Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
17 Februari 2026
A A
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap daerah punya selera dan standar kenikmatan masing-masing. Apa yang lezat di satu tempat, bisa jadi terasa aneh, bahkan ekstrem di tempat lain. Tapi, itulah serunya kuliner nusantara. Apalagi kalau status kita sebagai pendatang yang lidahnya belum terlatih, terpaksa menikmati makanan khas Jawa Tengah. 

Jangankan beda pulau, beda kabupaten saja, cita rasa makanannya bisa berbeda. Contohnya, lengko. Makanan yang menimbulkan sengketa antara Tegal dan Cirebon ini, punya cita rasa yang berbeda. 

Di Tegal, lengko menggunakan potongan tahu dan topping remukan kerupuk mie. Sedangkan di Cirebon, lengko menggunakan potongan tempe dan kerupuk putih.

Meski punya cita rasa yang berbeda, lengko di Tegal maupun di Cirebon masih aman untuk lidah luar Jawa Tengah. Beda dengan makanan khas Jawa Tengah berikut yang sebaiknya cukup sekali saja dicoba, atau bahkan tidak sama sekali, kalau kamu tidak tahan dengan aroma menyengat. 

Baca juga: 5 Kuliner Semarang yang Sebaiknya Jangan Dibawa Pulang, Lebih Nikmat Disantap di Tempat

#1 Lumpia rebung, bentuknya imut tapi makanan khas Jawa Tengah ini baunya bikin semaput

Mohon maaf nggih wargi Semarang, camilan khas yang berasal dari daerah kalian harus saya masukkan ke dalam daftar. Bukan bermaksud menjelekkan. Tentu saja tidak. 

Saya hanya ingin para pendatang yang tidak pernah mencoba makanan khas Jawa Tengah ini bisa sedikit lebih waspada. Jangan sampai tergoda ulasan atau bentuk lumpia rebung yang terlihat imut-imut. Karena kenyataannya, makan lumpia rebung benar-benar bikin pengen semaput.

Bagaimana tidak? Gigitan pertamanya saja, sudah bikin otak kerja keras. Bau aneh apa ini? Kok familiar? Kayak nggak asing aja gitu baunya. Pernah nyium, tapi di mana gitu.

Baca Juga:

Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan 

4 Rekomendasi Lumpia Semarang Underrated yang Rasanya Boleh Diadu

Dan setelah otak muter, ternyata, bau yang tak asing itu adalah bau pesing yang seringkali tercium dari WC umum. Alamak!! 

Wis, bayangkan saja sendiri. Kamu niatnya menikmati makanan khas Jawa Tengah, tapi yang kecium aroma pesing-pesing nggak jelas. Apa nggak pengin semaput alias pingsan? Mana nafas jadi ikutan bau lagi kalau habis makan makanan yang satu ini. Kapok… kapok…

#2 Olahan tempe semangit juga bermasalah dengan bau

Setali tiga uang dengan lumpia rebung, olahan tempe semangit juga punya bau pesing. Meski, tingkat ke-pesingan-nya masih lebih aman daripada lumpia rebung. Aroma khas tempe semangit ini terjadi karena tempe yang sudah melewati masa cantiknya. Warna mulai menggelap, bentuk sudah tidak kokoh lagi dan tentu saja aromanya semakin tajam. Aroma pesing.

Bagi sebagian orang, tempe semangit atau tempe pesing sebagai makanan khas Jawa Tengah, justru memberi rasa khas pada masakan. Biasanya, orang mengolah tempe semangit menjadi sambal tumpang, bothok, campuran sayur lodeh, atau sambel goreng tempe. 

Bagi yang sudah terbiasa dengan olahan tempe semangit, termasuk saya, jelas ini comfort food. Buat pemula? Oo, tidak senikmat itu. 

Pengalaman pertama mencoba makanan khas Jawa Tengah ini bisa terasa seperti mencium sesuatu yang seharusnya kita buang. Lha iya, wong tempe bosok kok malah dimasak itu gimana ceritanya coba? Mau uji nyali?

#3 Swike, hanya mereka yang kuat mental yang berani mencicipi makanan khas Jawa Tengah ini

Tentu yang saya maksud di sini bukan swike ayam, ya. Tapi, swike olahan daging kodok yang memang menjadi makanan khas Jawa Tengah.

