Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Pedagang yang Selalu Ada di Hajatan Orang Betawi

Rizka Utami Rahmi oleh Rizka Utami Rahmi
21 September 2022
A A
4 Pedagang yang Selalu Ada di Hajatan Orang Betawi (Gandi Purwandi via Shutterstock.com)

4 Pedagang yang Selalu Ada di Hajatan Orang Betawi (Gandi Purwandi via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejauh pengalaman saya, hajatan masyarakat Betawi itu selalu meriah dan seru. Misalnya hajatan pernikahan tapi lokasinya bukan di gedung. Seakan-akan nggak ada batasan tamu dan waktu. Perpaduan keluarga besar dan lingkaran sosial yang pada dasarnya memang besar membuat hajatan mereka selalu seru.

Suasana semakin meriah ketika hiburan yang disajikan sudah mulai. Misalnya, hajatan nikah orang Betawi yang mengundang orkes dangdut sampai bikin acara nonton bareng layar tancap. Nah, kalau sudah ada “hiburan rakyat” begini, urusan perut perlu dipuaskan.

ADVERTISEMENT

Oleh sebab itu, selalu ada saja pedagang yang muncul entah dari mana ketika orang Betawi punya gawe. Berdasarkan pengamatan saya, setidaknya ada 4 pegadang yang selalu hadir. Ini dia.

#1 Pedagang kue lepet

Pedagang yang paling sering saya lihat di tengah hajatan orang Betawi itu pedagang kue lepet. Kamu juga sering ketemu nggak?

Kue ketan putih dengan parutan kelapa yang dibungkus dengan daun kelapa berbentuk memanjang ini sangat enak dan gurih. Biasanya ada bumbu cocolan yang membuatnya jadi makin lebih enak. Harganya juga tidak mahal dan cenderung bikin kenyang. 

Saat ini, kue lepet semakin jarang terlihat di Jakarta dan sekitarnya. Oleh sebab itu, jadi agak susah kalau kamu tiba-tiba kepingin. Makanya, nemu pedagang lepet di hajatan orang Betawi itu berkah banget.

#2 Pedagang tahu siksa

Dari namanya saja sudah terasa sangat memprihatinkan, apalagi melihat cara menggorengnya yang menggunakan hanya secuil minyak. Tahu kuning ini memang memiliki cara yang sedikit berbeda dalam memasaknya.

Biasanya, gorengan dimasak dengan cara “tenggelam”. Namun, berbeda dengan tahu siksa. Meski berbeda, tapi cara itu justru bikin penganan ini jadi spesial. Cita rasanya tuh beda banget. Tahu siksa ini bisa dinikmati bersama rawit atau sambal yang sudah disediakan.

Baca Juga:

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

#3 Pedagang kacang rebus

Pedagang makanan satu ini juga sudah mulai jarang ditemui. Namun biasanya waktu menjelang Maghrib pedagang ini suka lewat dengan dagangan kacang rebusnya yang membumbung tinggi itu. 

Selain kue lepet, saya juga paling sering menemukan pedagang kacang rebus di hajatan orang Betawi. Bungkus kacang yang khas jadi daya tarik: kertas koran bekas yang dibuat kerucut. Rasanya tuh kenangan banget.

#4 Pedagang aneka minuman

Nah pedagang minuman ini tidak pernah ketinggalan di acara hajatan orang Betawi. Biasanya 1 gerobak yang dibawa berisi penuh minuman soda berbagai merek dengan botol beling. 

Selain itu, ada ember juga yang diisi dengan es batu untuk pembeli yang ingin minumannya dingin. Minuman yang ditawarkan juga cukup bervariasi dengan harga standar. Kalau haus pas nonton hiburan, boleh banget nih beli minumannya.

Itulah beberapa pedagang yang bisa ditemukan pada saat hajatan orang Betawi. Selain memang sudah mulai langka, pedagang tersebut juga menjadi ciri khas yang bisa dijumpai jika ada acara yang biasanya menggunakan dangdut atau layar tancap sebagai hiburannya.

Penulis: Rizka Utami Rahmi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Palang Pintu: Tradisi Melamar ala Jawara Silat Betawi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2022 oleh

Tags: adat betawibetawihajatan betawi
Rizka Utami Rahmi

Rizka Utami Rahmi

Mom of two and happy wife.

ArtikelTerkait

Potong Kebo Andilan, Tradisi Lebaran Betawi yang Mulai Pudar Tergerus Zaman

Potong Kebo Andilan, Tradisi Lebaran Betawi yang Mulai Pudar Tergerus Zaman

5 Mei 2022
Dilema Orang Cikarang: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda, Terlalu Sunda untuk Disebut Betawi

Dilema Orang Cikarang: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda, Terlalu Sunda untuk Disebut Betawi

20 Januari 2024
Seserahan Ala Betawi yang Patut Dilestarikan Eksistensinya di Era 4.0 terminal mojok

Seserahan ala Betawi yang Patut Dilestarikan Eksistensinya di Era 4.0

10 Juni 2021
ondel-ondel

Ondel-Ondel dan Riwayatnya Kini

12 September 2019
Komeng, Haji Malih, dan Haji Bolot: Legenda Hidup Indonesia yang Sulit Tergantikan terminal mojok.co

Komeng, Komedian Paling Lucu, Bikin Masa Kecil Saya Penuh Gelak Tawa

2 Agustus 2020
Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

27 Juni 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.