Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Pertanyaan Memuakkan yang Ditanyakan Berulang-ulang pada Orang Bogor

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
11 Juni 2025
A A
Orang Lemah Nggak Cocok Hidup di Bogor (Unsplash)

Orang Lemah Nggak Cocok Hidup di Bogor (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama tinggal di Bogor, banyak sekali pertanyaan yang diajukan ke saya. Mulai dari pertanyaan tentang kondisi daerahnya, sampai pertanyaan yang seringkali menjadi template. Pertanyaan template yang dulu saya sering tanyakan kepada orang-orang Bogor dan kini saya menyesalinya.

Saking kesalnya dengan pertanyaan tersebut, saya selalu mencoba untuk menjelaskan panjang lebar agar tidak ditanyakan terus. Harapan saya juga, orang yang bertanya tersebut dapat mendapatkan jawabannya dan mau menyebarkan ke orang lain. Sayangnya, hal tersebut hanya menjadi perbuatan yang sia-sia.

Ekspektasi saya yang terlalu tinggi. Karena orang-orang lain masih nanya hal yang sama, dan orang yang pernah saya jelaskan malah nanya berulang lagi dan lagi. Saya pada akhirnya menulis di Terminal ini, dengan harapan, daripada saya menjawab langsung, mending saya kirimkan saja link tulisan ini. Biar orang-orang yang sok asik ini nggak nanya-nanya lagi ke saya.

#1 Rumahmu dekat dengan Puncak, ya?

Mentang-mentang Puncak terkenal dan berada di Bogor, saya selalu mendapatkan pertanyaan ini. Seakan-akan Bogor itu hanyalah Puncak. Mohon maaf banget, Bogor itu sangat luas, bahkan lebih luas daripada Jakarta. Luasnya hampir 4 kali lipat, membentang dari timur ke barat. Bogor, kecuali Kota Tangerang, bahkan berbatasan hampir dengan seluruh daerah penyangga Jakarta. Bayangkan betapa besarnya kota ini.

Dengan luasnya yang sangat besar, nggak mungkin dong semua orang Bogor dekat dengan Puncak. Orang-orang Parung Panjang yang lebih dekat ke Tangerang dan selalu kepanasan karena truk-truk besar lewat bisa otomatis nampol kalau kamu bertanya seperti itu.

#2 Pasti dingin banget ya kalau tinggal di sana?

Pertanyaan ini masih bersambung dari pertanyaan dekat dengan Puncak. Karena Puncak dingin, dianggap semua wilayah Bogor pasti dingin dan sejuk. Aduh, saya sih juga pengin seperti itu. Betapa indahnya jika hidup di wilayah yang dingin dan sejuk tanpa harus panas-panasan di jalan.

Sayangnya, sebagai orang yang hidup di Dramaga, saya ditampar oleh kenyataan. Bogor itu luas banget. Saya yang setiap hari melewati Jalan Raya Dramaga, terus ke Yasmin, lalu ke Jalan Sholeh Iskandar sampai ke Cibinong, sama sekali nggak merasakan dingin dan sejuk.

Coba kalau kamu tanya ke orang Rumpin, niscaya mukamu yang akan dibuat sejuk dengan debu-debu dari jalanan rusak karena (lagi-lagi) truk besar yang membawa pasir dan batu-bat.

Baca Juga:

Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang karena Fenomena Ndeso Itu Mewah Tidak Bisa Ditiru

Beat Deluxe Merah-Hitam, Motor Honda yang Menjadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan yang Sekarang Menjadi Bos Warung Madura

#3 Enak banget ya, pasti setiap hari ke Kebun Raya Bogor?

Memang Kebun Raya Bogor adalah salah satu ikon kota ini yang paling dikenal oleh orang-orang luar Bogor, banyak orang-orang luar yang berwisata ke sini jika sedang jalan-jalan ke Bogor. Tapi, bukan berarti orang-orang yang tinggal di Bogor pasti setiap hari ke sini. Karena, ya, untuk apa?

Kami juga manusia yang punya aktivitas seperti pergi bersekolah, bekerja, berjualan, memasak, mandi, makan dan aktivitas apa pun yang manusia lakukan. Jadi, mohon maaf banget, kami nggak ada waktu untuk setiap hari ke Kebun Raya Bogor. Kalau pun ada yang setiap hari ke Kebun Raya Bogor, pastinya itu pekerjanya atau sekadar lewat.

#4 Orang Bogor bicara Bahasa Sunda kasar, pasti nggak sopan ke orang tua, ya?

Bogor yang mayoritas penduduknya merupakan suku Sunda seringkali menggunakan Bahasa Sunda dalam percakapan keseharian. Tapi, berbeda dengan daerah Priangan (Bandung dan sekitarnya) yang menggunakan Sunda Lemes, Bogor umumnya menggunakan Sunda Loma.

Sunda Loma, bagi orang Bandung dan sekitarnya yang terbiasa menggunakan undak-usuk (tingkat tutur), menganggap penggunaan bahasa tersebut kasar dan tidak sopan untuk digunakan kepada orang yang lebih tua.

Gara-gara hal ini, sebagian orang menganggap orang-orang Bogor yang terbiasa menggunakan loma adalah orang yang nggak sopan. Padahal, hal ini hanya masalah perbedaan dialek.

Oleh karena terbiasa menggunakan loma, bukan berarti orang Bogor tidak sopan. Kalau mau dibahas serius, bahasa loma justru merupakan bahasa yang egaliter dan tidak feodalistik seperti bahasa lemes. Bahasa ini justru merupakan bahasa asli sunda sebelum terpengaruh oleh Mataram Islam.

Walaupun stigma itu soal bahasa loma masih kuat, para pembaca yang budiman mestinya tahu bahwa bahasa yang merupakan produk budaya, tidaklah menjadi cerminan sopan santun dari individu. Bukan berarti kami ngomong “urang” kepada orang yang lebih tua menjadikannya sebagai orang paling tidak beradab. Nggak gitu cara mainnya, Bang.

Selanjutnya, kepada orang-orang Bogor yang suka mendapatkan pertanyaan sejenis seperti di atas, mangga disebarkan kepada orang-orang tersebut. Lalu, kepada orang-orang yang masih nanya berulang soal di atas ke orang Bogor. Saya hanya mau bilang satu kata: Bengeut sia hurung!

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bogor, Daerah Penyangga Paling Tanggung untuk Ditinggali di Jabodetabek

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2025 oleh

Tags: bogorKebun Raya BogorPuncak Bogorsunda loma
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Alun-Alun Bogor Perlu Perhatian agar Nggak Kumuh

Alun-Alun Bogor Perlu Perhatian Lebih agar Nggak Kumuh

22 Agustus 2024
Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot terminal di bogor

Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot

14 Februari 2025
IPB Saya “Buang” demi Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal (IG Unsoeda) fakultas teknik unsoed

IPB Adalah Kampus Impian Saya, tapi Saya Lebih Memilih Kuliah di Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal Itu

13 September 2025
4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor (Unsplash)

4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor

27 Oktober 2025
Saking Ruwetnya, Kemacetan Simpang Pasar Parung Bogor Nggak akan Terurai sampai Kiamat Mojok.co

Saking Ruwetnya, Kemacetan Simpang Pasar Parung Bogor Nggak akan Terurai sampai Kiamat

23 Juni 2024
4 Jalur di Bogor yang Harus Dihindari Saat Long Weekend, Cuma Buang-buang Umur Lewat Sini

4 Jalur di Bogor yang Harus Dihindari Saat Long Weekend, Cuma Buang-buang Umur Lewat Sini

6 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit Mojok.co

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

14 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.