Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Istilah Medan yang Dianggap Nyeleneh di Jawa

Johan Gregorius Manotari Pardede oleh Johan Gregorius Manotari Pardede
26 Juni 2020
A A
istilah medan yang dianggap aneh di jawa mojok.co

istilah medan yang dianggap aneh di jawa mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Memang benar istilah yang mengatakan di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Tapi yang namanya manusia pasti memiliki keterikatan penggunaan bahasa asal meskipun sudah berada di tempat lain. Bukan karena tidak mau beradaptasi tetapi sudah kadung terbiasa. Sebab bahasa asal yang digunakannya itu sudah melengket dalam alam bawah sadarnya.

Sebut saja Jono, teman satu kelasku setiap kali menjawab pertanyaan dosen yang bermuara ke jawaban ya dan tidak. Dia malah menjawab dengan kata ndak. Sepintas terdengar memang serupa dengan kata tidak, untungnya masih memiliki arti yang sama. Tapi bagaimana jika kata umum yang berhubungan dengan aktivitas seseorang diucapkan namun berbeda pengertian dengan arti di KBBI. Bisa-bisa saja nanti timbul salah pengertian.

Sebagai orang yang merantau ke Jawa, kebiasaan berbicaraku dalam berkomunikasi kadang tercampur dengan kata daerah. Setiap kali keceplosan berbicara membuat lawan bicara menatap melongo pertanda kurang paham atau heran dengan apa yang sedang aku sampaikan.

Sebagai orang yang berasal dari Medan, di sini saya akan melampirkan beberapa kata yang kerap membuat orang lain merasa keheranan sebab kata-kata itu terasa janggal dengan arti di KBBI dan sebagian kata tersebut “khusus” di sekitar Medan.

Istilah Medan #1 Kereta = Motor

Sewaktu ingin bepergian ke warung aku lantas menemui temanku, “Jono, aku boleh minjam keretamu?” sejenak dia merasa heran dan lalu terkekeh. Kalau mau naik kereta ya ke stasiun, begitu jawabnya. Sejenak pun aku sadar kalo arti kereta di sini (Jawa) adalah kereta api (sebutan orang Medan). Sementara kalau di Medan sebutan kereta merujuk pada motor. Semenjak saat itu, aku mulai menggunakan kebiasaan menggunakan kata motor jika ingin meminjam kendaraan beroda dua itu.

Istilah Medan #2 Pajak = Pasar

Pernah juga aku berpapasan dengan ibu kosku di jalan. Untuk menegurnya sengaja aku berbasa-basi bertanya, “ Mau pergi berbelanja ke pajak ya, Bu?” Si ibu mendadak diam dan tampak keheranan. Pada saat itu, aku berpikir apa ada yang salah dengan penampilanku. Kulirik atas bawah tidak ada yang terasa janggal ataupun aneh. Kemudian akupun ngeh, ini bukan daerah Medan. Dengan senyum aku pun mengatakan, “Maksudnya Ibu mau pergi ke pasar?” Si ibu lantas mengiayakan. Sekilas tampak dia tidak menertawai kesalahan kataku, tapi itu cukup membuatku merasa malu sendiri.

Istilah Medan #3 Siap = Selesai

Dalam irama kehidupan kampus, tak luput pula para dosen dalam memberikan tugas. Tugas yang diberikan cukup membuat waktu bermain tersita. Tapi kala capek dalam mengerjakan tugas, sengaja aku mengajak teman sekadar mengobrol untuk mengalihkan otak yang terasa panas. “Tugas kamu sudah siap?” tanyaku kepada temanku.

“Mulai kemarin-kemarin aku sudah siap.”

Baca Juga:

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

12 Istilah Hujan yang Terdengar Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo”

Aku lantas heran, masa tugas sebanyak itu sudah selesai dikerjakan mulai kemarin-kemarin. “Boleh lihat tugasmu, Bro?” pintaku kepadanya. Dia lantas menunjukkannya padaku. “Tadi, kamu bilang sudah siap mulai kemarin-kemarin. Nyatanya baru setengah aja kok yang sudah siap?” Lantas dia menatapku, “Maksudnya dari kemarin-kemarin aku sudah mulai mengerjakannya. Makanya saat ini sudah selesai setengah bagian.”

