Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

4 Daftar Lagu Jepang yang Paling Sedih

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
27 Desember 2021
A A
daftar lagu jepang
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah informasi tidak penting-penting amat namun harus saya tulis; artikel ini selesai dalam waktu tiga hari. Menghabiskan waktu di pojokan kamar, membuka playlist yang sudah usang, dan saya mencoba membuka beberapa luka lama. Entah luka hasil cinta, keluarga, lingkungan, apa pun. Luka yang kembali terbuka tersebut tidak saya tetesi pakai air garam. Lebih perih dari itu, saya tetesi pakai 5 lagu Jepang yang makin bikin perih dan sedih.

Pertama, “Mukanjyo” karya Survive Said the Prophet, mengawali daftar lagu Jepang sedih ini. Kesedihan ini saya persembahkan untuk hasil cipta lingkungan yang kejam. Bayangkan, kau tinggal di Jogja, kerja keras sampai keringat mengucur deras, bayarannya adalah UMR Yogyakarta. Atau kau mendukung sebuah tim bola kabupaten yang nasibnya hancur di tangan politisi.

Luka hasil lingkungan nggak hanya sampai sana. Bisa juga karena bully kawan-kawanmu yang secara akumulatif menghasilkan dendam. Lantas kau ingat sebuah ilham bahwa seperti rindu, dendam harus dibayar tuntas. Namun kau ingat pula, kuasa apa yang bisa membuatmu bisa balas dendam? Dari pada disimpan menjadi penyakit, “Mukanjyo” bisa menjadi sobat kesedihanmu itu.

Lagu ini merupakan opening dari Vinland Saga Season 1. Anime yang nggak kalah kurang ajar dari openingnya, cerita yang cocok banget jadi gambaran bahwa lingkungan yang menyebalkan bisa menghasilkan kesedihan yang akumulatif tadi.

Tengok saja liriknya (setelah saya translate ke bahasa Inggris), “Can someone tell me how I use to picture, the scenes that I used to dream of?” memperlihatkan bahwa masa kecil Thorfinn, tokoh utama dalam Vinland Saga, berubah mencekam ketika beranjak dewasa. Dan itu diamini manusia dewasa ini. Ketika kabeh terasa kian aboooooot.

Kamu bisa dengerin ini ketika bingung antara mau sedih atau marah-marah. Nah, Survive Said the Prophet memberikan opsi. Biar mereka saja yang marah-marah via scream vocal, gebuk drum, dan riff gitarnya, sedang kamu habiskan saja air matamu itu di pojokan.

Kedua, “Sparkle” karya RADWIMPS, wajib nih masuk ke daftar lagu Jepang yang pedih perih. Kali ini sedih karena cinta, ya. Walau sudah lama nggak merasakan apa-apa perihal cinta dan segala kesedihannya alias kebas, saya hanya bisa merujuk ke lagu band yang satu ini. Memang, tiap denting not piano yang dimainkan akan terekam adegan demi adegan Mitsuha dan Taki. Wajar. Kalau menangis, ya sudah biarkan itu mengalir, jangan dilawan.

Lagu ini menceritakan perihal hubungan cinta yang nggak sehat di mana satu pihak mencoba menguasai pihak lainnya. Cinta yang mengelilinginya itu bisa dikatakan nggak sempurna karena di mana-mana, cinta itu harus “saling”. Saling sayang, saling mendukung, dan saling-saling lainnya.

Baca Juga:

Saatnya Meninggalkan Spotify dan Beralih ke Apple Music: Kualitas Audionya Jauh Lebih Baik dan Bayaran untuk Musisinya Lebih Tinggi

Bagikan Spotify Wrapped Kalian, Biarkan Orang yang Benci Makin Benci dan Makin Terlihat Tolol

Sebagai alternatif biar kamu tambah merasakan kesedihan itu, coba bayangkan jika kamu mencintai seseorang dengan amat sangat, namun yang ada justru membuat orang yang kamu cintai itu takut sama kamu. Kamu yang saking cintanya sampai melarang ini itu, justru membuat orang yang kamu cintai merasa berat dengan apa yang kamu perbuat.

Kalau sudah membayangkan itu, cinta sebesar apapun jatuhnya malah memperbudak. Duh, pengen mbengok “Mada kono sekai waaaaaa……” sekencang-kencangnya.

Ketiga, “Flower” karya L’arc-en-Ciel. Saya menemukan lagu ini dari walkman jadul kakak saya. Tanpa melihat bentuk band ini bagaimana, saya yang baru umur belasan itu langsung duduk di depan pintu dan terbawa suasana yang embuh apa, tiba-tiba bikin galau. Lagu ini bisa dikatakan ajaib, tanpa paham makna lirik dan artinya—bahkan—secara harfiah, biasa jadi galau begitu saja.

