Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Jual Beli Bagasi Pesawat, Bisnis yang Dilirik para Perantau Luar Negeri. Untungnya Bisa buat Ongkos Pulang ke Tanah Air!

Aminatus Sholihah oleh Aminatus Sholihah
17 Oktober 2023
A A
Jual Beli Bagasi Pesawat, Bisnis yang Dilirik para Perantau Luar Negeri. Untungnya Bisa buat Ongkos Pulang ke Tanah Air!

Jual Beli Bagasi Pesawat, Bisnis yang Dilirik para Perantau Luar Negeri. Untungnya Bisa buat Ongkos Pulang ke Tanah Air! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jual beli bagasi pesawat jadi bisnis yang digemari para perantau luar negeri. Keuntungannya lumayan buat ganti ongkos pulang!

Buat sebagian perantau yang tinggal di luar negeri seperti saya, ongkos mudik ke tanah air jadi hal yang perlu dipertimbangkan baik-baik. Tau sendiri ya harga tiket pesawatnya lumayan. Misalnya saya yang tinggal di Jerman dan hendak pulang ke Indonesia, harga tiket pesawat PP saja saya harus mengeluarkan uang 800-1000€ atau sekitar 13-16 juta rupiah. Kalau sedang beruntung, saya bisa mendapat tiket pesawat seharga 600€ atau 700€, tapi tetap saja, buat saya itu bukan angka yang kecil.

ADVERTISEMENT

Belum lagi ongkos untuk perjalanan lanjutan dari bandara ke kota asal saya. Lantaran saya selalu turun di Jakarta dulu dan juga sangu ketika mudik, hasil kerja saya selama di Jerman habis terkuras untuk ongkos ini. Hal ini tentu nggak cuma saya yang merasakannya, tapi juga teman-teman perantau lainnya. 

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya pun berusaha mengakali hal tersebut. Dari situlah saya kemudian mencoba bisnis jual beli bagasi pesawat.

Bisnis jual beli bagasi pesawat sudah jadi tren

Sebenarnya bisnis jual beli bagasi pesawat ini sudah jadi tren dan terkenal di khalayak. Biasanya kita mengenal istilah “jastip” di mana kita menitip untuk membeli barang pada seseorang—kebanyakan barang dari luar negeri yang nggak ada di Indonesia—kemudian kita membayar jasa titip beli tersebut.

Nah, jual beli bagasi pesawat ini sebenarnya sistemnya hampir sama dengan jastip yang kita kenal ini. Jadi, jual beli bagasi pesawat berarti kita menawarkan jatah bagasi kosong yang nggak kita gunakan ketika hendak pulang ke tanah air. Titip bagasi gitu lah istilah lainnya. Bedanya, kalau jastip barang hitungannya per barang, sementara titip bagasi ini hitungannya per kilogram.

Kita semua tahu kalau setiap maskapai penerbangan akan memberi jatah bagasi untuk setiap penumpangnya mulai dari 25 hingga 45 kg, tergantung maskapai dan tiketnya. Untuk sekadar mudik ke tanah air dan kembali lagi ke perantauan, sebenarnya kita nggak perlu banyak ruang bagasi.

Contohnya, saya sering menggunakan maskapai Turkish Airlines untuk mudik ke Indonesia. Maskapai satu ini memberi jatah bagasi 30 kg pulang dan 30 kg pergi, belum lagi ditambah 7 kg untuk kabin. Untuk penggunaan pribadi, biasanya saya hanya menggunakan 20-25 kg. Nah, karena masih ada sisa ruang yang sayang kalau nggak dipakai, saya pun menjual bagasi sisanya ke orang yang membutuhkan.

Baca Juga:

Kompensasi delay pesawat payah, saya pernah menunggu lebih dari 2 jam cuma dapat air mineral

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri

Mungkin kalian bakal bertanya-tanya, memangnya ada yang butuh bagasi? Wah, jangan salah, Gaes, biasanya pembeli titip bagasi ini adalah orang-orang Indonesia sendiri. Biasanya mereka membeli untuk mengirimkan sesuatu ke Indonesia, atau kebalikannya, mereka ingin membawa sesuatu dari Indonesia untuk dibawa ke Jerman. Peminatnya cukup banyak, kok, jadi nggak perlu khawatir sisa bagasi kalian nggak ada yang beli.

