5 Pahlawan Indonesia yang kalau Punya Instagram Pasti Followers-nya Banyak – Terminal Mojok

5 Pahlawan Indonesia yang kalau Punya Instagram Pasti Followers-nya Banyak

Artikel

Muhammad Farih Fanani

Ketika belajar sejarah, kita tidak akan asing dengan nama-nama seperti Soekarno, Hatta, Muhammad Yamin, dan lain sebagainya. Mereka adalah pahlawan yang memiliki jasa besar dalam menyingkirkan dominasi penjajah dari negara kita tercinta.

Sayang seribu sayang, mereka hidup di era ketika media sosial belum seheboh sekarang. Andai saja dahulu sudah ada media sosial, pahlawan kita kemungkinan besar memiliki followers atau pengikut yang bejibun. Selain melawan penjajah dengan dukungan bambu runcing, mereka akan mendapatkan dukungan moral dan semangat dari para netizen.

Tidak bisa dianggap remeh bahwa followers memiliki peran penting dalam menumbuhkan karakter, kepercayaan diri, dan kewibawaan sang publik figur. Jika para pahlawan kita dahulu punya Instagram, followers akan menjadi kekuatan baru dalam membentuk pasukan dalam melawan penjajah.

Saya merangkum ada lima pahlawan pejuang kemerdekaan yang kalau menangi Instagram dan berkenan membuat akun Instagram, mereka akan punya banyak followers berdasarkan selera kekinian.

#1 Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro adalah putra dari selir Sultan Hamengkubuwono III. Pangeran Diponegoro dikenal sebagai tokoh yang memimpin perang Jawa dalam melawan penjajah Belanda pada tahun 1825-1830. Kehidupan Pangeran Diponegoro sangat berliku. Sadar bahwa ia adalah anak dari seorang selir, ia memilih untuk tidak tinggal di keraton. Sebuah tindakan keluar dari zona nyaman yang cukup mengesankan bagi anak muda zaman sekarang.

Pangeran Diponegoro memiliki paras yang rupawan. Gaya busananya begitu ciamik dan digambarkan sebagai pria yang sangat tangguh. Pangeran Diponegoro adalah anak sultan yang benar-benar sultan. Bukan anak sultan yang hanya sebatas padanan dari anak orang kaya.

Pangeran Diponegoro adalah pahlawan yang tak kenal menyerah. Modal tersebut bisa ia gunakan untuk mengisi konten Instagram-nya dengan kutipan-kutipan energik yang menginspirasi. Selain itu, postingan tentang peperangan yang keren dan mengesankan tersebut akan ramai jumlah like dan comment.

#2 Sultan Hasanuddin

Sultan Hasanuddin adalah pahlawan dari Sulawesi. Namanya begitu masyhur di buku-buku sejarah. Ia dikenal sebagai pahlawan yang sangat pemberani. Keberanian Sultan Hasanuddin tercermin dari julukan yang ia miliki yaitu De Haantjes Van Het Oosten yang berarti Ayam Jantan dari Timur.

Ia memiliki paras yang fotogenik. Menggunakan penutup kepala dengan gambaran yang menarik, menghiasai wajahnya dengan kumis tebal dan rambut gondrong yang sangat artistik, hingga memiliki mata tajam yang sangat ciamik. Wajah yang sangat intimidatif tersebut layak untuk dipajang di feed Instagram dengan tagar #HasanuddinTakPernahGentar.

Sultan Hasanuddin selain menjadi seorang sultan, ia merupakan putra dari raja Gowa ke-15. Hal itu tentu mendorong kemasyhurannya, sehingga tidak sulit baginya untuk mendapatkan followers yang loyal dan selalu mendukung semua agenda-agendanya.

#3 Raden Adjeng Kartini

Pejuang emansipasi yang satu ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Kartini adalah putri dari seorang bangsawan pribumi. Sosoknya sangat dikagumi oleh wanita masa kini, hingga perjuangannya tentang perempuan masih diwarisi oleh banyak tokoh wanita muda di bumi pertiwi.

Dalam lukisan-lukisannya, Kartini memiliki paras yang begitu rupawan. Fotonya sangat pantas dipajang di dinding sekolah-sekolah. Apalagi jika ia sempat menangi Instagram, akan sangat banyak kutipan atau pelajaran yang bisa diambil dari sosok perempuan cantik ini. Kaum hawa pasti sangat senang dengannya. Bagaimana tidak, Mbak Kalis sang pejuang feminis masa kini saja followers-nya sudah mencapai puluhan ribu, apalagi kalau Kartini.

#4 Hadji Oemar Said Tjokroaminoto

Nama Tjokroaminoto tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia. Selain karena dipakai untuk nama-nama jalan di Indonesia, Tjokroaminoto adalah nama pahlawan yang memiliki peran besar dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme masyarakat Islam di Jawa.

Ia adalah pendiri Sarekat Islam dan memiliki basis massa yang cukup banyak di dalamnya. Perjuangannya dalam menghadapi SI Merah layak untuk dihargai dengan harga setinggi-tingginya. Jiwa keagamaan Tjokroaminoto tidak perlu diragukan lagi. Ia menginspirasi dan meraup banyak massa ketika zaman masih belum kenal media sosial. Kebayang jika Tjokroaminoto menggunakan Instagram sebagai sarana menyuarakan aspirasinya. Akan ada ratusan ribu, bahkan jutaan orang yang memilih untuk mengikutinya di media sosial.

Selain itu di lukisan-lukisannya, Tjokroaminoto memiliki kumis yang cukup unik sehingga akan menambah daya tarik.

#5 Soekarno

Nama terakhir adalah Ir. Soekarno. Ia adalah presiden pertama Republik Indonesia. Pidato-pidatonya yang menggelegar pasti membuat ciut nyali para lawan-lawannya. Tidak heran jika ia mampu menduduki kursi tertinggi sebagai kepala negara di Indonesia untuk pertama kalinya.

Paras Soekarno tidak perlu diragukan lagi. Ia adalah sosok yang tampan dan gagah berani. Kalau saja ia hidup di masa kini, akan banyak wanita-wanita cantik yang rahimnya hangat akan terbuai oleh ketampanan dan kegagahan sang suami dari Ibu Fatmawati.

Soekarno dikenal juga sebagai tokoh pemersatu bangsa. Itu modal besar untuk mendapatkan massa yang sangat banyak dan loyal terhadapnya. Jika Soekarno punya akun Instagram, akan ada ratusan juta orang yang dibuat kagum olehnya. Atas parasnya, gagasannya, dan rentetan kalimatnya yang begitu menggelegar di panggung-panggung orasi. Soekarno adalah sosok panutan bagi banyak orang.

Itulah daftar lima pahlawan yang kalau punya Instagram pasti followers-nya banyak. Ada banyak sekali pahlawan yang seharusnya tercantum, tapi lima daftar pahlawan di atas sudah cukup untuk mewakili pahlawan di seluruh penjuru negeri.

Jadi, andai saja para pahlawan kita benar-benar punya akun Instagram, apakah Anda akan menjadi salah satu followers-nya?

BACA JUGA Mengenal Bambu Runcing, Pahlawan yang Dihargai Berlebihan atau tulisan Muhammad Farih Fanani lainnya.

Baca Juga:  Menjadi Orang yang Berbeda di Facebook, Twitter, dan Instagram

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
14


Komentar

Comments are closed.