Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

4 Playlist Original Spotify yang Haram Diputar Saat Menghemat Kuota

Adissa Indriana Putri oleh Adissa Indriana Putri
26 Desember 2021
A A
spotify
Share on FacebookShare on Twitter

“Hari gini emang masih jaman menghemat kuota?” ini jawaban teman waktu saya minta tips cara menghemat kuota internet. Saya yang berpegang teguh pada prinsip jadul: hemat pangkal kaya, merasa kurang enak hati mendengar komentar tersebut. Tapi balik lagi sih, setiap orang punya prinsip yang berbeda-beda. Bagimu prinsipmu, bagiku prinsipku.

Dan prinsip hemat kuota ini saya terapkan saat memutar lagu di Spotify.

Sebagai pendengar setia Spotify yang sedang menghemat kuota internet, akhirnya saya sadar bahwa ada beberapa playlist tertentu yang memiliki kemampuan menghipnotis sampai saya lupa dunia. Dan semakin lama playlist diputar, sudah pasti semakin tersedot paketan saya. Ya, walaupun nggak seberapa namun sedikit-sedikit lama-lama menjadi ludes juga kan. Ini dia daftar playlist yang saking enaknya sampai saya lupa kalau saya dalam mode menghemat kuota.

#1 Before tidur

Kebiasaan saya kalau sebelum sleeping selalu dengerin musik biar nggak overthinking. Dan kapan hari saya menemukan salah satu playlist yang namanya: before tidur. Di keterangannya tertulis: your perfect bedtime mellow-pop mix. Asli, lagu-lagu di dalamnya sukses bikin saya berguling-guling dikasur, kadang juga melayang-layang ke masa lalu, bahkan terbayang-bayang jodoh masa depan. Dengan kata lain, saya menghayati lagu-lagu mellow tersebut sampai saya pules tanpa disadari.

#2 Generasi galau

Sebenarnya saya kurang suka mengakui diri sebagai generasi patah hati. Tapi, ya begitulah realitasnya. Saya tipe orang yang kalau patah hati nggak mau memperlihatkannya di depan orang-orang. Jauh lebih mending saya sembunyikan semua itu dengan menutup pintu kamar rapat-rapat dan memutar playlist andyalan: generasi galau.

Sudah, tidak usah menyalahkan saya, kadang manusia akan menemui masa-masa menyulitkan diri sendiri. Sebab, nyetel lagu sedih pas lagi mengsedih itu kurang lebih kayak ngiris bawang merah sekilo pakai pisau tumpul. Alias nangisnya nggak kelar-kelar. Poin penting kenapa playlist ini bikin saya ketagihan, karena lagu-lagunya makin lama makin relate sama kehidupan saya. Ini ajaib dan saya mengaku tenggelam di dalamnya.

#3 Song to sing in the shower

Ini adalah tingkat keanehan Spotify yang saya temukan: menciptakan playlist untuk mandi dengan durasi dua belas jam lebih dua belas menit. Dan ajaibnya, disukai oleh hampir enam setengah juta orang. Lha, gimana mandi saya tidak lama kalau lagunya aja nggak mandeg-mandeg. Kalau dilihat dari angka likes-nya, saya setuju kalau isi dari playlist ini emang uenak kalau dipakai mandi. Selain bisa karaokean, saya juga bisa sambil nguras kamar mandi tanpa merasa bosan. Saya sangat merekomendasikan playlist ini untuk kaum banjir kuota atau pengguna wi-fi.

#4 Santai sejenak

Sejak awal saya tahu kata santai sejenak sebenarnya hanya gimmick belaka. Pasalnya lagu-lagu di playlist ini sebenarnya justru bikin saya betah bersantai-santai sambil goleran di lantai dalam durasi yang tak bisa dibilang sejenak. Tapi, kalau memang niatnya untuk membuat pendengar bisa santai sejenak, lah kenapa kok durasinya lima jam lebih gitu lo. Saya sebagai mahasiswa semester lima yang tugas-tugasnya tidak masuk akal, merasa menjadi korban atas keberadaan playlist ini. Niat bersantai lima belas menit, eh malah jadi satu jam. Sudah rugi waktu, rugi kuota pula.

Baca Juga:

Saatnya Meninggalkan Spotify dan Beralih ke Apple Music: Kualitas Audionya Jauh Lebih Baik dan Bayaran untuk Musisinya Lebih Tinggi

Bagikan Spotify Wrapped Kalian, Biarkan Orang yang Benci Makin Benci dan Makin Terlihat Tolol

Sebenarnya terlalu berlebihan kalau hanya mendengarkan musik saja sampai dibilang rugi kuota. Masalahnya, hampir di setiap kegiatan yang saya lakukan, saya membutuhkan lagu. Bayangkan saja, dalam sehari saya mandi dua kali, saya muter lagu. Saya galau seharian, muter lagu. Sampai saya tidur pun harus muter lagu.

Dari sini saya sadar kalau borosnya kuota adalah murni karena kesalahan saya sendiri. Dan kurang etis kalau saya bilang haram hukumnya mendengarkan lagu diatas saat sedang hemat kuota. Tapi kalau ditelaah lebih lanjut, ini sebenarnya merupakan bagian dari keberhasilan Spotify yang bisa bikin loyalitas pendengar semakin meningkat dengan kreativitas dalam menciptakan playlist berkekuatan hipnosis.

Sekaligus bikin kuota orang cepat habis.

Sumber Gambar: Pixabay

Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Desember 2021 oleh

Tags: playlistspotify
Adissa Indriana Putri

Adissa Indriana Putri

Mengerjakan apa pun yang bisa dikerjakan.

ArtikelTerkait

6 Rahasia Spotify yang Nggak Diketahui Semua Orang (Unsplash)

6 Rahasia Spotify yang Nggak Diketahui Semua Orang

18 Desember 2022
Selera Musik Berhenti Berkembang, Tanda Kita Terlalu Sibuk Menjadi Orang Dewasa? Mojok

Selera Musik Berhenti Berkembang, Tanda Kita Terlalu Sibuk Menjadi Orang Dewasa?

13 November 2023
Pamer Spotify Wrapped Bukan Berarti Norak dan FOMO, Justru Jadi Ajang Nostalgia Playlist dan Kisah di Baliknya

Pamer Spotify Wrapped Bukan Berarti Norak dan FOMO, Justru Jadi Ajang Nostalgia Playlist dan Kisah di Baliknya

30 November 2023
mendengarkan musik

Kenangan Mendengarkan Musik Menggunakan Pemutar Audio Portable AIWA HS-RM186

15 Mei 2019
Playlist untuk Mandra: 10 Lagu Sedih yang Bikin Munaroh Menangis

Playlist untuk Mandra: 10 Lagu Sedih yang Bikin Munaroh Menangis

20 Oktober 2022
Iklan di Spotify Adalah Iklan Terbaik yang Pernah Saya Dengar terminal mojok.co

Iklan di Spotify Adalah Iklan Terbaik yang Pernah Saya Dengar

30 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.