angka 69,98. Dari indeks ini, yang paling rendah ada di dimensi perasaan (64,25) dan kepuasan hidup personal (67,51).

Peringkat #3, Papua

Provinsi paling timur Indonesia ini punya indeks kebahagiaan di angka 69,87. Sama halnya dengan dua provinsi sebelumnya, indeks paling rendah ada di dimensi perasaan (63,72) dan dimensi kepuasan hidup personal (68,95).

Baca Juga:

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Peringkat #2, Bengkulu

Di luar dugaan, provinsi di daratan Sumatera ini punya indeks kebahagiaan yang rendah, yaitu di angka 69,74. Sama dengan provinsi sebelumnya, indeks yang paling rendah ada di dimensi perasaan (65,77) dan dimensi kepuasan hidup personal (67,26).

Peringkat #1, Banten

Nah, ini yang bikin heran. Provinsi paling muda di Pulau Jawa ini ternyata punya indeks kebahagiaan paling rendah di Indonesia, yaitu di angka 68,08. Penyumbang paling rendah ada di dimensi perasaan (60,61) dan dimensi kepuasan hidup personal (68,42). Kira-kira apa ya penyebab Provinsi Banten punya indeks kebahagiaan paling rendah?

Itulah lima provinsi di Indonesia yang paling tidak bahagia pada 2021. Buat kamu yang penasaran indeks kebahagiaan provinsi tempat tinggalmu, silakan cek langsung ke website BPS, ya. Cari saja publikasi Indeks Kebahagiaan 2021.

Sekadar bocoran, indeks kebahagiaan penduduk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu ada di angka 71,70. Angka ini di atas rata-rata angka nasional, loh. Artinya, penduduk di DIY sepertinya sudah cukup bahagia dan aman sentosa. Meskipun, kabar-kabarnya, nih, upah buruh di sana cukup rendah dan fenomena klitih yang tampaknya nggak segera diselesaikan. Eh, tapi simpulkan saja sendiri, deh. Kalau saya bahas di sini, nanti ditanya, “Kamu KTP mana, Bos?” Bisa repot nanti, kan?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2022 oleh

Tags: BPSpilihan redaksiprovinsi Indonesiatidak bahagia
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Madura Tidak Butuh Kereta Api!

Madura Tidak Butuh Kereta Api!

27 Juni 2023
3 Kuliner Autentik Gresik yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

3 Kuliner Autentik Gresik yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

15 Desember 2024
masalah hukum fadli zon kejujuran politisi keadilan hukum terorisme mojok

4 Tips agar Tetap Aman Saat Tersandung Masalah Hukum di Indonesia

8 September 2021
Jangankan Pendatang, Saya Warga Bangkalan Madura Aja Kapok Hidup di Sini Mojok.co

Jangankan Pendatang, Saya Warga Bangkalan Madura Aja Kapok Hidup di Kabupaten Tertinggal Ini

17 Januari 2024
4 Alasan Cik Bidadari, Kakak Ehsan “Upin Ipin”, Sosok yang Paling Cocok untuk Abang Iz Mojok.co

4 Alasan Cik Bidadari, Kakak Ehsan “Upin Ipin”, Sosok yang Paling Cocok untuk Abang Iz

6 Januari 2025
Tulangan Sidoarjo: Daerah Perbatasan yang Nyaman, Cocok Jadi Tempat Pensiunan Mojok.co

Tulangan Sidoarjo: Daerah Perbatasan yang Nyaman, Cocok Jadi Tempat Pensiunan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.