Bikin iklan titip bagasi, lalu kirimkan ke grup atau personal

Sebelum menjajal bisnis jual beli bagasi pesawat ini, kalian bisa membuat iklan terlebih dulu. Iklan ini bisa berupa poster atau tulisan yang dikirimkan ke grup atau personal. Untuk titip bagasi Jerman-Indonesia sendiri sudah ada grup Facebook-nya, jadi lebih mudah untuk mengiklankan.

Dalam poster, penjual bisa memberikan info seperti berapa kilo total bagasi yang dijual, ketentuan barang yang boleh dititipkan, tanggal penerbangan, harga, dan kota asal di Jerman serta kota tujuan di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pembeli bertransaksi.

Barang yang boleh dititipkan pun beragam, mulai dari pakaian, makanan, hingga dokumen. Tentu dengan banyak ketentuan agar nggak menimbulkan masalah. Harga per kilo bagasi dijual dengan harga 13-15€ untuk barang dan 1€ per lembar untuk dokumen. Biasanya akan ada potongan jika ada yang membeli mulai dari 5 kg.

Berdasarkan pengalaman, saya pernah menjual total 30 kg bagasi pesawat pulang pergi dengan harga per kilonya 14€. Dari sini saya mendapat uang sekitar 420€, sementara harga tiket pesawat saya saat itu 850€. Itu berarti sama saja saya hanya membayar harga pesawat setengahnya. Buat saya pribadi bisnis jual beli bagasi pesawat ini bisa meringankan pengeluaran mudik ke tanah air. 

Untuk mengirim barang dari Jerman ke Indonesia atau sebaliknya kini bukan lagi hal sulit. Untuk keamanannya pun cukup terjamin karena kita tahu kepada siapa kita menitipkan barang. Selain itu, waktu sampai barang juga sudah bisa dipastikan. Yang penting sebagai pihak yang dititipi, tugas saya adalah menjaga agar barang tiba dengan selamat ke tanah air dan sampai ke pemiliknya. Tertarik?

Penulis: Aminatus Sholihah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 7 Kelebihan dan Kekurangan yang Saya Rasakan Saat Naik Pelita Air, Maskapai “Baru” Pertamina.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2023 oleh

Tags: bagasi pesawatBisnisjual beli bagasipesawatpesawat terbangpilihan redaksi
Aminatus Sholihah

Aminatus Sholihah

Manusia yang sedang embuh dengan hidupnya

ArtikelTerkait

Kecamatan Srumbung, Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Magelang

Srumbung, Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Magelang

22 November 2024
Kesaksian Suporter Malam Mencekam di Kanjuruhan dan Saya yang Gagal Menjadi Manusia Terminal Mojok

Kesaksian Suporter: Malam Mencekam di Kanjuruhan dan Saya yang Gagal Menjadi Manusia

3 Oktober 2022
4 Dosa Shopee kepada Buyer, Mending Tobat Sebelum Ditinggalkan

4 Dosa Shopee kepada Buyer, Mending Tobat Sebelum Ditinggalkan

9 September 2024
Dewa 19 dan Perekrutan Ello yang Tidak Perlu-perlu Amat

Dewa 19 dan Perekrutan Ello yang Tidak Perlu-perlu Amat

1 Maret 2022
Memahami Arti Resesi Pakai Bahasa Tukang Gorengan

Memahami Arti Resesi Pakai Bahasa Tukang Gorengan

11 Oktober 2022
Sekolah Tumbuh: Meluruskan Miskonsepsi Sekolah Inklusi, Menumbuhkan Harapan

Sekolah Tumbuh: Meluruskan Miskonsepsi Sekolah Inklusi, Menumbuhkan Harapan

12 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Dosa pengusaha kuliner, pakai foto hasil AI untuk jualan hingga pembeli merasa tertipu Mojok.co

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

20 Juli 2026
Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

23 Juli 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co tukang cukur madura

Balasan terhadap tulisan tukang cukur Madura: sampai kapan Madura terus dikaitkan dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya?

24 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.