Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Alasan di Balik Nasi Padang yang Ngangenin dan Bikin Kita Pengin Terus Menyantapnya

Rina Yunita oleh Rina Yunita
23 April 2022
A A
5 Alasan di Balik Nasi Padang yang Ngangenin dan Bikin Kita Pengin Terus Menyantapnya Terminal Mojok

5 Alasan di Balik Nasi Padang yang Ngangenin dan Bikin Kita Pengin Terus Menyantapnya (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia tak hanya terkenal karena destinasi wisatanya yang ciamik, tetapi juga terkenal memiliki ragam kuliner dengan cita rasa yang khas. Uniknya, setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khasnya sendiri dengan cita rasa yang berbeda-beda serta resep dan teknik pengolahan yang juga beragam. Salah satu makanan Indonesia yang lezatnya tiada tara adalah nasi Padang.

Sejujurnya, walau saya orang Jawa, lidah saya justru mengidolakan makanan khas Sumatra Barat ini. Kecintaan saya pada nasi Padang bermula saat merantau ke Kota Malang. Sebagai mahasiswa yang doyan kulineran, saya hampir empat kali dalam seminggu menyantap nasi Padang yang kebetulan bisa ditemui dengan mudah di sepanjang jalan menuju kosan.

Namun, sejak sudah tidak ngekos lagi, saya jarang makan nasi Padang. Sebab, di sekitar rumah saya jarang sekali ada rumah makan Padang, kalaupun ada jaraknya terlalu jauh dari rumah. Jadi, untuk melepas rindu, biasanya saya akan menunggu momen bepergian dan menyempatkan untuk mampir ke rumah makan Padang.

Menurut saya, ada lima alasan di balik rasa nasi Padang yang ngangenin. Mau tahu apa saja alasannya? Yuk, kita simak bersama.

#1 Rasa rendangnya mantul

Nasi Padang identik dengan daging rendangnya. Keduanya bak dua sejoli yang tak terpisahkan. Pencinta nasi Padang pasti setuju kalau rasa daging rendang dalam seporsi nasi Padang memang mantul.

Tak hanya saya yang mengakuinya, bahkan seluruh dunia pun mengakui kalau makanan khas yang berbahan dasar daging sapi ini termasuk salah satu makanan terenak di dunia. Lihat saja bagaimana rendang bisa masuk dalam daftar 50 hidangan terenak di dunia versi CNN beberapa tahun lalu.

Rendang sapi (Shutterstock.com)

Rasa daging sapi yang juicy serta perpaduan bumbu yang kaya akan rempah dan autentik bikin siapa pun yang menikmati nasi Padang dengan menu rendang jatuh cinta pada gigitan pertama. Konon katanya ada teknik dan resep khusus untuk mengolah daging rendang agar tekstur dagingnya empuk, lembut, dan bumbunya meresap sempurna. Dari cerita teman yang yang kebetulan asli berdarah Minang serta memiliki usaha rumah makan Padang, proses memasak daging rendang ini tidak sebentar, lho. Yah, hampir sama seperti melupakan kamu, butuh waktu yang lama~

#2 Rempah-rempahnya berlimpah

Alasan kedua mengapa nasi Padang terasa begitu ngangenin adalah rempah-rempahnya yang berlimpah. Indonesia memang terkenal kaya akan rempah-rempah sejak zaman dulu. Tak heran jika hidangan kuliner Indonesia kebanyakan identik dengan cita rasa bumbu khas yang kaya akan rempah, tak terkecuali dengan nasi Padang.

Baca Juga:

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

Kalio Disangka Rendang Adalah “Dosa” Terbesar Orang Jawa di Rumah Makan Padang

Lauk dalam seporsi nasi Padang yang kental dengan nuansa rempah-rempah adalah daging rendang dan gulai tunjang. Rendang terbuat dari bahan dasar daging sapi yang diberi bumbu rempah seperti lengkuas, bawang merah, bawang putih, jahe, cabai merah, ketumbar, pala, daun kunyit, daun salam, santan kelapa, dll. Sementara gulai tunjang terbuat dari tunjang atau yang disebut juga kikil sapi ditambah bumbu seperti merica, lengkuas, kunyit, jahe, serai, asam kandis, bawang merah, bawang putih, ketumbar, dll.

Sudah kebayang kan betapa kaya akan rempah-rempah hidangan satu ini? Beuh, bikin perut keroncongan dan cepat-cepat pergi ke rumah makan Padang untuk segera melahapnya!

