5 Channel YouTube yang Menginspirasi buat Bangun Rumah di Lahan Kecil dengan Budget Murah

Artikel

Avatar

Memiliki rumah adalah impian segala manusia di bumi ini. Apalagi bagi sepasang kekasih yang akan melangsungkan pernikahan, pasti punya rumah sendiri merupakan hal yang ditunggu-tunggu, karena kita bisa mendekornya berdua, membeli perabotan berdua, menyusun perabotan, tertawa bersama, pelukan, langsung tidur deh ke kasur.

Saya yakin, jika kita tanya ke pasangan yang akan menikah “apakah ingin tinggal di rumah mertua atau ngotrak rumah biasa,” jawabannya tentu biarlah kami ngotrak dari pada tinggal di rumah mertua. Sebab lidah mertua tajam seperti petir, mampu mengguncang kredibilitas roh yang ada di dalam tubuhmu.

Tapi masalahnya di Indonesia menurut saya, orang-orang lebih suka memiliki rumah besar. Tetangga saya di rumah lebih memilih rumah yang besar, bahkan melebihi kebutuhan dan selesainya pun memakan waktu yang lama, daripada rumah yang sederhana dan cukup untuk kebutuhannya.

Memang, tidak ada salahnya punya rumah besar. Jika kamu punya uang dan punya kekuatan untuk membangunnya ya, why not? Tapi sayangnya, banyak juga orang yang merasa iri jika rumah tetangganya lebih besar dari rumahnya. Saya nggak habis pikir dengan manusia yang begini. Mulai sekarang kita seharusnya berusaha mengganti mindset bahwa rumah itu tidak harus gede dan luas, karena kita mesti sadar dengan kekuatan yang kita punya, baik dari segi keuangan, maupun dari kebutuhan lainnya.

Nih, untuk yang ingin bangun rumah tapi hanya punya budget sedikit, atau lahan kecil, saya punya solusinya. Saya akan memberikan lima rekomendasi channel YouTube yang akan membuatmu tetap semangat untuk bangun rumah kecil yang pas di hati dan senang di pikiran. Channel ini tentu sangat direkomendarikan bagi pasangan suami-istri yang baru saja menikah. Yuk, Gas!

1. Living Big In A Tiny House

Channel ini diampu oleh sepasang suami istri Bryce Langson dan Rasa Pescud. Dari Juli 2013 sampai sekarang, channel ini berfokus pada rumah-rumah yang dibangun “di atas roda” atau dalam istilah mereka House on Wheels. Sehingga rumah-rumah tersebut mudah dibawa kemana-mana karena memiliki roda di bawahnya.

Baca Juga:  Mengenal Kota Pati Melalui 6 Julukannya: Dari Kota Kacang sampai Kota Seribu Karaoke

Kita akan disuguhkan desain rumah yang unik dari seluruh dunia. Rumah-rumah yang kurang lebih berbentuk persegi panjang dengan desain interior yang minimalis. Yang menariknya dari channel ini adalah Bryce tidak hanya menyuguhkan video profil rumah tersebut, tapi ia juga mengajak pemilik rumah bercengkrama dan menggali mengapa mereka ingin membuat rumah yang kecil.

Dan satu lagi, channel ini juga memberi kita video “How to…” yang akan menolong jika kita ingin mencoba bangun rumah di atas roda. Mereka juga sudah menulis sebuah buku yang berjudul sama dengan nama channelnya.

2. Exploring Alternatives

Channel ini juga diampu oleh sepasang suami istri Mat dan Danielle. Apa yang membedakannya dari Living Big In A House adalah, channel yang sudah dimulai dari tahun 2014 ini tidak hanya mengajak kita untuk mengetahui tentang rumah di atas roda, tapi juga cara-cara hidup alternatif lain. Bagaimana cara hidup minimalis, rumah mobil, rumah kapal, gerakan zero waste living, dan lain sebagainya.

Channel ini tidak membawa pemilik untuk bercengkrama. Kita hanya diajak mendengar Mat atau Danielle menjelaskan sebuah rumah seperti seorang reporter. Tapi untuk keberagaman tema tentang dunia alternatif, channel ini patut diikuti.

3. Tiny House Listings

Seperti namanya, channel ini adalah sebuah pengenalan project dari perusahaan-perusahaan yang membuat tiny house on wheels. Apa yang berbeda dari kedua channel di atas adalah channel ini mengambil sudut pandang dari penjual yang langsung menjadi insinyur bagi rumah tersebut. Jadi kita bisa mengetahui setiap alasan mengapa mereka meletakkan meja di sini atau dapur di sana.

Channel yang dibuat dari tahun 2010 ini sudah menghasilkan 770 video dengan 770 inspirasi rumah kecil di atas roda untuk Anda semua.

Baca Juga:  5 Faktor Kunci yang Membuat RB Leipzig Taklukan Atletico Madrid

4. Kang opik d’sign

Channel ini baru berdiri tahun 2018, tapi apa yang disuguhkannya merupakan hal yang sangat dibutuhkan orang-orang yang hanya mempunyai budget kecil tapi ingin membangun sebuah rumah. Berbeda dari tiga channel di atas, channel ini adalah milik orang Indonesia sehingga konteks barang, tanah, dan bangunan, bisa disesuaikan dengan kita.

Seperti namanya, channel ini sepertinya langsung diampu oleh Kang Opik. Beliau ini membuat desain-desain rumah dengan budget terjangkau, misalnya rumah 4×6 seharga 30 juta. Menggunakan aplikasi autocad 3d, kita diajak melihat bagaimana rumah itu dibangun, mulai dari pondasi sampai atap, mulai dari desain eksterior sampai desain interior.

Dan apa yang menarik dari channel kang opik ini adalah beliau juga menuliskan list bahan-bahan bangunan yang diperlukan beserta harganya. Sehigga ketika kita menontonnya, akan terlihat jelas gambaran untuk bangun rumah yang low budget dengan lahan yang sempit.

5. Livinglovingnet

Adalah channel milik orang Indonesia yang awalnya merupakan blog yang diasuh oleh Nika Prima Dewi dan Miranti Andi Kasim. Channel yang digagas tahun 2014 ini menyuguhkan ide-ide mengenai rumah, baik itu kondisi ruang yang kecil, bagaimana cara menata barang setiap ruang di rumah, bagaimana bersepakat dengan ruang kecil dengan keinginan mempunyai taman.

Channel ini baik ditonton sebagai kelanjutan dari bangunan rumah kecil. Karena Anda sekalian akan menemukan cara-cara atau inspirasi yang unik-unik untuk mensiasati isi di dalam rumah Anda.

BACA JUGA Rumah Minimalis hanya Namanya yang Minimalis, Harganya Ya Hmm dan tulisan Muhaimin Nurrizqy lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
6


Komentar

Comments are closed.