Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

5 Penderitaan Karyawan Toko Sepatu dan Baju

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
29 November 2022
A A
5 Penderitaan Karyawan Toko Sepatu dan Baju (Unsplash)

5 Penderitaan Karyawan Toko Sepatu dan Baju (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tipe pelanggan selanjutnya yang bikin karyawan toko sepatu dan baju heran adalah mereka yang datang mepet di jam tutup gerai. Misalnya, gerai tutup pukul 21.00, pelanggan datang pukul 20.45. Kurang 15 menit lagi tutup.

Jangan salah, karyawan akan tetap melayani sebaik mungkin. Namun, ada saja pelanggan yang sudah diingatkan bahwa 15 menit lagi tutup, tapi menghabiskan waktu lama untuk memilih. Bukannya gimana, tapi karyawan juga butuh waktu untuk membersihkan toko, mencocokkan uang di kasir, dan merapikan barang sebelum pulang.

Setidaknya, kalau datang mepet, sudah punya bayangan mau beli apa. Jadi, pembeli tidak akan diburu waktu dan karyawan nggak pulang terlalu malam. Ya sama-sama enak aja.

#4 Pelanggan toko sepatu dan baju yang doyan ngobrol 

Sebagai karyawan, kami justru diminta untuk berinteraksi dengan pelanggan. Khususnya untuk memberi saran kepada pelanggan memilih barang yang mau dibeli. Jadi, pada dasarnya, kami memang harus mengobrol dengan pelanggan. Kan harapannya terbangun chemistry dan keakraban biar mereka beli di gerai lagi suatu saat nanti.

Namun, ketemu pelanggan yang memang doyan ngobrol itu senang-senang susah. Kalau ngobrolnya masih soal barang-barang yang dijual di toko sepatu dan baju, sih tidak masalah. Sayangnya, ada saja yang malah curhat. Eh, mending sih, kalau curhat. Ada yang malah memberi petuah hidup dan kebijaksanaan. Aduh, maaf ya, saya butuhnya duduk setelah berjam-jam berdiri, bukan petuah hidup.

Yah, setidaknya, sebagai karyawan, saya bersyukur orang seperti ini pasti beli. Dan, terkadang, beli dalam jumlah banyak.

#5 Maunya retur, tapi nggak memahami aturannya

Retur barang ini juga sebuah keniscayaan dari kehidupan karyawan toko sepatu dan baju. Dan, ingat, setiap toko pasti punya SOP sendiri. Misalnya, batas penukaran barang itu 1×24 jam dengan membawa bukti beli. Sudah sangat jelas, ya.

Nah, di sini, saya tuh jadi percaya dengan sebuah riset yang mengatakan kalau tingkat lieterasi orang Indonesia masih rendah. Ada lho, pelanggan, sampai marah besar karena nggak boleh retur. Gimana, ya, masalahnya dia datang ke toko melebihi batas waktu, meski masih bawa bukti beli. Apalagi, sebelum meninggalkan toko, si pembeli sudah diingatkan soal kebijakan retur dan di nota juga sudah tertulis.

Baca Juga:

5 Hal yang Mungkin Terjadi Andai Saya Jadi Karyawan MR DIY

4 “Dosa” Indomaret dan Alfamart yang Bikin Kesal Pelanggan

Karyawan lagi yang kena. Menderita sekali….

Bekerja itu memang melelahkan gaes. Tapi, jauh lebih melelahkan lagi menemui orang-orang dari berbagai karakter yang malah membuat pekerjaan jadi ribet. Sadarlah para pembeli, para mbak-mbak dan mas-mas yang kalian marahi itu hanya sebatas karyawan. Tentu saja, kami tidak bisa selalu memenuhi kebutuhan kalian.

Penulis: Nurul Fauziah

Editor: Yamadipati Seno 

BACA JUGA 5 Rekomendasi Waralaba untuk Kalian yang Bosan Jadi Karyawan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2022 oleh

Tags: firaunKaryawantoko bajutoko sepatu
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

3 Rekomendasi Akun TikTok untuk Karyawan Sangar

3 Rekomendasi Akun TikTok yang Bikin Karyawan Pintar

10 Maret 2023
Perusahaan Shuttle Kendaraan Asal Bandung Culas, Rekrut Karyawan dengan Kedok Internship Supaya Murah Mojok.co

Perusahaan Shuttle Kendaraan Asal Bandung Culas, Rekrut Karyawan dengan Kedok Internship Supaya Murah

17 April 2024
Anies Baswedan yang Marahnya Tepat Sasaran dan Mewakili Keresahan Para Karyawan terminal mojok

Anies Baswedan: Amarah yang Tepat Sasaran dan Mewakili Keresahan Para Karyawan

7 Juli 2021
5 Pertanyaan yang Kerap Ditanyakan ke Anak Karyawan Pabrik Indofood

5 Pertanyaan yang Kerap Ditanyakan ke Anak Karyawan Pabrik Indofood

19 Maret 2022
Unpopular Opinion: Buka-bukaan Soal Gaji Itu Perlu untuk Meminimaliskan Ketimpangan

Unpopular Opinion: Buka-bukaan Soal Gaji Itu Perlu untuk Meminimaliskan Ketimpangan

14 Mei 2022
Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

Quiet Quitting: Seni Bekerja Seperlunya dengan Istilah yang Lebih Ribet Aja

3 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang Mojok.co

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang

9 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.