Namun, lama kelamaan lagu ini saya dedikasikan untuk waktu istirahat menghadapi dunia yang kian menjemukan. Galau tanpa harus menangis, tanpa harus mbeker-mbeker, melalui suara yang dilantunkan oleh Hyde, vokalis band ini, rasanya kesedihan itu sudah terpenuhi tanpa harus berlebihan.

Seperti liriknya, “Mune ga itakute itakute. Kowaresou dakara.” Yang artinya hati ini sakit, sungguh sakit. Seakan akan hancur. Itu yang saya suka dari lirik lagu ini. Tanpa kakehan fafifu, langsung ke inti permasalahan bahwa hati ini sedang sakit. Nah, sakit karena apa? Karena kamu lah.

Tambahan di bagian bawah juga saya amat suka. “Kanawanu omoi nara semete karetai!” Yang artinya, jika perasaan ini tak akan sampai, biarkan aku layu. Aduh, aduh, siapa sih yang sudah menyakiti Bang Hyde sampai bisa nulis lirik yang gamblang menyatakan kalah melawan cinta seperti ini?

Keempat, “Solanin” karya Asian Kung-fu Generation. Hari ini sudah ada yang bilang bahwa kamu hebat? Bahwa kamu kuat salama ini hidup di bumi? Bahwa kamu layak mendapatkan yang terbaik? Bahwa kamu tak pantas untuk disakiti berkali-kali dan memohon-mohon seperti pengemis? Badut pun juga bisa menangis, ya, kawan? Ayolah.

Atau kau yang bosan dengan dunia yang bergerak serba monoton. Melihat orang sukses dengan pakaian mengilap, mobil baru, pacar yang cantik. Melihat si miskin yang terus diinjak-injak oleh sistem. Kegiatan sehari-hari yang menuntut dirimu untuk terus berinovasi namun pada kenyataannya hanya seperti pepesan kosong yang dimakan saban hari.

Lalu akan muncul sayup-sayup lagu dengan lirik begini, “Sayonara, sou suru yooooooo!”

Tenang, di atas bukan rekam jejak keseharianmu, kok. Melainkan sebuah spoiler movie anime yang berjudul Solanin. Asian Kung-fu Generation membuat lagu untuk movie ini dengan sempurna. “Solanin” akan mengalun pelan di kamarmu sepulang kerja. Mengisi tiap linu sendimu. Tiap kucuran air matamu. Dan puncaknya pada menit 3:25 dan seterusnya….. ah, coba sajalah.

Itu dari saya, empat lagu Jepang yang bisa mengiringi kesedihanmu. Sedih yang layak untuk dirasakan. Sedih yang pantas untuk kamu rasakan. Namun, setelah dengerin empat lagu di atas, janji sama saya ya bahwa sedih itu dicukupkan dengan segera. Saya suka lihat kamu ketika tersenyum.

Lho, di paragraf pertama katanya lima, kok ini cuman empat? Tulung, Riii, aku wis ora kuat. Aku pusing, bete, badmood, kecewa, perih, pedih, pendekare terluka parah.

Sumber Gambar: Pixabay

Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2021 oleh

Tags: lagu jepangplaylistspotify
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Lagu Baru yang Rilis Tahun Ini, Semuanya Tersedia di Spotify!

5 Rekomendasi Lagu Baru yang Rilis Tahun Ini, Semuanya Tersedia di Spotify!

30 September 2022
10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

16 September 2022
mendengarkan musik

Kenangan Mendengarkan Musik Menggunakan Pemutar Audio Portable AIWA HS-RM186

15 Mei 2019
Bagikan Spotify Wrapped Kalian, Biarkan Orang yang Benci Makin Benci dan Makin Terlihat Tolol apple music

Saatnya Meninggalkan Spotify dan Beralih ke Apple Music: Kualitas Audionya Jauh Lebih Baik dan Bayaran untuk Musisinya Lebih Tinggi

6 Agustus 2025
Rekomendasi Playlist untuk Hibur Kopites atas Tersingkirnya Liverpool di Liga Champions

Rekomendasi Playlist untuk Hibur Kopites atas Tersingkirnya Liverpool dari Liga Champions

13 Maret 2020
Rekomendasi 4 Podcast di Spotify yang Asyik buat Belajar Listening Bahasa Inggris

Rekomendasi 4 Podcast di Spotify yang Asyik buat Belajar Listening Bahasa Inggris

30 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.