Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Mahasiswa di Kampus UIII Depok: Dikira Cabang UII Jogja sampai Pabrik Jokowi

Suci Amalia oleh Suci Amalia
17 Oktober 2025
A A
Derita Mahasiswa di Kampus UIII Depok: Dikira Cabang UII Jogja sampai Pabrik Jokowi

Derita Mahasiswa di Kampus UIII Depok: Dikira Cabang UII Jogja sampai Pabrik Jokowi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selain Universitas Indonesia (UI), Depok juga punya kampus baru. Kampus yang saya maksud adalah UIII. Buat yang belum tahu UIII adalah Universitas Islam Internasional Indonesia. Kampus ini lahir belum lama, tepatnya di era Jokowi-Jusuf Kalla, dan baru resmi buka tahun ajaran 2021 lalu.

Jangan salah, meskipun baru, kampus ini memang terbilang prestigious dalam melahirkan peneliti. Selain itu, kampusnya juga terkenal karena memiliki profesor ternama nasional dan luar negeri, publikasi terafiliasi yang mumpuni, dan juga mahasiswa beragam dari berbagai belahan bumi.

Namun, faktanya, masih banyak yang belum tahu kampus satu ini. Ya maklum sih, namanya juga kampus baru, jadi wajar kalau banyak orang yang belum tahu, tak terkecuali para driver ojol dan sopir angkot di kawasan Depok.

Pertanyaan terus berulang dari driver ojol: Kampus cabang UII ya, Neng?

Sepertinya huruf “U” dan “I” memang favorit kampus di Indonesia. Di Depok ada UI (satu I), di Jogja ada UII (dua I), dan sekarang muncul UIII (tiga I). Nanti jangan-jangan ada yang bikin UIIII (empat I) biar makin lengkap?

Nah, gara-gara namanya mirip-mirip, banyak yang mengira UIII Depok ini cabang dari UII Jogja. Padahal secara struktural sama sekali nggak ada hubungannya. Cuma kebetulan sama-sama doyan huruf I.

Buktinya, selama setahun kuliah di sini, sudah lebih dari lima kali saya dapat pertanyaan serupa dari driver ojol yang baru pertama kali mengantar ke kampus.

“Saya baru tahu ada kampus ini, Neng. Ini cabang UII, ya?”

Kadang greget juga jawabnya. Tapi ya sudahlah, saya senyumin saja sambil menjelaskan panjang lebar kalau UIII itu kampus negeri baru yang bukan anak, cucu, atau cabang siapa-siapa.

Baca Juga:

Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain

Bandung Tidak Jauh Berbeda dengan Depok Jawa Barat, Sama-sama Berbahaya dan Nggak Romantis

Penumpang dan sopir angkot sama-sama bingung dengan kampus UIII

Masih mending dikira kampus meskipun disangkanya cabang UII Jogja. Lebih lucunya lagi, kampus ini juga disangka pabrik Jokowi.

Setahun lalu, tepat setelah penerimaan mahasiswa baru, saya ngide untuk survei lokasi kampus. Kebetulan saat itu saya masih tinggal di Ciputat, jadi sekalian jalan-jalan sebelum tinggal secara resmi sebagai warga Depok Jawa Barat.

Katanya, kalau mau ke UIII, tinggal turun di halte Transjakarta Pasar Rebo, lalu lanjut naik angkot biru jurusan Kampung Rambutan–Cibinong nomor 37. Gampang, soalnya angkotnya mangkal persis di samping halte.

Sayangnya, pas saya tanya ke sopir angkot soal alamat UIII, sopirnya malah bengong.

“Lewat UIII, kan, Bang?” tanya saya.

“Apa, Neng? UI?” jawabnya.

“Kampus, Pak,” sahut saya.

Eh, si sopir nggak jawab lagi. Dia langsung tancap gas karena penumpang sudah penuh. Jadilah saya cuma mengandalkan maps. Dua ratus meter sebelum sampai, saya minta berhenti. Si sopir masih bingung, katanya baru tahu ada kampus di situ. Dia kira itu pabrik Jokowi.

Saya cuma bisa senyum kecut. Kok bisa dikira pabrik Jokowi, coba?

Tapi setelah saya amati, ya masuk akal juga, sih. Lingkungan UIII masih sepi, bangunannya bisa dihitung jari, pohon-pohon baru ditanam, dan yang lalu-lalang lebih banyak staf ketimbang mahasiswa. Maklum, mahasiswanya juga baru sekitar 500-an orang. Kebanyakan waktunya habis di kelas, perpustakaan, atau asrama. Jadi jarang nongol di luar.

Dari luar gerbang, yang paling mencolok cuma satu: bangunan segitiga besar bertuliskan “Jokowi.” Itu sebenarnya gedung rektorat, tapi kalau orang awam lihat, ya wajar dikira pabrik presiden.

Nasib jadi mahasiswa kampus baru

Kadang saya mikir, kampus negeri baru ini mirip kayak nasib mahasiswa semester awal. Banyak yang salah panggil, sering diremehkan orang lain, tapi diam-diam lagi menyiapkan gebrakan.

Yah, siapa tahu nanti lima tahun lagi, justru orang yang bertanya, “UIII itu apa?” bakal rebutan daftar jadi mahasiswa baru ke sini. Hehehe. Kabarin juga ya kalau UIIII (empat I) juga beneran dibangun.

Penulis: Suci Amalia
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Stiker UII di Trans Jogja Bikin Kaget dan Prihatin Sekaligus.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2025 oleh

Tags: Depok Jawa Baratkampus barukampus depokKota Depokuiiiuiii depokuniversitas islam internasional indonesia
Suci Amalia

Suci Amalia

Santri yang nyasar di kampus internasional

ArtikelTerkait

Jembatan Aborsi, Jembatan Penyeberangan Paling Menyiksa yang Jadi Saksi Beratnya Kuliah di UI Depok

Jembatan Aborsi, Jembatan Penyeberangan Paling Menyiksa yang Jadi Saksi Beratnya Kuliah di UI Depok

4 Maret 2024
Depok Semakin Berantakan, Tanda Pembangunan Salah Arah? (Unsplash) bogor

Depok: Antara Cimanggis yang Ngebut, Sawangan yang Sumpek, dan Margonda yang Nggak Ada Lawan

13 Februari 2025
KRL, Tempat Terbaik untuk Melihat “Wajah” Manusia di Kota Besar Terminal Mojok

KRL, Tempat Terbaik untuk Melihat “Wajah” Manusia di Kota Besar

14 Oktober 2022
Depok Sering Dihina, tapi Tinggal di sini Boleh Juga

Depok Sering Dihina, tapi Tinggal di Sini Boleh Juga

26 September 2024
4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget terminal mojok.co

4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget

16 November 2021
Mustahil Mahasiswa UI Meromantisasi Kota Depok, Kenal Saja Tidak

Mustahil Mahasiswa UI Meromantisasi Kota Depok, Kenal Saja Tidak

3 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Real Madrid Tanpa Trofi (Lagi), Saatnya Buang Vini

16 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.