Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

4 Series yang Punya Konsep Sharing Universe dan Multiverse

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
31 Desember 2021
A A
4 Series yang Punya Konsep Sharing Universe dan Multiverse terminal mojok.co

4 Series yang Punya Konsep Sharing Universe dan Multiverse (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak dimulainya Marvel Cinematic Universe pada 2008, DC Extended Universe pada 2013, dan Monsterverse yang dimulai pada 2014, banyak orang yang menyebut bahwa konsep menggabungkan sejumlah judul film pada satu semesta yang sama adalah sebuah inovasi besar dalam industri hiburan global.

Tidak saja menggabungkan sejumlah tokoh tersebut dalam satu semesta yang sama, semesta tersebut juga terdiri dari sejumlah semesta lainnya dengan sebutan multiverse. Inovatif banget sih mereka ini. Disebut inovasi, sebetulnya nggak juga. Jauh sebelum hal tersebut terjadi, konsep gabungan beberapa judul komik pada satu sharing universe yang sama dan konsep multiverse sudah diperkenalkan pada komik-komik Marvel dan DC puluhan tahun yang lalu.

“Tapi kan konsep sharing universe terbukti baru terealisasi pada 2008. Konsep multiverse juga baru populer setelah adanya film Spiderman: No Way Home pada 2021!”

Sebetulnya, adaptasi sharing universe maupun multiverse sudah ada sejak saya kecil, yang dimulai pada 90-an. Berikut ini sejumlah series yang memiliki konsep cinematic universe maupun multiverse yang menarik untuk kamu tonton.

#1 Hercules dan Xena

Pada era 90-an, ada dua series kolosal yang sangat digemari, jauh sebelum Game of Thrones atau The Witcher. Series tersebut adalah Hercules: The Legendary Journeys dan Xena: Warrior Princess. Keduanya sama-sama mulai tayang pada 1995. Dua series tersebut sangat digemari pada zamannya. Series Hercules dibuat berdasarkan mitos Dewa-Dewi Yunani. Sedangkan series Xena merupakan gabungan mitos Dewa-Dewi Yunani yang dibumbui cerita fiksi dari tokoh sejarah beneran seperti Julius Caesar. Seingat saya, dulu Hercules tayang di RCTI, sedangkan Xena tayang di SCTV.

Mulanya, dua series ini berdiri masing-masing tanpa adanya keterikatan sama sekali. Sampai pada suatu episode di mana Xena muncul pada series Hercules. Sebaliknya, Hercules juga muncul pada series Xena. Dua tokoh fiksi ini kemudian bekerja sama untuk membasmi penjahat dalam series tersebut. Waktu mereka berdua muncul bersamaan, ini bikin semua anak 90-an senangnya bukan main. Pasalnya, dua tokoh favorit mereka bisa dalam satu universe yang sama.

Jadi, jauh sebelum adanya Marvel Cinematic Universe, series Hercules dan Xena sudah lebih dulu mengusung konsep sharing universe. Saya berharap dua series ini bisa di-remake dengan teknologi zaman sekarang layaknya Game of Thrones atau The Withcer karena ceritanya udah bagus banget!

#2 Fujiko Fujio Unverse

Siapa yang tidak mengenal Fujiko Fujio? Kalau nggak kenal, kebangetan banget! Minimal, kalian pasti pernah mendengar namanya. Fujiko Fujio merupakan nama pena dari Fujimoto Hiroshi dan Abiko Motoo sebelum akhirnya berpisah dengan nama masing-masing, yakni Fujiko F. Fujio dan Fujiko A. Fujio. Sebagai individu maupun ketika sedang berduet, karya mereka telah abadi sebagai tokoh ikonik dari Jepang seperti Doraemon, Ninja Hattori, P-Man, 21 Emon, hingga Mojacko.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Bagi yang sering baca manga dan nonton anime dari tokoh-tokoh yang saya sebutkan di atas, kalian pasti sering melihat cameo Ninja Hattori atau P-Man yang muncul pada semesta Doraemon kan? Kalian juga pasti sering lihat cameo tokoh dalam semesta Doraemon pada semesta Ninja Hattori. Bahkan P-Man pernah muncul dalam manga dan anime Doraemon ketika Nobita tidak sengaja berbuat onar dengan memakai alat Doraemon yang memaksa siapa pun yang terbang udara untuk mendarat di tanah, termasuk P-Man yang lagi patroli.

Jadi, tokoh-tokoh tersebut sebetulnya berada pada satu universe yang sama. Bahkan wajahnya pun mirip-mirip karena merupakan karya dari dua orang yang sama. Sayangnya, tokoh-tokoh tersebut tidak banyak muncul dalam satu frame yang sama untuk sama-sama berpetualang. Kalau dibuat dalam satu sharing universe seperti Marvel atau DC, pasti bakal rame!

