Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Pamer Spotify Wrapped Bukan Berarti Norak dan FOMO, Justru Jadi Ajang Nostalgia Playlist dan Kisah di Baliknya

Arsyanisa Zelina oleh Arsyanisa Zelina
30 November 2023
A A
Pamer Spotify Wrapped Bukan Berarti Norak dan FOMO, Justru Jadi Ajang Nostalgia Playlist dan Kisah di Baliknya

Pamer Spotify Wrapped Bukan Berarti Norak dan FOMO, Justru Jadi Ajang Nostalgia Playlist dan Kisah di Baliknya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Penghujung tahun sudah terlihat, saatnya Spotify merilis wrapped untuk para penggunanya. Spotify Wrapped adalah fitur yang merangkum kilas balik lagu, album, atau podcast yang biasa kita dengarkan di Spotify selama setahun.

Spotify Wrapped jadi fitur yang paling ditunggu oleh para pengguna Spotify untuk mengetahui apa saja yang sudah mereka dengarkan selama 1 tahun ke belakang. Hal ini juga menjadi ajang para pengguna Spotify untuk flexing playlist mereka selama setahun ke media sosial. Apalagi kalau yang masuk top adalah lagu-lagu keren versi sendiri.

ADVERTISEMENT

Kalau ada yang bilang flexing playlist Spotify Wrapped ini norak, wah, saya mau protes. Saya justru antusias sekali menantikan fitur ini, sebab saya bisa bernostalgia dengan jenis musik apa saja yang sudah saya dengarkan selama setahun terakhir juga kisah-kisah di baliknya.

Saatnya tahu jenis musik yang paling kita sukai lewat Spotify Wrapped

Lewat Spotify Wrapped kita jadi makin paham selera musik sendiri seperti apa. Lagu-lagu apa yang paling nyantol di telinga dan paling sering muter di playlist. Jadi kita bisa menunjukkan jati diri sesungguhnya suka musik yang seperti apa.

Spotify Wrapped dibuka dengan sambutan yang menarik di sorotannya. Tiap wrapped yang bergulir akan menyajikan lagu-lagu yang selama ini kita putar juga. Di awal kita akan diberi tahu berapa genre musik yang paling kita suka, dan top 5 genre musik yang didengarkan selama setahun. Dilanjut dengan mengetahui berapa total lagu yang sudah kita dengarkan beserta top teratas lagu yang paling sering diputar. Lalu, ditunjukkan juga dalam 1 tahun selama berapa menit kita mendengarkan lagu di Spotify.

Selain top songs, nggak afdal kalau nggak sekalian diberi tahu top artist yang telah menemani hari-hari kita selama setahun. Bikin gemes juga, setelah wrapped top songs dan artist dilanjut dengan greeting dari top artist yang ada di playlist kita, nih. Seolah mereka berterima kasih pada kita yang sudah mendengarkan lagu mereka, juga kita bisa kirim thank you card kita pada sang pemusik. Menariknya lagi, kita diberi satu card yang mempresentasikan tipe kita dari lagu-lagu yang sering kita dengarkan di Spotify.

Kilas balik musik yang bikin nostalgia dikit

Selama nge-tap Spotify Wrapped, jujur aja saya jadi senyum-senyum sendiri. Karena serasa bernostalgia kecil selama melihat dan mendengar kilas balik musik yang saya dengarkan sepanjang tahun itu sebab menyimpan makna kenapa lagu-lagu tersebut bisa stuck di playlist saya.

Tiap top artist yang di-spill lewat wrapped juga akan diperdengarkan musik dari artis tersebut yang paling sering kita dengarkan beserta pada bulan apa kita sering dengarkan lagu ini. Jadilah, saya juga mengingat lagi memori-memori itu kenapa saat-saat itu suka dengarkan lagu artis tersebut.

Baca Juga:

Bukber Itu Cuma Akal-akalan Kapitalisme, Kalian Cuma Dibodohi, dan Anehnya, Kalian Nurut!

Saatnya Meninggalkan Spotify dan Beralih ke Apple Music: Kualitas Audionya Jauh Lebih Baik dan Bayaran untuk Musisinya Lebih Tinggi

Ada yang memang karena lagi streaming party untuk mengangkat chart musik si artis. Tapi ada juga yang memang sedang cocok untuk menemani suasana hati saya saat itu. Bahkan ada lagu yang cocok untuk menemani bulan-bulan stres saya.

