Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

Anisa Fitrianingtyas oleh Anisa Fitrianingtyas
19 Januari 2026
A A
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co kos kontrak rumah

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mending tinggal di rumah kontrakan, tapi hati tentram. 

Huniah jadi persoalan pelik bagi sebagian besar warga Indonesia. Harga rumah atau hunian yang naik gila-gilaan semakin tidak terjangkau oleh banyak orang. Salah satunya kawan saya. Belum lama ini dia cerita, keluarga kecilnya sedang bersedih karena tidak kunjung  punya rumah. 

Ketika teman saya curhat soal itu, saya cuma bisa mangut-mangut. Ketika ditanyai soal saran, saya dengan singkat merespon, punya hunian bukanlah opsi yang tepat untuk mereka saat ini. Lebih baik mereka menyewa rumah kontrakan saja. 

Kenapa saya berani mengatakannya begitu? Setidaknya ada 4 alasan kuat saya sebagai kontraktor alias tukang ngontrak papan atas menyarankannya:

#1 Akui saja, tinggal di rumah kontrakan itu lebih fleksibel

Tinggal di rumah kontrakan itu itu fleksibel, Gaes. Bener deh, apalagi untuk Generasi Z dan Milenial yang belum memungkinkan menetap. Kalau kalian masih suka cari pengalaman, kerja remote, atau terikat dinas yang sering pindah tugas, Ngontrak jadi pilihan yang tepat. 

Selama kalian memilih rumah  kontrakan dengan baik, ngontrak bakal minim risiko. Kalian bisa pilih lokasi paling strategis yang dekat dengan kantor yang tentunya sesuai budget. Jangan ambil lama-lama kalau mau trial. Cukup ambil sebulan dulu untuk mempelajari keadaan. Kalau nyaman tinggal diperpanjang, kalau  nyebelin tinggal pindah aja. Gampang. 

Tak lupa pilih kontrakan yang sudah komplit dengan furnitur. Pindah kontrakan satu ke kontrakan lain jadi lebih ringkas. Cukup bawa baju dan badan aja.

#2 Minim kewajiban ke lingkungan sekitar

Hal menyenangkan lain dari tinggal di rumah kontrak adalah minim kewajiban ke lingkungan. Kok bisa begitu? Ya, saya adalah mantan kontraktor yang sudah merasakan hal ini. Saya sering kelewat dan memang tidak diundang untuk mengikuti kegiatan kampung, semacam rapat PKK atau kegiatan macam kerja bakti.

Baca Juga:

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

4 Kelemahan Tinggal di Apartemen yang Nggak Tertera dalam Brosur

Alasannya saya tidak begitu terlibat sudah jelas, saya kan cuma ngontrak. Ngontrak itu nggak tetap dan memang tidak diperhitungkan sebagai penduduk. Kami hanya musafir cinta, yang cuma numpang tidur saja di sana hehe.

Tenang saja, saya tidak tersinggung perkara sering kelewat atau tidak diundang kegiatan kampung.Saya bahagia bisa menjadi introvert tanpa terhakimi oleh lingkungan. Dilupakan dan tidak dilibatkan itu surga bagi saya kaum introvert.

#3 Maintenance rumah kontrakan lebih ringan

Selayaknya bangunan lain, rumah kontrakan yang ditinggali dalam jangka waktu lama pasti ada saja saja kerusakannya di sana-sini. Namun, tidak semua kerusakan itu akan ditanggaung kalian sendiri. Kalian bisa mengomunikasikan dengan pemilik rumah soal perbaikan atau renovasinya. Apalagi jika memang kerusakan di tempat kita ngontrak itu dikarenakan faktor usia. Apakah biaya perbaikan akan dicover oleh pemilik atau harus kita yang tanggung? Atau kita mau patungan?

Perkara perbaikan renovasi ini terdengar sederhana memang, tapi percayalah, menanggung biayanya itu berat. Kalau ada pemilik rumah, setidaknya ada orang untuk berbagi pusing hehehe.

#4 Melatih mental

“Masak mau ngontrak terus?”

“Kamu cuma ngontrak ya, nggak ada hak apa-apa”

“Halah, miskin cuma bisa ngontrak!”

Itulah kata-kata yang sering sekali saya terima dahulu. Awalnya saya marah, ego tersakiti. Saya merasa tidak dianggap manusia. Itu dahulu. 

Sekarang ini, seiring bertambahnya usia, saya merasa sudah kenyang dengan banyak hal. Pengalaman menjadi kontraktor (orang yang sering ngontrak) yang sering dihina menjadikan saya lebih mawas diri. Saya jadi pribadi yang lebih tangguh dan bisa memahami tak semua pandangan orang yang diarahkan ke saya itu berguna.

Gunakan nasehat dan ungkapan baik atau bermanfaat untuk diri kita ke depannya. Sungguh akan jadi sebuah penyesalan jika kita buru-buru beli rumah cuma karena hinaan orang. Hal ini karena membeli rumah itu bukan cuma soal bangunan. Kita juga memutuskan keputusan besar untuk tinggal di suatu wilayah dengan segala konsekuensinya.

Haha, beda dengan ngontrak kita nggak perlu pusing lah. Jika memang ada yg kurang pas atau kurang berkenan kita bisa langsung pindah tanpa banyak resiko. Meskipun kita dihujat miskin, saya rasa tidak masalah toh kita merdeka. Merdeka dalam banyak hal soal hunian, hidup jadi lebih tentram. 

Penulis: Anisa Fitrianingtyas
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2026 oleh

Tags: huniankontrakanngontrakRumahrumah kontrakan
Anisa Fitrianingtyas

Anisa Fitrianingtyas

Perempuan pembelajar suka pindah-pindah lokasi menulis. Peduli dengan alam, lingkungan, dan suami. Putu Sukowati, yang sudah merantau bertahun-tahun tapi masih suka makan pecel.

ArtikelTerkait

Menjawab Misteri Kenapa Ibu Lebih Mudah Menemukan Barang Hilang di Rumah

Menjawab Misteri Kenapa Ibu Lebih Mudah Menemukan Barang Hilang di Rumah

16 Februari 2023
5 Alasan Punya Rumah Dekat Pabrik Itu Nggak Enak

5 Alasan Punya Rumah Dekat Pabrik Itu Nggak Enak

5 Juli 2022
4 Pengalaman Duka yang Dirasakan saat Rumah Dijadikan Tempat Nongkrong

4 Pengalaman Duka yang Dirasakan saat Rumah Dijadikan Tempat Nongkrong

10 Juni 2020
Tips Beli Rumah biar Nggak Tertipu Harga Murah terminal mojok.co

Tips Beli Rumah biar Nggak Tertipu Harga Murah

16 April 2021
Menyisihkan Uang demi Memasang CCTV di Rumah Bukan Ide Buruk karena Banyak Manfaatnya

Menyisihkan Uang demi Memasang CCTV di Rumah Bukan Ide Buruk karena Banyak Manfaatnya

17 Juni 2024
Rumah bekas Belanda

4 Hal Mistis yang Biasa Terjadi di Rumah Bekas Belanda

3 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.