Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

5 Alasan Saya Nggak Butuh Kehadiran Bioskop

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
25 Maret 2023
A A
5 Alasan Saya Nggak Butuh Kehadiran Bioskop

5 Alasan Saya Nggak Butuh Kehadiran Bioskop (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, bioskop bukan sekadar tempat menonton film, bioskop bisa lebih dari itu. Tempat ini bisa menjadi saksi atas kenangan indah atau ingatan yang cuma bisa membuat pipi kita basah. Namun bagi saya, bioskop sungguh sederhana. Ia selayaknya tempat hiburan pada umumnya.

Makanya saya merasa aneh ketika mengetahui ada orang yang kebingungan kalau di kotanya nggak ada bioskop. Bahkan tak jarang mereka sampai menyesal kenapa nggak ada gedung pertunjukan film di daerahnya. Lha, memangnya bioskop kayak martabak ada yang spesialnya?

Fyi, selama hampir 28 tahun, sudah 24 tahun saya habiskan dengan tinggal di kota yang banyak gedung bioskopnya. Dan kini, saya tinggal di kota yang nggak memiliki gedung pertunjukan film sama sekali. Apakah saya sedih? Nggak tuh, biasa aja. Saya nggak merasa kehilangan apa-apa meskipun dulu saya kerap movie date bersama pacar yang kini menjadi istri saya.

Berikut ini beberapa alasan saya nggak butuh kehadiran bioskop walaupun dulu saya sering bolak-balik nonton film di sana:

#1 Sekarang banyak layanan streaming film

Di zaman sekarang ini, nonton film sudah semakin mudah. Sudah banyak aplikasi streaming dari dalam maupun luar negeri. Ada Netflix, Disney Plus Hotstar, Viu, Vidio, dll. Kita sebagai penonton tinggal memilih aplikasi yang sesuai keinginan. Nggak perlu repot-repot lagi keluar rumah untuk mendapatkan hiburan. Cukup duduk manis di depan layar gadget dan film kesayangan bisa ditonton dengan mudah.

#2 Berbagai tontonan menarik di aplikasi streaming

Aplikasi streaming bukan cuma ada banyak, secara kualitas pun semakin membaik. Sekarang ini nggak cuma Netflix yang menawarkan berbagai tontonan menarik, Vidio pun kini menghadirkan tontonan seru buatan dalam negeri. Makanya saya berani mengadu kualitas film di bioskop dengan beberapa tontonan dari aplikasi streaming.

#3 Biaya langganan aplikasi streaming terjangkau

Harga satu tiket bioskop berkisar Rp25 ribu hingga Rp40 ribu. Itu pun kalau nontonnya saat weekdays. Kalau nonton saat weekend, harganya sudah beda lagi bisa Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per tiket.

Coba bandingkan dengan biaya berlangganan layanan streaming seperti Netflix. Paket mobile Netflix harganya cuma Rp54 ribu, lho. Memang sedikit lebih mahal ketimbang harga satu tiket bioskop di akhir pekan, tapi kan tontonan yang didapat jauh lebih banyak. Dan uang Rp54 ribu itu bisa kita gunakan untuk menonton hingga satu bulan lamanya.

Baca Juga:

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

Sekarang mari kita bandingkan dengan layanan streaming dalam negeri, Vidio. Paket termurahnya (gold) cuma Rp19 ribu (belum termasuk PPN). Harganya malah lebih murah dibandingkan harga tiket bioskop di semua tempat yang pernah saya kunjungi.

#4 Film yang tayang di bioskop, nggak lama muncul di aplikasi streaming

Pernah waktu liburan, saya mengajak istri nonton film ke bioskop. Tapi istri saya menolak dan berkata, “Males ah nonton film di bioskop, nggak lama nanti nongol di aplikasi streaming!”

Saya sedikit kaget mendengar jawaban istri saya mengingat dulu dia senang sekali saya ajak nonton ke bioskop. Apalagi kalau diajak nonton film favorit incarannya. Tapi saya merasa pernyataan istri saya cukup masuk akal, sih. Sebab, sekarang ini banyak film yang tanggal perilisannya di bioskop nggak jauh dari jadwal penayangannya di layanan streaming.

#5 Terhindar dari oknum penonton bioskop yang terkutuk

Nonton film lewat layanan streaming itu nyaman dan lebih intim. Kita bisa nonton sendirian aja atau bersama orang terkasih di rumah. Yang mengganggu saat nonton film di rumah cuma suara tukang jajanan keliling yang lewat atau suara tetangga yang lagi renovasi rumah. Selebihnya sih aman.

Sementara itu, kalau nonton di bioskop, gangguannya cukup banyak. Ada penonton yang suka mainan HP selama pemutaran film, ada yang bawa anak padahal usia anaknya belum cukup untuk menyaksikan film tersebut, dan masih banyak gangguan lainnya lagi.

Makanya kalau di kota tempat tinggal kalian nggak ada bioskop, kalian harus tetap bersyukur. Setidaknya kalian nggak harus ketemu orang-orang nyebelin itu saat sedang asyik nonton film.

Begitulah alasan saya nggak sedih-sedih amat ketika pindah ke kota yang nggak ada gedung bioskopnya. Sedihnya palingan cuma karena dibully sama teman yang dari daerah lain aja, sih.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Orang yang Mainan HP di Bioskop Adalah Seburuk-buruknya Penikmat Film.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Maret 2023 oleh

Tags: Bioskopstreaming film
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Mengumpulkan Alasan Nonton Film di Rumah Kurang Gereget terminal mojok

Mengumpulkan Alasan Nonton Film di Rumah Kurang Greget

24 Maret 2021
Bontang Kalimantan Timur, Kota Kaya Raya yang Kurang Hiburan Mojok.co

Bontang Kalimantan Timur, Kota Kaya Raya yang Miskin Hiburan

4 November 2023
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

17 April 2022
Orang yang Mainan HP di Bioskop Adalah Seburuk-buruknya Penikmat Film

Orang yang Mainan HP di Bioskop Adalah Seburuk-buruknya Penikmat Film

7 Maret 2023
Menerka Alasan Klaten Nggak Punya Bioskop

Menerka Alasan Klaten Nggak Punya Bioskop

8 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.