Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Kuliner Legendaris di Kota Depok: Bakso Comberan Adalah Andalan!

Sri Hastutiningsih oleh Sri Hastutiningsih
8 Maret 2022
A A
5 Kuliner Legendaris di Kota Depok: Bakso Comberan Adalah Andalan! Terminal Mojok.co sejarah depok

5 Kuliner Legendaris di Kota Depok: Bakso Comberan Adalah Andalan! (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Depok menjadi salah satu kota penyangga Jakarta yang sangat cepat berkembang dan berubah. Setidaknya, itulah yang saya rasakan setelah sekian belas tahun menjadi warga Depok. Berbagai hal berubah dan berkembang meski terkadang memberikan sisi negatif dan positif. Berubah memang menjadi sebuah keniscayaan, terlebih bagi Kota Depok sebagai penyangga ibu kota negara.

Salah satu perubahan yang sangat mencolok, dulu Kota Depok disebut sebagai tempat jin buang anak. Pasalnya, masih banyaknya kebun dan hutan di sini. Kini sebutan itu tidak lagi cocok untuk Kota Depok. Lantaran kebun dan hutan tersebut semakin hilang, berubah menjadi pemukiman penduduk atau kawasan perdagangan.

Dunia kuliner juga menjadi salah satu hal yang sangat cepat sekali berubah di Kota Depok. Ketika menjamur coffee shop, Kota Depok tak mau kalah. Di sudut-sudut perkampungan pun berdiri banyak coffee shop dengan berbagai inovasi unik yang ditawarkan. Bisa dibilang, Kota Depok tidak ketinggalan tren dalam dunia kuliner. Ia sangat dinamis.

Icon Kota Depok (Shutterstock.com)

Namun, berkembangnya dunia kuliner di Kota Depok yang mengikuti tren tidak serta merta menggeser atau menghilangkan jenis kuliner yang telah lama berdiri. Beberapa jenis kuliner yang berdiri sejak lebih dari 10 tahun lalu masih banyak yang bertahan hingga sekarang. Mereka menempati fase sebagai kuliner legendaris yang mempunyai daya tarik tersendiri.

Kuliner kekinian boleh menjamur, tetapi kuliner legendaris tetap mendapat tempat di hati penggemarnya. Analoginya, seperti es teh manis. Meski selalu bermunculan berbagai jenis minuman kekinian, tapi es teh manis tetap masih eksis hingga sekarang dan mempunyai banyak penggemar.

Nah, bicara mengenai kuliner legendaris, berikut adalah 5 kuliner legendaris di Depok yang boleh Anda coba.

#1 Bakso Comberan

Nama sebenarnya adalah Bakso Hitam atau Bakso Item Bewok. Karena berwarna hitam itulah, banyak yang menyebutnya sebagai Bakso Comberan.

Kuah hitam dihasilkan dari penggunaan kluwek pada bumbu. Kluwek yang di masyarakat Jawa biasanya dipakai untuk memasak rawon, tapi oleh pendiri bakso comberan yaitu Pak Bewok, digunakan untuk bumbu kuah bakso.

Baca Juga:

Derita Mahasiswa di Kampus UIII Depok: Dikira Cabang UII Jogja sampai Pabrik Jokowi

Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain

Kedai bakso unik yang berdiri sejak 90-an ini terhitung sangat sederhana dan berlokasi di Jalan Ridwan Rais, Kecamatan Beji. Untuk menemukan lokasinya tidaklah sulit karena namanya sudah termasyur sekali di Depok.

Selain kuahnya yang unik, ada juga menu unik yang ditawarkan yaitu tulang ayam atau kerongkongan. Baksonya berkuah hitam lalu dipadu dengan tulang ayam atau kerongkongan. Keunikan inilah yang menjadi salah satu sebab Bakso Comberan masih eksis hingga sekarang. Bahkan, ia makin terkenal, lho. Ini seiring makin banyaknya wartawan kuliner atau influencer media sosial yang meliputnya.

#2 Bubur Ayam Kong Nalih

Warga Kota Depok, terutama di Kecamatan Pancoran Mas, pasti paham betul dengan Bubur Ayam Kong Nalih. Mereka menyebutnya bubur ayam lejen karena memang berdiri sudah sejak 1980-an.

Bubur ayam (Shutterstock.com)

Bubur Ayam Kong Nalih hanya sebuah lapak kaki lima. Dahulunya, Kong Nalih menjajakan buburnya di depan sebuah masjid besar di Jalan Raya Sawangan. Lantaran saat ini ada larangan berjualan di depan masjid, Kong Nalih memindahkan lapaknya di depan rumahnya sendiri, di Jalan Wadas Raya, Pancoran Mas.

