Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Alasan Cikarang Lebih Terkenal dari (Kabupaten) Bekasi

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
23 Februari 2022
A A
5 Alasan Cikarang Lebih Terkenal dari (Kabupaten) Bekasi Terminal Mojok UMK

5 Alasan Cikarang Lebih Terkenal dari (Kabupaten) Bekasi (Rachmat Suryo/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika mengaku sebagai orang yang berasal dari Bekasi pada orang yang baru saya kenal, saya sering sekali ditanya balik, “Bekasinya mana?” Kalau saya jawab, “Cikarang,” lawan bicara saya biasanya langsung mengerutkan dahi sambil berkata, “Cikarang mah bukan Bekasi!”

Mayoritas orang yang saya kenal, ketika sedang membahas daerah bernama “Bekasi”, yang mereka maksud adalah Kota Bekasi. Padahal, Bekasi itu ya ada Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, dan Cikarang masuk dalam Kabupaten Bekasi. Lagi pula, Cikarang sering jadi gambaran besar dari Kabupaten Bekasi. Berikut beberapa alasan Cikarang lebih terkenal dari (Kabupaten) Bekasi.

#1 Cikarang sering masuk berita mudik

Jika kalian sering mengikuti info soal arus mudik dan arus balik Lebaran tiap tahun, tentu kalian sudah nggak asing dengan reporter yang melaporkan berita langsung dari tempat kejadian. Salah satu titik kemacetan sekaligus tempat laporan reporter saat musim Lebaran tiba adalah Gerbang Tol Cikarang Utama.

Meski saat ini Gerbang Tol Cikarang Utama sudah nggak aktif lantaran pihak Jasa Marga sudah melakukan pemindahan transaksi pembayaran ke Gerbang Tol Kalihurip Utama dan Cikampek Utama untuk pengguna jalan tol Jakarta Cikampek jarak jauh (Jakarta IC-Cikampek), kenang-kenangan berita kemacetan mudik yang dulu selalu dilaporkan dari Gerbang Tol Cikarang Utama itu masih ada dan terasa. Gara-gara sering disebut-sebut itulah Cikarang jadi lebih terkenal ketimbang Kabupaten Bekasi.

#2 Banyak kecamatan di Kabupaten Bekasi yang pakai nama “Cikarang”

Dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, terdapat 5 kecamatan dengan nama “Cikarang”, yaitu Cikarang Utara, Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Cikarang Barat, dan Cikarang Timur. Dalam 5 kecamatan tersebut terdapat 42 desa dan kelurahan.

Dengan kebiasaan warga Kabupaten Bekasi memperkenalkan diri memakai nama kecamatannya seperti Tambun dan Cikarang (sebab jika pakai kata Bekasi sering disalahartikan ke Kota Bekasi), apa jadinya jika warga dari 42 desa dan kelurahan tadi memperkenalkan diri mereka sebagai orang yang tinggal di Cikarang pada teman-temannya di kantor, kampus, dll? Cikarang jadi makin terkenal, kan?

#3 Banyak perumahan yang pakai nama “Cikarang”

Sebagai daerah pinggiran Jakarta, Kabupaten Bekasi punya banyak sekali perumahan yang menggunakan embel-embel nama “Cikarang”. Misalnya ada Perumahan Bumi Cikarang Makmur, Perumahan Cikarang Asri, Perumahan Grand Vista Cikarang, dsb. Bahkan ada beberapa perumahan yang secara administratif bukan berada di kecamatan yang bernama Cikarang, tetap dinamakan dengan embel-embel Cikarang. Sebab, branding kata “Cikarang” terlalu kuat dengan daerah yang dekat ke segala akses mulai dari pusat perbelanjaan, transportasi, rumah sakit, dll. di Kabupaten Bekasi.

#4 Disamakan dengan Manchester

Bagi kalian yang menyukai klub sepak bola Manchester United dan Manchester City, tentu sudah paham bahwa Kota Manchester adalah salah satu kota industri tertua di dunia. Bahkan MU pun sangat erat kaitannya dengan kelas pekerja di Kota Manchester.

Baca Juga:

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

Jika kalian pernah melihat beberapa konten pendukung MU di YouTube seperti Pangeran Siahaan dan Pandji Pragiwaksono (fans MU yang pernah ke Kota Manchester), mereka berdua menggambarkan Manchester seperti Cikarang kalau di Indonesia.

Memang sih Cikarang merupakan salah satu kawasan industri terbesar yang ada di Indonesia. Akan tetapi tak pernah terpikirkan oleh saya sebagai orang yang lahir dan besar di sana, bahwa kawasan ini disamakan dengan salah satu kota dengan kultur sepak bola cukup kuat di Inggris.

#5 Ada proyek Meikarta

“Aku ingin pindah ke Meikarta.”

Pernah dengar cuplikan kalimat iklan di TV seperti itu? Atau pernah dengar kasus suap perizinan pembangunan Meikarta yang menyeret mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah?

Nah, Meikarta adalah mega proyek kota terencana yang sedang dibangun oleh Perusahaan Lippo. Dengan adanya Meikarta, Cikarang semakin dikenal banyak orang karena rencana lokasi pembangunannya di Cikarang. Terlebih Meikarta telah diiklankan di TV nasional serta semakin besar pemberitaannya karena permasalahan suap yang menyangkut mantan Bupati Bekasi.

Nah, itulah lima alasan mengapa Cikarang lebih terkenal ketimbang (Kabupaten) Bekasi. Gara-gara lima alasan di atas, Cikarang sering disangka bukan bagian dari Bekasi. Jadi, kapan mau ke Cikarang?

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2022 oleh

Tags: bekasiCikarangJawa Barat
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

12 Februari 2024
7 Alasan Kamu Sebaiknya Terima Kerjaan di Cikarang, Bukan di SCBD Terminal Mojok.co

7 Alasan Kamu Sebaiknya Terima Kerjaan di Cikarang, Bukan di SCBD

18 Maret 2022
Cikarang Semakin Merana, Kalah Segalanya dari Kota Bekasi (Unsplash)

Cikarang dan Kota Bekasi, Dua Daerah dari Rahim yang Sama tapi Kesenjangan di Sana bagai Bumi dan Langit

22 Januari 2024
Jatinangor, Kecamatan Paling Maju dan Jadi Tempat Pensiun Ideal di Kabupaten Sumedang

Jatinangor, Kecamatan Paling Maju dan Jadi Tempat Pensiun Ideal di Kabupaten Sumedang

21 April 2024
Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

16 Mei 2024
Stop Romantisasi Pengiriman Anak ke Barak Militer, Cukup Jabar Aja, Provinsi Lain Nggak Usah, Jogja Nggak Usah Ikut-ikutan Juga!

Stop Romantisasi Pengiriman Anak ke Barak Militer, Cukup Jabar Aja, Provinsi Lain Nggak Usah, Jogja Nggak Usah Ikut-ikutan Juga!

14 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.