Bayangkan, kodok yang biasa kita lihat lompat-lompat di sawah tiba-tiba jadi makanan. Biasanya sih, orang memasak kodok dengan kuah tauco atau menggorengnya dengan mentega. Bagi yang pernah mencoba, katanya rasa daging kodok ini mirip-mirip kek daging ayam. Ta-tapi kan…iyuh~

Jujur saja, baru mendengar bahan utamanya daging kodok saja, otak sudah langsung travelling. Kebayang kulit si kodok yang licin, matanya yang bulat melotot, lehernya yang menggelembung, tentu membuat nyali jadi maju mundur. 

Jelas, tidak semua orang siap secara psikologis untuk menyantap makanan khas Jawa Tengah ini. Jadi ya, skip aja udah. Apalagi, swike tetap jadi red flag bagi mereka yang punya batasan tertentu soal jenis hewan yang halal untuk dikonsumsi.

Baca juga: 3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal

#4 Didih katanya sih enak, tapi begitu tahu bahan utamanya… Nggak dulu!

Terakhir, daftar makanan khas Jawa Tengah yang red flag adalah didih. Kalian tahu apa bahan utama didih? Darah, Gaes. Lebih tepatnya darah sapi atau kambing yang dimasak hingga mengental dan padat. Teksturnya kenyal, warnanya gelap pekat, dan aromanya cukup khas. Khas mengganggu maksudnya.

Bagi yang terbiasa, didih itu lezat dan bergizi. Tapi untuk yang belum pernah mencoba, ide mengonsumsi darah dalam bentuk padat seringnya sudah cukup untuk membuat mundur perlahan. Red flag-nya sudah terang banget ini. Lha iya, makan kok darah? Emangnya vampir?

Dipikir-pikir, memang sih red flag dalam urusan makanan itu sangat subjektif. Apa yang terasa nggak banget bagi satu orang, bisa jadi biasa saja bagi yang lain. 

Daftar makanan khas Jawa Tengah yang red flag ini, tentu berdasarkan referensi saya pribadi. Kalau kamu nggak setuju, itu hak kamu. Yang jelas, kuliner Jawa Tengah tetap kaya dan layak untuk dijelajah, sambil hati-hati.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Makanan Khas Jawa Timur Paling Red Flag, Cukup Sekali Dicoba atau Sekalian Nggak Usah Dicoba Sama Sekali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Februari 2026 oleh

Tags: didihkuliner jawa tengahkuliner khas jawa tengahlumpia rebunglumpia rebung pesingmakanan khas jawa tengahrekomendasi makanan khas jawa tengahswikeswike kodoktempe bosoktempe semangit
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Makanan Tradisional dari Jateng dan Jogja yang Nggak Diketahui Gen Z

4 Makanan Tradisional dari Jateng dan Jogja yang Nggak Diketahui Gen Z

7 Oktober 2024
4 Rekomendasi Lumpia Semarang Underrated yang Rasanya Boleh Diadu

4 Rekomendasi Lumpia Semarang Underrated yang Rasanya Boleh Diadu

10 Agustus 2025
Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan 

23 Desember 2025
Lumpia Isi Rebung Adalah Sebenar-benarnya Lumpia Semarang

Lumpia Isi Rebung Adalah Sebenar-benarnya Lumpia Semarang

11 Oktober 2024
Lumpia Semarang Isi Rebung Bau Pesing karena Penjual Nggak Tahu Cara Masak yang Benar

Lumpia Semarang Isi Rebung Bau Pesing karena Penjual Nggak Tahu Cara Masak yang Benar

20 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sandwich Generation Merantau demi Perbaiki Nasib, Eh Duit Malah Ludes Tiap Mudik Mojok.co

Sandwich Generation Merantau demi Perbaiki Ekonomi, Eh Duit Malah Ludes Tiap Mudik

12 Februari 2026
Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas Mojok.co

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

10 Februari 2026
Pajak Naik dan UMR Mini- Sumber Derita Warga Jawa Tengah (Unsplash)

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

13 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Merawat Honda Vario 110 CBS 2010: Motor Honda Paling Merepotkan, Selalu Rewel, dan Minta Jajan

11 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan
  • Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman
  • Jangan Buka Puasa di Blok M kalau Tidak Mau Lanjut Puasa tanpa Sempat Makan
  • Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir
  • Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja
  • Jakarta Kota “Pembunuh” Nurani: Orang Jatuh malah Ditekan, Lebih Ringan Beri Makan Anak Kucing ketimbang Anak Manusia yang Kelaparan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.