Saat ini, anak Kong Nalih yang meneruskan usaha tersebut. Kong Nalih yang masih terlihat sehat meski usia sudah senja, cukup memantau.

Bubur Ayam Kong Nalih sama seperti bubur ayam kebanyakan. Harga pun tidak jauh beda dengan bubur ayam lainnya. Mungkin yang menjadi salah satu sebab bubur tersebut masih eksis hingga sekarang adalah konsistensi Kong Nalih untuk tetap berjualan dengan pelayanan yang ramah.

#3 Ayam Bakar Christina

Kedai ayam bakar ini sangat mencolok di Jalan Margonda karena plang besar berwarna hijaunya yang khas sekali. Sejak saya pertama kali melihatnya sekian belas tahun silam, tidak ada yang berubah dengan plang yang berdiri tegak di atas kedai sederhana tersebut. Setiap kali disebut Ayam Bakar Christina, maka yang tergambar dalam pikiran saya adalah plang hijau besar tersebut.

Ayam Bakar Christina berdiri sejak 1989. Menu awalnya hanya ayam bakar kecap yang sangat manis. Namun, makin lama menunya kian variatif. Menu kekinian pun ada, seperti ayam geprek.

#4 Sop Durian Margonda

Kedai Sop Durian Margonda terletak di Jalan Margonda, tepatnya dekat dengan lampu merah fly over ARH. Sup durian ini tidak pernah sepi pengunjung sejak awal berdirinya. Berdirinya kedai ini sama dengan pertama kali saya menjadi warga Kota Depok, yaitu pada 2010.

Semangkuk sop durian (Shutterstock.com)

Lantaran ramai pengunjung, terkadang sampai membuat kemacetan. Sebab, kedai ini terletak di spot yang rawan macet. Konon, pemilik kedai sampai berkali-kali ditegur polisi lalu lintas karena dinilai menjadi sebab kemacetan. Salah satu hal yang menjadi sebab sajian durian berkuah manis dingin rasa susu ini bertahan hingga sekarang adalah pemiliknya konsisten menggunakan bahan berkualitas dalam pembuatannya.

#5 Bubur Ayam Organik Pak Gentong

Saya mengamati betul perkembangan bubur ayam terenak di Kota Depok ini. Pasalnya, sejak kali pertama membeli, saya jatuh hati banget dengan bubur ayam organik ini. Selain berasnya menggunakan beras organik, topping buburnya sangat melimpah. Kuah kaldunya pun sangat gurih.

Dulunya, owner hanya berjualan dengan menggunakan mobil pick up dan tidak bisa dine in. Paling hanya tersedia kursi satu dua layaknya tukang bubur keliling. Kalau bubur ayam lain buburnya dimasukkan dalam panci, Bubur Ayam Organik Pak Gentong menggunakan gentong sebagai wadah bubur.

Lambat laun Bubur Ayam Organik Pak Gentong mempunyai tempat permanen yang luas dan nyaman dengan puluhan atau bahkan ratusan karyawan. Menunya kian variatif, ada bakso, ketoprak, pecel, mi ayam, dan lain-lain. Tiap kali makan di sini, nyaris tidak pernah sepi pembeli.

Kualitas bahan, rasa, dan pelayanan yang ramah menjadi kunci Bubur Ayam Organik Pak Gentong masih eksis hingga sekarang.

Nah, kalian mau coba yang mana? Semua enak, semua lejen. Percaya sama saya.

Penulis: Sri Hastutiningsih
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2022 oleh

Tags: Kota DepokKuliner legendaris
Sri Hastutiningsih

Sri Hastutiningsih

Hanya emak-emak yang kurang pintar.

ArtikelTerkait

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

29 November 2023
Kota Depok Jawa Barat Nggak Adil Soal Transportasi Publik, Cuma Daerah Tengah yang Diperhatikan! Mojok.co

Kota Depok Jawa Barat Nggak Adil Soal Transportasi Publik, Cuma Daerah Tengah yang Diperhatikan!

28 Juli 2024
Sawangan Depok Bikin Iri Warga Cinere. Diam-diam Lebih Maju!

Sawangan Depok Bikin Iri Warga Cinere. Diam-diam Lebih Maju!

18 Juni 2024
Mengapresiasi Kota Depok sebagai Kota yang Menyenangkan untuk Disinggahi terminal mojok.co

Mengapresiasi Kota Depok sebagai Kota yang Menyenangkan untuk Disinggahi

11 Juni 2021
4 Surga Barang Bekas Berkualitas di Indonesia Terminal Mojok

4 Surga Barang Bekas Berkualitas di Indonesia

16 September 2022
Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain Mojok.co

Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain

17 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.