Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

5 Cara yang Bisa Diterapkan Mahasiswa yang Kesulitan Menabung, Agak Aneh tapi Berhasil

Anak Agung Ananda Satwika oleh Anak Agung Ananda Satwika
13 Agustus 2024
A A
Cara-cara yang Bisa Diterapkan Mahasiswa yang Kesulitan Menabung, Agak Aneh tapi Berhasil Mojok.co

Cara-cara yang Bisa Diterapkan Mahasiswa yang Kesulitan Menabung, Agak Aneh tapi Berhasil (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menabung mungkin menjadi kata yang cukup sering kita dengar dan temui dalam kehidupan sehari-hari. Ketika ikut seminar finansial, kita sering mendengar pentingnya memiliki tabungan. Di zaman anak-anak dulu, kita sering mendengar pepatah “menabung pangkal kaya” dilontarkan oleh orang tua atau guru kita. Di media sosial pun kita sering melihat tawaran produk tabungan yang ditawarkan bank konvensional maupun digital.

Menabung memang banyak manfaatnya, sayangnya banyak orang yang kesulitan ketika harus menabung. Ada saja penghambat (lebih tepatnya alasan) yang menghalangi orang untuk menabung. Entah karena penghasilan yang kurang, ingin memberi reward dulu kepada diri sendiri, atau alasan lainnya. 

Teman-teman kuliah saya dulu sering beralasan tidak bisa menabung. Entah kiriman orang tua yang seret, jumlahnya pas-pasan, dan sering dipinjam teman lain tapi tidak dikembalikan. Teman saya yang lain mengaku sulit menabung karena terlalu sering nombokin kupon bazar penggalian dana yang nggak laku terjual. Maklum, dia mahasiswa yang kelewat aktif di kepanitiaan. Pokoknya ada-ada saja alasan di baliknya. 

Terlepas dari alasan yang mungkin jumlahnya lebih banyak dari jumlah bintang di langit, pastinya ada jalan yang bisa dilakukan agar tetap bisa menabung. Saya bukan seorang financial planner atau perencana keuangan, tapi di sini saya ingin berbagi beberapa trik menabung yang saya lakukan sejak masih kuliah. Trik ini masih saya gunakan sampai saat ini. Mungkin beberapa trik ini terlihat aneh, tapi bisa dicoba siapa tahu berhasil. Berikut ini beberapa cara yang saya coba dulu.

#1 Coba buat financial plan

Financial plan adalah rencana keuangan teman-teman selama satu periode tertentu, biasanya satu bulan. Masukkan rencana pengeluaran dan pendapatan teman-teman di sini, beserta target-target yang ingin dicapai termasuk target jumlah tabungan yang ingin dicapai. 

Misalnya, ingin memiliki tabungan sejumlah sekian juta untuk membeli ponsel baru. Masukkan jumlah penghasilan, lalu perkirakan berapa yang perlu ditabung untuk membeli ponsel itu. Sisa yang muncul baru dialokasikan untuk hal lain. Cara ini juga dapat membantu kita untuk mengetahui penyebab kita tidak bisa menabung. Apakah karena penghasilan kita kelewat kecil, atau justru karena ada banyak pengeluaran nggak penting. Iya, saya tahu trik ini terlihat biasa saja, tapi ada baiknya dicoba juga bersama saran yang lain.

#2 Menabung di awal

Financial plan sudah dibuat, lalu sekarang waktunya untuk eksekusi. Tabunglah uang sejumlah rencana yang sudah ada, baru sisanya dibelanjakan. Jangan dibalik, karena biasanya jika belanja duluan, maka biasanya tidak ada uang yang tersisa. Lalu bagaimana jika masih ada sisa? Sisanya itu boleh dihabiskan, atau ditabung. Saya sih, jika ada sisa, biasanya ditabung, agar target tabungan saya bisa tercapai, hehehe

#3 Pilih tempat menabung yang tepat, dengan jenis tabungan yang tepat

Trik ini mungkin jarang terpikir oleh orang. Tapi mungkin bisa dicoba untuk kalian yang sudah menabung di awal bulan, tapi di tengah bulan atau di akhir bulan uangnya ditarik lagi, alias sama saja bohong nabungnya. Pilihlah jenis tabungan yang mudah menyetor uangnya, tapi agak sulit menarik uangnya. Misalnya, tabungan yang tidak ada internet banking dan kartu atm-nya, tabungan yang memotong saldo ketika ditarik, atau tabungan yang membatasi jumlah penarikan setiap bulannya, atau tabungan mudah menarik uangnya, tapi cabang banknya ada sedikit dan harus antri ketika menarik. 