Tiba-tiba aku sadar kata siap di sini dan di Medan berbeda makna. Kalau di Medan arti kata siap adalah selesai.

Istilah Medan #4 Galon = Pom Bensin

Ketika temanku meminjamkan motornya, tak luput pula dia mengingatkan kalau bensin motornya sudah mulai menipis. Aku lantas berjanji akan mengisinya. Beberapa saat setelah menggunakan motornya lantas segera kukembalikan. “Sudah diisi bensinnya tadi, Bro?” tanyanya. “Sudah. Aku tadi mengisinya sesudah meminta motornya darimu, lekas-lekas aku pergi ke galon.”

Tiba-tiba dia tersenyum, “Lho galon bukannya tempat membeli air? Atau kamu mengisi ke motorku air supaya terlihat full?” Lantas aku segera tertawa, “Sori, Bro, maksudku bukan begitu. Galon itu maksudnya pom bensin.” Segera kuberitahukan kepadanya bahwa sebutan pom bensin di daerah Medan adalah galon.

Istilah Medan #5 Bonbon = Permen

Untuk mengatasi rasa suntuk dalam perkuliahan, aku dan teman-temanku bermain futsal. Selain itu, juga bermanfaat menjaga kesehatan badan. Selain memperlengkapi diri dengan sepatu, terkadang aku juga menitip kepada temanku untuk membeli sesuatu dari warung. “Bro, nanti beliin bonbon ya?” ucapku saat itu. Dia pun heran, “Bon itu bukannya semacam kuitansi gitu?” balasnya. Lantas aku tersenyum dan meminta maaf. Kujelaskan kepadanya kalua istilah permen di Medan disebut bonbon.

Itu beberapa istilah Medan yang kuanggap nyeleneh dalam pergaulan sehari-hariku di Jawa. Dengan penjelasan yang memadai akan menciptakan pengertian. Kejadian itu semua enak dikenang tapi malu untuk diulang.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Mengenal Bahasa Medan Sehari-hari biar Kamu Nggak Ngerasa Digas dan tulisan Johan Gregorius Manotari Pardede lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2020 oleh

Tags: bahasa daerahistilah medanJawaMedan
Johan Gregorius Manotari Pardede

Johan Gregorius Manotari Pardede

Mahasiswa STAN yang doyan menulis dan membaca.

ArtikelTerkait

Panduan Singkat Menggunakan "Ta" ala Jawa Suroboyoan

Ojo ngasal, Rek. Ini Panduan Singkat Menggunakan “Ta” ala Jawa Suroboyoan yang Benar

1 Juli 2023
ibu hamil mitos seputar kehamilan di masyarakat jawa mojok.co

Mitos Seputar Kehamilan yang Aneh Banget, Nggak Usah Dipercaya deh!

17 Juli 2020
pernikahan jawa terhalang weton mitos mbangkel ponorogo suro mojok.co

Selain Weton Tak Cocok, Mitos Mbangkèl Juga Bisa Menggagalkan Pernikahan Orang Jawa

13 Juli 2020
Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

Banyuwangi Horor, Kebohongan yang Sempat Dipercaya Banyak Orang

27 Januari 2026
Kalau Orang Sunda Susah Bilang F, Orang di Kampung Saya Susah Bilang W. Sebuah Contoh Dialek Epik! terminal mojok.co

Kalau Orang Sunda Susah Bilang F, Orang di Kampung Saya Susah Bilang W. Sebuah Contoh Dialek Epik!

31 Januari 2021

Bahasa Jemberan: Mulai dari ‘Siah Mak Iyo Rakah’ Sampai ‘Sengak Kamu ya’ yang Bikin Pusing Kepala

9 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

6 Mei 2026
Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi
  • Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat
  • Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin
  • Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.