Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

4 Tips Menagih Utang kepada Mantan Pacar agar Tak Jadi Beban dalam Hati

Winda Fauzi Istiqomah oleh Winda Fauzi Istiqomah
22 April 2022
A A
4 Tips Menagih Utang kepada Mantan Pacar agar Tak Jadi Beban dalam Hati

4 Tips Menagih Utang kepada Mantan Pacar agar Tak Jadi Beban dalam Hati (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menagih utang kepada mantan pacar memang tak pernah mudah

Perkara uang memang pelik. Banyak orang bilang uang tidak mengenal saudara. Seringkali banyak orang bermusuhan dimulai dari masalah pinjam meminjam uang alias utang. Manusia katanya kelihatan watak aslinya kalau sudah menyangkut uang. Dan terkadang motif seseorang atas sesuatu juga bisa dipengaruhi oleh jumlah atau keberadaan uang.

Apa pun itu, mengutip kata Barnum yang dijadikan background dance Lisa  yang berjudul “Money “.

“Money is a terrible master but an excellent servant.”

Anyway, masalah menagih uang juga pelik terutama apabila ada kedekatan baik darah ataupun perasaan. Sebab, jelas tidak akan mudah. Ada faktor tak enak, ada faktor takut. Takut ditinggalkan dan putus silaturahmi kalau menagih.

Dan inilah yang bikin perkara menagih utang kepada mantan pacar jadi hal yang amat pelik.

Perkara ini, saya pernah mendengar dua pendapat yang bagus. Pertama, kalau sudah usai, tetap tagih. Sebab, dia pun tega memutuskan hubungan. Kedua, ikhlaskan saja, anggap uang yang keluar semata bantuan karena ia membutuhkan.

Uang (Pixabay.com)

Masalahnya, kita bicara tentang uang, barang yang amat penting. Pun, kita pasti kepikiran menagih karena jumlahnya tak mungkin kecil. Ya kali 50 ribu doang dibahas. Dan, masalah utang ini, kerap bikin kita punya beban dalam hati.

Baca Juga:

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Nasib Dianggap Jadi Warga Kelas Menengah: Dianggap Banyak Uang, Tak Pernah Dapat Bantuan, tapi Hidupnya Justru Paling Sering Nelangsa

Nah, kalau kalian galau mau menagih atau tidak, saya punya tipsnya.

#1 Pastikan sudah move on

Begini. Perasaan, akan bikin keputusan yang kita ambil jadi bias. Jadi, kalau mau menagih, pastikan move on terlebih dahulu. Kenapa? Ya biar keputusan menagih utang kepada mantan pacar ini jadi lebih mudah dieksekusi.

#2 Tagihlah dengan profesional

Masih mirip dengan tips nomor satu. Jadi, pastikan kamu menagih utang bukan sebagai mantan pacar yang menaruh perasaan, tapi karena akad yang disepakati. Kalau dia bilangnya utang, ya pantas untuk ditagih. Tagih dengan profesional, nggak perlu bawa-bawa perasaan zaman dulu.

Tagih utangnya dengan cara yang terukur (Pixabay.com)

Kecuali, kamu dulu niatnya pure bantu. Lhaaa kalau itu mah udah susah. Ya gimana nggak, dia mintanya utang, kamu bilangnya bantu. Ya si mantan bisa berkilah nantinya.

#3 Pakai perantara

Menyelesaikan perkara utang dengan mantan pacar tak pernah jadi hal mudah. Bahkan, pada kasus tertentu, jadi ribut. Ketimbang risiko, mending minta tolong teman yang kenal dengan kedua belah pihak untuk jadi perantara penyelesaian utang. Ini jauh lebih aman, dan selesainya bisa lebih mudah. Biasanya sih, gitu.

#4 Ikhlaskan

Opsi ini diambil jika ternyata mantan pacar tak punya itikad baik untuk menyelesaikan perkara utang, atau tiga opsi sebelumnya tak berhasil. Saya tahu, uang yang direlakan bisa jadi jumlahnya begitu besar. Tapi, terkadang, mending kehilangan uang ketimbang terjebak dengan masalah yang tak terlihat ujungnya.

Ikhlaskan utangnya (Pixabay.com)

Akhir kata, masalah utang memang tak pernah mudah. Sebab, terkadang, ada manusia yang tak tahu diuntung ketika dibantu. Oleh karena masih bulan puasa mari kita tutup artikel ini dengan keutamaan memberikan utang.

“Ada orang yang masuk surga melihat tulisan pada pintunya: ‘Pahala bersedekah adalah sepuluh kali lipat, sedangkan (pahala) memberi pinjaman adalah delapan belas kali lipat’.” (HR. Thabrani dan Baihaqi).

Lalu, biar seimbang, perlu juga diberi tahu mudharat tak.membayar utang

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki utang satu dinar atau satu dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham (HR. Ibnu Majah no. 2414)”

Jadi, utang itu tak pernah tentang dunia saja. Sebab, hal ini akan tetap diitung ketika masanya tiba. Nek aku sih, mending dibayar, malah ra risiko.

Penulis: Winda Fauzi Istiqomah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Dear Fans Manchester United, Belajarlah dari Kesombongan Kalian Selama Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 April 2022 oleh

Tags: Mantan PacartagihUtang
Winda Fauzi Istiqomah

Winda Fauzi Istiqomah

Baru lulus Magister Engineering dan tetap merasa kurang engineer.

ArtikelTerkait

Sistem PayLater dan Normalisasi Budaya Berutang terminal mojok.co

Sistem PayLater dan Normalisasi Budaya Berutang

12 Desember 2021
Suzzanna Malam Jumat Kliwon Itu Bukan Film Balas Dendam Setan, tapi tentang Ngerinya Utang!

Suzzanna Malam Jumat Kliwon Itu Bukan Film Balas Dendam Setan, tapi tentang Ngerinya Utang!

10 Agustus 2023
6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit meski Bergelimang Duit

6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit padahal Bergelimang Duit

5 Agustus 2024
PinPri, Lembaga Pinjaman Abal-abal yang Jauh Lebih Biadab ketimbang Rentenir

PinPri, Lembaga Pinjaman Abal-abal yang Jauh Lebih Biadab ketimbang Rentenir

13 September 2023
Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

Konten “Pinjam Dulu Seratus” Nggak Bikin Tukang Ngutang Minggat, Malah Bikin Kasus Pinjol Meningkat

10 September 2023
Kantin Kejujuran, Tempat Paling Nikmat bagi Orang Brengsek Beraksi dan Bikin Rugi

Kantin Kejujuran, Tempat Paling Nikmat bagi Orang Brengsek Beraksi dan Bikin Rugi

14 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak Mojok.co

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

21 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.