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua

Percaya atau tidak, ada bank yang memiliki produk tabungan “agak aneh” macam begini. Intinya, pilih jenis tabungan yang mudah menabungnya, tapi agak sulit menariknya. Ingat, tabungan yang agak sulit menariknya ya, bukan tabungan yang nggak bisa ditarik sama sekali.

#4 Cobalah menabung kembalian atau uang kecil di celengan tanah liat

Mendengar kata celengan mungkin kita terbayang masa kecil. Cara menabung yang terdengar kanak-kanakan ini ini menurut saya cukup ampuh diterapkan oleh orang dewasa. Celengan yang tertutup rapat, seperti celengan tanah liat tidak dapat dibuka selain dengan cara dipecahkan. Otomatis kita akan lebih sulit mengambil uang yang sudah kita tabung di dalamnya. 

Jika ingin mencoba trik ini, mulailah dengan menabung uang kecil yang tersisa di dompet setelah seharian beraktivitas. Misalnya, setelah seharian beraktivitas wara wiri, keluarkan semua uang kecil dengan pecahan di bawah Rp5.000, lalu masukkan ke dalam celengan itu. Ulangi setiap harinya sampai celengan itu penuh. Setelah penuh? Celengan boleh dipecahkan, lalu uangnya bisa disetor ke rekening kita di bank.

#5 Buat tabungan dalam bentuk lain, misalnya dalam bentuk tabungan saham

Cara menabung ini juga saya gunakan dulu ketika kuliah. Saya membuka rekening saham di sebuah perusahaan (yang biasanya disebut perusahaan sekuritas). Kemudian mulai menyetor sebagian uang yang saya sisihkan ke rekening itu dan membelanjakan untuk saham. Proses ini saya ulangi setiap bulannya, sehingga di masa itu saya memiliki tabungan yang cukup banyak (untuk ukuran saya). 

Mengapa saya merekomendasikan trik ini? Karena pada umumnya uang yang sudah ada dalam wujud saham, tidak dapat berubah menjadi uang dalam waktu yang singkat. Biasanya perlu waktu sekitar dua-tiga hari setelah sahamnya dijual, baru uangnya bisa kita tarik, dan bisa dibelanjakan.

Banyak jalan menuju Roma, banyak jalan pula yang bisa dilakukan demi menabung. Jika ada yang selalu gagal menabung dengan berbagai alasan, mungkin lima cara yang agak aneh di atas dapat dicoba. 

Penulis: Anak Agung Ananda Satwika
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kelemahan Menabung Emas di Pegadaian yang Perlu Disadari Banyak Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2024 oleh

Tags: cara menabungMahasiswaMenabungtabungan
Anak Agung Ananda Satwika

Anak Agung Ananda Satwika

ArtikelTerkait

Membayangkan Seandainya Saya Jadi Mahasiswanya Dian Sastrowardoyo

Seandainya Saya Jadi Mahasiswanya Dian Sastrowardoyo

13 Mei 2023
9 Karakter Orang yang Nggak Cocok Kuliah di Politeknik Mojok.co

9 Tipe Orang yang Nggak Cocok Kuliah di Politeknik

3 Mei 2024
4 Pertanyaan yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan kepada Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) karena Bikin Emosi alumni UM

4 Pertanyaan yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan kepada Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) karena Bikin Emosi

16 November 2024
Jasa Laundry Kiloan Bikin Frustrasi: Saya Kehilangan Baju Bermerek hingga Dapat Pakaian Dalam Orang Lain Mojok.co

Jasa Laundry Kiloan Bikin Frustrasi: Saya Kehilangan Baju Bermerek hingga Dapat Pakaian Dalam Orang Lain

7 Juli 2025
Part Time Dagadu Jogja Banyak Untungnya, Mahasiswa Jogja Wajib Coba Mojok.co

Part Time di Dagadu Jogja Banyak Untungnya, Mahasiswa Jogja Wajib Coba

17 Januari 2024
Unpopular Opinion: Mahasiswa Rantau Itu Nggak Perlu Belajar Bahasa Daerah

Unpopular Opinion: Mahasiswa Rantau Itu Nggak Perlu Belajar Bahasa Daerah

30 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Bagi-bagi Takjil yang Niatnya Mulia tapi Kadang Bikin Jalanan Jadi Macet dan Ricuh

7 Maret 2026
ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal Mojok.co

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

10 Maret 2026
Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

9 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

8 Maret 2026
Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

8 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.