#3 Banyak pilihan lauk

Selanjutnya alasan kenapa nasi Padang lebih ngangenin ketimbang doi adalah pilihan lauk yang disediakan ada banyak. Biasanya di rumah makan Padang, aneka lauk disajikan di atas piring yang tersusun rapi dalam etalase kaca. Mulai dari rendang, ikan goreng, ikan bumbu balado, udang tepung goreng, gulai tunjang, ayam pop, ayam bakar, ayam goreng serundeng, ayam bumbu balado, telur dadar khas Padang, dll. tersedia di rumah makan Padang. Cara penyajian lauk unik ini juga yang membedakan rumah makan Padang dengan rumah makan lainnya.

Banyak pilihan lauknya (Connie Carolline/Shutterstock.com)

Aneka lauknya yang sengaja disajikan di atas piring susun di balik etalase kaca ternyata juga berhasil memikat orang ketika lewat di depannya, termasuk saya. Berawal dari rasa penasaran karena hampir setiap hari saya melihat banyak pilihan lauk tersebut, saya pun mencoba membeli dan menyantap seporsi nasi Padang. Sampai detik ini, nasi Padang jadi salah satu kuliner favorit saya selain rujak soto.

#4 Cita rasa sambal hijaunya bikin kalap

Alasan lain betapa adalah cita rasa dari sambal hijaunya. Sambal hijau jadi salah satu menu yang tak boleh dilewatkan begitu saja ketika makan nasi Padang. Biasanya, sambal hijau akan dipadukan dengan sayur daun singkong rebus.

Di Indonesia sendiri hampir semua orang doyan sambal. Bahkan ada yang bilang kalau makan tanpa sambal rasanya seperti makan sayur tanpa garam, alias hambar! Pokoknya cita rasa sambal hijau yang ada dalam seporsi nasi Padang memang tidak pernah gagal.

#5 Porsinya yang besar

Alasan terakhir mengapa nasi Padang selalu ngangenin untuk dimakan adalah porsinya yang besar. Makanan dengan porsi banyak adalah hal yang diidam-idamkan anak kos, apalagi kalau harganya murah dan rasanya endulita. Kebetulan dulu saya termasuk tipe anak kos yang ketika beli makan selalu dibawa pulang. Porsi yang banyak ini bikin saya cinta pada kuliner khas satu ini.

Kalau dibungkus porsinya lebih banyak (Shutterstock.com)

Itulah lima alasan di balik nasi Padang yang ngangenin dan bikin kita ingin terus menyantapnya. Mulai sekarang tidak ada alasan untuk tidak mencintai masakan khas nusantara yang satu ini, ya. Ingat, cintailah produk dalam negeri. Jangan cuma mencintai doi saja yang sebentar hilang sebentar datang!

Penulis: Rina Yunita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bumbu Rendang Instan “Uni Via” Bukittinggi, Tanpa Penyedap dengan Rempah Lengkap.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2022 oleh

Tags: Nasi Padangrendangsumatra barat
Rina Yunita

Rina Yunita

Seorang penulis lepas yang menyukai kopi dan mengagumi keindahan alam semesta. Warga asli Banyuwangi yang masih betah menjadi perempuan biasa dengan hobi menulis yang luar biasa.

ArtikelTerkait

5 Menu Red Flag dari Rumah Makan Padang. Jangan Pernah Beli Menu Ini, Mending Makan Nasi Pakai Garam!

5 Menu Red Flag dari Rumah Makan Padang. Jangan Pernah Beli Menu Ini, Mending Makan Nasi Pakai Garam!

3 Agustus 2023
Kuah Kental Hangat, Rahasia Kenikmatan Sate Padang

Kuah Kental Hangat, Rahasia Kenikmatan Sate Padang

6 Oktober 2023
Dari Jogja Pindah Minang, “Dipaksa” Makan Nasi Padang Tiap Hari (Unsplash)

Nasib Mahasiswa Pertukaran dari Jogja ke Padang ketika Setiap Hari “Dipaksa” Menikmati Sedapnya Nasi Padang

29 Maret 2024
4 Dosa Saat Makan Nasi Padang yang Kerap Dilakukan terminal mojok.co

4 Dosa Saat Makan Nasi Padang yang Kerap Dilakukan

4 Februari 2022
Nasi Kapau vs Nasi Padang Membedah Karakter Konsumen dari Perbedaan Keduanya Terminal Mojok

Nasi Kapau vs Nasi Padang: Membedah Karakter Konsumen dari Perbedaan Keduanya

18 Agustus 2022
gordon ramsay william wongso rendang MOJOK

Analisis Kekuatan Program Gordon Ramsay Uncharted Sumatera Barat

1 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil Mojok.co

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

7 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.