Ajang setor musik dan flexing playlist keren

Per terbitnya Spotify Wrapped, malam itu juga seluruh media sosial ramai para pengguna Spotify yang flexing lagu andalan mereka. Apalagi kalau dirasa playlist-nya terbilang keren alias lagu yang diputar jadi favorit dan hits di kalangan anak muda. Wah, rasanya bangga banget tuh.

Saya sendiri juga ikut-ikutan sih flexing lagu-lagu yang sedang saya sukai selama setahun ke belakang. Jadi relate sekali saat buka X isinya orang adu spill playlist, begitu juga di story WA, story IG, sampai ke Facebook isinya orang pamer playlist.

Tiap melihat orang pamer playlist pun rasanya saya bisa membaca kisah mengapa lagu-lagu itu jadi teman baik mereka. Ada yang tiba-tiba kecantol karena sering FYP, ada yang memang karena si artist adalah musisi favoritnya, dan ada juga yang memang relate dengan suasana hati.

Sesungguhnya flexing Spotify Wrapped di media sosial memang seseru itu, kok. Jadi, jangan dikit-dikit ngatain kami FOMO dan norak. Tiap orang kan punya bahagianya sendiri-sendiri.

Berkat Spotify Wrapped, nggak perlu malu untuk menunjukkan selera musik

Kalau dirasa melihat playlist orang lebih keren, ya nggak perlu merasa minder juga. Musik itu universal. Apa pun yang kita dengarkan adalah 100 persen hak pribadi kita. Lagu keren itu relatif, lho. Mau dengerin lagu K-Pop, pop, R&B, rock, dangdut, atau jedag-jedug sekalipun ya nggak masalah. Jadi, kalau mau ikutan FOMO pamer hasil Spotify Wrapped ya nggak perlu malu-malu juga, sih.

Penulis: Arsyanisa Zelina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Orang Waras Pasti Meninggalkan Spotify dan Hijrah ke YouTube Music, yang Jelas Lebih Superior.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2023 oleh

Tags: fitur SpotifyFOMOlagunorakplaylist SpotifyspotifySpotify Wrapped
Arsyanisa Zelina

Arsyanisa Zelina

Penulis lepas dari Kediri. Kerjanya di toko kpop dan fans berat NCT. Cinta dengan nulis sejak SMA. Selain buat iseng nguneg, juga iseng berkarya sebagai penulis AU di X dan Karyakarsa.

ArtikelTerkait

Tebakan Saya, yang Menyakiti Bernadya Adalah Orang Lamongan

Tebakan Saya, yang Menyakiti Bernadya Adalah Orang Lamongan

14 September 2024
Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Lagunya Gitu-gitu Aja

Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Lagunya Gitu-gitu Aja

1 April 2023
10 Lagu Slank yang Sebaiknya Nggak Usah Didengarkan

Lagu Slank Terbaru Itu Bukan Sedang Memuji, Justru Itu Upaya Mengubah Sistem dari Dalam

17 Juli 2023
mendengarkan musik

Kenangan Mendengarkan Musik Menggunakan Pemutar Audio Portable AIWA HS-RM186

15 Mei 2019
7 Lagu Pink Floyd Underrated yang Harus Kamu Dengerin

7 Lagu Pink Floyd Underrated yang Harus Kamu Dengerin

19 Mei 2022
7 Lagu Emo dan Pop Punk Tahun 2022 dengan Vibes 2000-an Terminal Mojok

7 Lagu Emo dan Pop Punk Tahun 2022 dengan Vibes 2000-an

11 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur terbaik no debat (Wikimedia Commons)

Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur yang paling bisa diterima semua lidah orang Indonesia ketimbang kuliner Jatim lainnya

12 Juli 2026
5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal

5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal, salah satunya bikin malu saja

11 Juli 2026
Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

8 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026
Pengakuan jujur saya sebagai orang Semarang menghadapi kuliner kambing Tegal yang garang Mojok.co

Pengakuan orang Semarang yang kalah mental menghadapi garangnya kuliner kambing Tegal

7 Juli 2026
5 Tanda Warung Bebek Madura yang Sudah Pasti Enak: Makin Sederhana, Makin Enak!

Pedoman Kuliner Warung Bebek Madura, Saya Tuliskan karena Banyak yang Tertipu Tampilan Luarnya

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.