Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Kuliner Korea yang Kurang Cocok di Lidah Orang Indonesia

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
17 Desember 2024
A A
4 Kuliner Korea yang Kurang Cocok di Lidah Orang Indonesia

4 Kuliner Korea yang Kurang Cocok di Lidah Orang Indonesia (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seiring dengan berkembangnya budaya Hallyu, kuliner Korea juga tak mau ketinggalan masuk ke Indonesia. Bahkan kuliner Korea sanggup mengambil hati banyak orang Indonesia. Tak terhitung ada berapa banyak restoran Korea yang menjual makanan dan minuman khas Korea di Indonesia. Di Jogja saja, jumlah restoran Korea mungkin ada lebih dari 13.

Beberapa makanan seperti tteokbokki, ramyeon, kimbab, atau bibimbab mungkin sudah familier nama dan rasanya bagi orang Indonesia. Akan tetapi tak semua kuliner Korea cocok di lidah orang Indonesia. Ada juga beberapa kuliner yang rasanya kurang cocok di lidah orang Indonesia. Misalnya seperti beberapa kuliner berikut.

#1 Ganjang Gejang, terbuat dari kepiting mentah yang difermentasi dengan ganjang

Sekitar satu tahun yang lalu, ganjang gejang sempat ramai dibicarakan di media sosial. Mengutip Kompas, ganjang gejang adalah kepiting yang difermentasi dengan kecap (ganjang). Kuliner satu ini biasanya disajikan sebagai hidangan pendamping nasi. 

Meski mentah, ganjang gejang tak terasa amis asalkan cara mengolahnya betul. Kepiting yang digunakan untuk membuat kuliner Korea ini harus kepiting mentah yang masih segar. Kepiting mentah tersebut kemudian dibersihkan sampai benar-benar bersih, sebelum akhirnya disiram dengan kecap (ganjang) yang sudah dimasak.

Akan tetapi, makanan satu ini belum tentu cocok di lidah kebanyakan orang Indonesia karena merupakan makanan hasil fermentasi. Kepitingnya yang digunakan pun kepiting mentah, bukan yang sudah dimasak. Jadi, belum tentu rasanya cocok di lidah orang Indonesia yang terbiasa makan makanan matang dan bukan makanan fermentasi.

#2 Naengmyeon, kuliner Korea yang kurang cocok di lidah orang Indonesia karena kuahnya pakai es batu

Kuliner Korea selanjutnya yang belum tentu cocok di lidah orang Indonesia adalah naengmyeon. Di Korea sana, makanan ini cukup populer untuk dinikmati di musim panas. Naengmyeon adalah olahan mie gandum yang disajikan dengan kuah kaldu dingin. Iya, kalian nggak salah baca, kuahnya dingin karena ada es batu yang dipecah kecil-kecil.

Seorang teman saya yang melanjutkan studi di Korea mengatakan kalau awalnya naengmyeon memang terasa aneh di lidah Indonesianya. Maklum, orang kita kan terbiasa menyantap makanan berkuah dalam keadaan hangat. Akan tetapi lama-kelamaan, teman saya malah jadi menyukai kuliner Korea satu ini. Menurutnya, makanan satu ini menyehatkan dan bikin tubuh jadi segar.

#3 Meski kurang disukai, cheonggukjang punya segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, lho

Kuliner Korea selanjutnya yang kurang cocok di lidah orang Indonesia adalah cheonggukjang. Mengutip dari website KBS World Indonesian, cheonggukjang adalah salah satu jenis tauco kedelai Korea yang dibuat dengan cara fermentasi. Cheonggukjang biasa dimasak dalam bentuk rebusan atau jjigae yang kemudian dicampurkan dengan bahan lainnya seperti daging, tahu, hingga lobak. 

Baca Juga:

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

Menonton Drama Korea Reply 1988 yang Legendaris setelah 10 Tahun Rilis

Lantaran dibuat dengan cara fermentasi, tak semua orang cocok dengan kuliner satu ini. Aromanya cukup kuat menusuk hidung, sehingga tak semua menyukainya. Meski begitu, hidangan satu ini bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Masih mengutip website KBS World Indonesia, cheonggukjang mengandung bakteri baik bernama Bacillus Subtlis yang dapat menguraikan protein kedelai menjadi asam amino dan saponin. Saponin disebut-sebut memiliki manfaat menekan sel-sel kanker, mencegah stroke hingga demensia. Wih, sehat.

#4 Tak semua orang Indonesia bisa makan sundae karena kuliner Korea ini terbuat dari usus babi

Kuliner Korea selanjutnya yang tak cocok bagi orang Indonesia adalah sundae. Penggemar drama Korea mungkin sudah nggak asing lagi dengan makanan satu ini karena kadang muncul dalam adegan drakor. Sundae adalah usus babi yang diisi dengan soun, darah babi, dan bumbu-bumbu lainnya. Karena bentuknya yang memanjang, sundae juga sering disebut sebagai “sosis darah”. 

Sayangnya, sundae kurang cocok bagi orang Indonesia yang mayoritas muslim dan nggak mengonsumsi babi. Sekalipun saya bisa makan babi, saya pribadi enggan menyantap kuliner satu ini karena campuran darah babi tadi. Tapi bagi beberapa orang yang menyukainya, sundae memiliki rasa yang cukup unik dengan tekstur kenyal.

Itulah beberapa kuliner Korea yang kurang cocok bagi lidah orang Indonesia. Memang soal kuliner semuanya kembali ke selera masing-masing. Kalau kalian penasaran dan justru kepingin mencicipi kuliner yang saya sebutkan di atas, monggo saja. Tapi kalau nggak cocok di lidah, jangan salahin saya, lho. Kan sudah saya bilang…

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 10 Makanan Korea yang Mirip dengan Makanan Indonesia. Ada yang Mirip Bakwan sampai Urap.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2024 oleh

Tags: Korea Selatankuliner Koreamakanan korea
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

the world of the married drakor selingkuh feminisme patriarki MOJOK.CO

The World of the Married Nggak Cuma Soal Cerita Perselingkuhan Lee Tae-oh

23 Mei 2020
Ketika Lawson Memuaskan Nafsu dan Godaan Panas dari Idol Korea

Ketika Lawson Memuaskan Nafsu dan Godaan Panas dari Idol Korea

4 September 2023
Mengenal Keun-jeol, Cara Memberi Penghormatan Tertinggi Ala Budaya Korea terminal mojok (1)

Mengenal Keun-jeol, Cara Memberi Penghormatan Tertinggi Ala Budaya Korea

24 Juli 2021
5 Film Korea Selatan yang Ceritakan Konflik dengan Korea Utara Terminal Mojok

5 Film Korea Selatan yang Ceritakan Konflik dengan Korea Utara

23 Agustus 2022
7 Drama Korea Populer Karya Penulis Naskah Perempuan Terminal Mojok

7 Drama Korea Populer Karya Penulis Naskah Perempuan

4 Agustus 2022
the wailing horor korea santet mojok

The Wailing: Film Horor yang Menggambarkan Adu Santet ala Korea

15 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.