#3 Forever Red Power Rangers

Bukan saja penggemar Spiderman yang dimanjakan dengan kehadiran tiga orang Peter Parker dalam film Spiderman: No Way Home. Penggemar Power Rangers pun pernah dimanjakan dalam salah satu episode Power Rangers Wild Force dengan menghadirkan seluruh Ranger Merah mulai dari series Mighty Morphin Power Rangers sampai series Power Rangers Wild Force.

Cerita ini bermula ketika Andros, Ranger Merah dari series Power Rangers In Space menghubungi seluruh Ranger Merah yang ada di dunia ketika ia kewalahan menghadapi musuh-musuhnya. Hasilnya? Seluruh Ranger Merah hadir dalam satu episode yang sama!

Ranger Merah legendaris mulai dari Jason dan Adam dari Mighty Morphin Power Rangers, Tommy Oliver dari Power Rangers: Zeo,  T.J. Johnson dari Power Rangers: Turbo, Leo Corbett dari series Power Rangers Lost Galaxy, Carten Grayson dari Power Rangers Lightspeed Rescue, Wesley Collins dan Eric Myers dari Power Rangers Wild Force hadir untuk sama-sama membasmi kejahatan. Tidak hanya itu, tokoh legendaris lainnya seperti Alpha 7 serta Bulk dan Skull juga hadir! Ini baru namanya multiverse of maddness, MyLove!

#4 Mutivision Plus Universe

Yang terakhir adalah sharing universe dari tanah air. Jadi pada 2000-an, serial-serial seperti Jin dan Jun, Tuyul dan Mbak Yul, Jinny oh Jinny, sampai Hari Potret itu pernah muncul di serial-serial yang berbeda layaknya para tokoh Marvel atau DC yang muncul pada film yang berbeda-beda, lho!

Dalam salah satu episode Jin dan Jun, Ucil dari serial Tuyul dan Mbak Yul pernah muncul dalam kamar Jun. Bagus dalam serial Jonny oh Jinny pun pernah menyebut tokoh dan peristiwa dalam serial Jin dan Jun dalam salah satu episodenya. Hari Potret pun pernah muncul dalam salah satu episode Jin dan Jun.

Jadi, semua peristiwa yang kita tonton pada serial Jin dan Jun, Tuyul dan Mbak Yul, Jinny oh Jinny, sampai Hari Potret berada pada satu semesta yang sama. Satu sharing universe layaknya Marvel Cinematic Universe, lho! Sayangnya, ini tidak dilanjutkan. Kalau ini di-remake jadi cinematic universe versi Indonesia, saya jamin bakalan rame. Dengan catatan: asalkan universe ini dikemas dengan apik.

Itulah empat series yang punya konsep cinematic universe dan konsep multiverse yang melampaui zamannya. Keempatnya worth it banget untuk ditonton untuk mengisi kegabutan kamu. Yakin. Percaya, deh sama saya.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2021 oleh

Tags: dc extended universemarvel cinematic universepilihan redaksiSharing Universe
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Negara Ini Masih Bisa Ditolong, kok, Tenang, Tinggal Belajar sama Prancis

Negara Ini Masih Bisa Selamat, dan Kita Semua Tahu Caranya

22 Agustus 2024
Menguasai Bahasa Mandarin Lebih Menjanjikan daripada Bahasa Inggris, Peluang Kerja dan Gaji Lebih Besar Mojok.co

Menguasai Bahasa Mandarin Lebih Menjanjikan daripada Bahasa Inggris, Peluang Kerja dan Gaji Lebih Besar

11 Januari 2024
Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya

Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya: Salah Saya Apa kok Dipisuhi Cak Cuk Terus?

5 September 2023
8 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Jabodetabek Terminal Mojok

8 Salah Paham yang Kerap Terjadi Terkait Jabodetabek

8 Juni 2022
4 Oleh-Oleh Magelang yang Jarang Dilirik Wisatawan, padahal Sangat Pantas Jadi Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Magelang yang Jarang Dilirik Wisatawan, padahal Sangat Pantas Jadi Buah Tangan

7 Juni 2025
8 Kendaraan yang Paling Cucok untuk Dijadikan Food Truck terminal mojok.co

8 Kendaraan yang Paling Cucok untuk Dijadikan Food Truck

4 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ruwet Urusan sama Pesilat: Tak Nyapa Duluan dan Beda Perguruan Pencak Silat Langsung Dihajar, Diajak Refleksi Malah Merasa Paling Benar
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Dipaksa Kuliah Jurusan Paling Dicari di PTN karena Ambisi PNS, Setelah Lulus Malah bikin Ortu Kecewa karena “Kerjaan Remeh”
  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.