5 Hal Positif yang Bisa Didapat dari Custom Motor – Terminal Mojok

5 Hal Positif yang Bisa Didapat dari Custom Motor

Artikel

Buat yang suka banget dengan dunia otomotif khususnya roda dua, pasti sudah nggak asing lagi sama istilah custom motor, iya nggak? Dengan custom, tampilannya yang semula biasa saja bakal jadi wah banget.

Motor yang kalian custom akan punya aura tersendiri. Tentu saja motor yang di-custom tidak bisa disamakan dengan motor pabrikan. Makanya nggak ada salahnya mencoba untuk custom motor karena ada poin-poin positif yang bisa didapat dari custom motor.

Saya sendiri sudah merasakan hal positif tersebut kala memiliki motor custom. Nah, saya bakal membagi sedikit hal yang membuat saya senang sama motor custom ini. Apa saja?

Jadi pusat perhatian

Satu hal yang akan didapatkan dengan menggunakan motor custom tentunya bakal menjadi pusat perhatian di jalan. Bagi saya yang minim perhatian, itu adalah suatu hal yang membahagiakan hati. Rasa kesepian saya bisa terobati meski nggak bisa hilang sepenuhnya. Ya, walau sekedar diklakson atau dilihat-lihat pas mandek di lampu merah.

Meski motor saya nggak sebagus seperti milik Pak Jokowi yang keren itu, tapi ya masih lumayan lah. Duh, saya nggak bisa ngebayangin ketika motor custom yang saya punya udah keren kayak milik Pak Jokowi. Nggak bisa bayangin abis berapa duit buat custom gitu.

Menjadi identitas pemilik

Motor custom bisa menjadi gambaran dari sang pemilik. Sebagai contoh motor dengan gaya cafe racer menjadi cerminan orang yang suka dengan musik rock, lho. Motor custom menjadi identitas sang pemilik yang bisa dengan mudah dikenali.

Tak hanya itu saja, motor customuga ibarat kanvas putih yang siap diwarnai. Bisa mengekspresikan apa yang ada di benak pikiran dan mewujudkannya di motor tersebut, tentu mudah dilakukan. Tapi, harus diingat, untuk segi keamanan juga harus diperhatikan. Berbeda jika motor hanya dijadikan “pajangan” saja yang bisa sebebas mungkin dimodif.

Berbeda dengan yang lain

Bagi sebagian orang di luar sana terlihat sama dengan yang lain menjadikan suasana hati jadi nggak nyaman-nyaman banget. Begitu juga jika motor yang dipakai sama persis dengan orang lain .

Nah, jawaban dari kegundahan itu, ya, bangun motor. Dijamin motor bakal berubah dari tampilan standar pabriknya. Poin ini juga yang membuat urusan bingung mencari motor saat di parkiran nggak bakal terjadi, lha beda sendiri kok.

Menambah relasi

Nah, hal positif juga yang bisa didapatkan dalam hal meng-custom motor, yaitu bisa menambah relasi. Nggak sedikit yang akan bertemu teman-teman baru dari berbagai latar belakang. Bisa sharing soal custom culture ataupun kerjaan. Bisa juga tuh rencana buka bengkel bareng.

Bukan hanya itu saja, saat mengendarai motor custom bakal lebih tenang. Pasalnya para pecinta custom terkenal dengan rasa solidaritasnya yang tinggi, siap membantu pas mogok di jalan, walaupun belum kenal.

Menambah nilai jual

Meng-custom motor nggak melulu soal membakar uang. Eh, memang iya sih. Membangun motor butuh uang yang nggak sedikit. Bakal mengeluarkan uang, tapi tenang dulu ya. Sebab, harga jual dari motor yang sudah di-custom juga bakal ikutan naik kok, hitung-hitung investasi gitu. Apalagi saat hasil custom-nya bagus banget, unik, dan nggak kelihatan lebay. Tentu saja, harganya bakal naik, dijamin harganya bakal naik deh, hhe.

Setidaknya, itu dia beberapa hal yang saya rasakan ketika ikhlas merawat dan membangun motor custom. Dari hal-hal tersebut, saya malah makin keranjingan untuk menambah motor custom. Tak puas sampai di situ. Saya turut kepikiran, kira-kira bisa nggak, ya, meng-custom pikiran wakil rakyat sama pemerintah di masa kiwari ini? Eh nggak deng, belum di-custom aja pikirannya sudah beda dan menyita perhatian banyak orang. Dasar.

BACA JUGA Nggak Cuma Aki Tekor, Ini Beberapa Parts Penyebab Electric Starter Motor Mati dan tulisan Budi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.