Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 FAQ Seputar Donor Darah Beserta Jawabannya

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
12 September 2020
A A
faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dilansir dari Tirto, Indonesia kekurangan 1,3 juta kantong darah setiap tahun. Jumlah pendonor darah sukarela di Indonesia hanya 0,6 persen dari jumlah penduduk. Angka ini lebih rendah dari target World Health Organization (WHO) sebanyak 2 persen penduduk atau setara 4 juta kantong darah tiap tahun.

Tingkat donasi darah di Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain di Asia, sedangkan permintaan darah semakin tinggi. Akibatnya, setiap menit ada pasien yang meninggal karena defisit darah. Mereka terlambat atau tidak mendapatkan stok darah dari Palang Merah Indonesia yang tentu saja juga selalu defisit.

Sejak pandemi Covid-19, jumlah pendonor sukarela makin berkurang karena imbauan bepergian ke luar rumah. Sementara itu, permintaan darah tetap saja berjalan.

Jika melihat sekeliling, rendahnya angka pendonor darah bukan karena orang Indonesia pelit. Alasannya lebih karena masih banyak yang takut serta punya stigma buruk soal donor darah. Jika kalian adalah salah satu dari orang-orang berniat mulia itu, saya hendak menjawab beberapa pertanyaan umum yang mungkin mengendap di pikiran kalian.

FAQ seputar donor darah #1 Donor darah itu sakit ya?

Sebagian besar orang yang saya kenal selalu mengurungkan niatnya untuk donor darah karena satu alasan: takut jarum. Ada yang takut karena trauma masa lalu, ada yang jeri karena jarum donor darah sangat besar dibanding jarum pada umumnya.

Sebagai orang yang sudah lebih dari 50 kali donor darah, saya hanya bisa berkata, ditusuk jarum tidak sesakit itu. Masih lebih sakit cinta kita tidak dibalas si dia.

Tapi serius. Saya pernah kecelakaan motor yang menyebabkan saya kehilangan gigi beserta akar-akarnya. Saya pernah dipukuli maupun ditendangi saat berlatih bela diri dengan teman-teman saat kuliah. Saya pernah terkilir saat naik gunung. Dari bermacam pengalaman itu saya bisa katakan: semuanya jauh lebih sakit daripada sekadar ditusuk jarum donor darah.

Sedikit tips: cobalah memberanikan diri sambil memejamkan mata dan mendengarkan musik kesukaan. Niscaya rasa sakit tidak akan dirasakan manakala jarum menembus kulit. Terkesan menggampangkan? Ini tips yang saya dapat dari teman saya yang psikolog. Tips ini ia berikan untuk mereka yang fobia jarum suntik, namun mau tidak mau harus disuntik. Misal untuk keperluan vaksin atau ketika dirawat di rumah sakit. Jika tidak berhasil, bisa banget konsultasi dan melakukan terapi psikologi ke psikolog.

Baca Juga:

Acara Donor Darah dengan Doorprize itu Merepotkan dan Menyebalkan!

Boleh Nggak sih Kita Donor Darah Saat Puasa?

FAQ seputar donor darah #2 Katanya calon pendonor sering ditolak?

Memang ada orang yang ditolak mendonorkan darah. Biasanya dokter dan tim medis di PMI tak mau meneruskan donor darah karena hemoglobin calon pendonor tidak memenuhi persyaratan. Atau karena tekanan darah terlalu rendah/terlalu tinggi. Ditolak dokter di PMI adalah permasalahan kedua setelah takut jarum yang lumrah ditemui di PMI.

Saya hanya berbagi sebuah tips dan tips ini jauh lebih mudah dan murah dibandingkan dengan konsultasi dan terapi di psikolog tadi. Cukup lakukan pola hidup bersih dan sehat.

Ya, sangat sederhana sekali. Olahragalah secara rutin 3-4 kali per minggu, makan makanan yang mengandung gizi terutama buah-buahan dan sayuran hijau, daging putih, serta kurangi konsumsi junk food. Yang terakhir, tidur malam yang cukup, setidaknya 6-8 jam, jangan terus-menerus begadang.

FAQ seputar donor darah #3 Emang jarumnya aman?

Tentu saja aman! PMI hanya menggunakan jarum sekali pakai yang akan langsung dibuang dalam tempat sampah khusus limbah infeksius. Kamu tidak perlu khawatir jarumnya bekas.

Ada atau tidak ada pandemi, PMI selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Saat pandemi, seluruh gedung PMI secara rutin disterilkan dengan cairan disinfektan. Seluruh petugas PMI, dokter, serta tenaga medis lain yang bertugas menggunakan alat pelindung diri lengkap ketika mengambil darah kita. Selain itu, seluruh pengunjung wajib menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk gedung PMI. Di dalam gedung pun diterapkan physical distancing antarpetugas dan seluruh pengunjung.

Sebegitu amannya sih.

FAQ seputar donor darah #4 Yakin darahnya nggak dijual PMI?

Pertanyaan ini mungkin terbetik karena darah dari PMI tak bisa ditebus cuma-cuma. Saya akan jelaskan kenapa kita harus membayar darah ke PMI.

Darah dari pendonor sukarela yang telah selesai diambil harus melalui proses pengolahan dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikannya bermutu, aman, dan terbebas dari berbagai macam penyakit, terutama penyakit yang dapat menular melalui transfusi darah. Proses pengolahan darah tersebut membutuhkan peralatan, seperti bahan antiseptik, kantong darah, bahan pemeriksaan HB, reagensia uji saring darah, dan reagensia uji silang serasi agar darah yang akan ditransfusikan aman. Belum lagi honor para tenaga medis di PMI. Tentu saja itu semua tidak murah.

Berdasarkan Surat Edaran Menkes No. HK/Menkes/31/I/2014, keseluruhan biaya tersebut disebut Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) sebesar Rp360.000. Jadi harus digarisbawahi, darahnya gratis, yang dibayar adalah biaya pengelolaan darahnya.

Banyak sekali manfaat dari donor darah secara sukarela selain membantu sesama manusia. Donor darah bisa mengurangi risiko kanker dan serangan jantung, menurunkan kadar kolesterol, membakar kalori, juga bisa jadi ajang medical check up gratis karena darah yang kita donorkan akan diperiksa di laboratorium. Jika ada apa-apa di darah kita, tentu saja kita akan dihubungi pihak PMI.

Selain itu, jika kita diberikan kesempatan, ketika kita mencapai angka 100 kali donor darah, kita akan diundang ke Istana Presiden untuk diberikan penghargaan oleh presiden. Namanya Penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial Donor Darah Sukarela. Nama kita akan diabadikan di tembok kantor Palang Merah Indonesia tempat kita menyumbangkan darah dan, insya Allah, akan dicatat malaikat sebagai bekal di akhirat.

Mudah-mudahan sehabis membaca ini kamu tak lagi ragu untuk menyisihkan waktu dan tenaga buat datang ke PMI terdekat. Bukan cuma pengetahuan, darah juga seperti api. Tak habis meski dibagi. Asal ngebaginya sesuai aturan tapi.

BACA JUGA Dunia Didominasi Golongan Darah O, dan Ini Menyebalkan dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 September 2020 oleh

Tags: donor darahPMI
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

laporcovid-19 vaksinasi covid-19 vaksin nusantara indonesia lepas pandemi ppkm vaksin covid-19 corona obat vaksin covid-19 rapid test swab test covid-19 pandemi corona MOJOK.CO

Bolehkan Orang yang Sudah Vaksinasi Covid-19 Mendonorkan Darahnya?

18 Agustus 2021
Dear Ustaz Yusuf Mansur, Nggak Usah Pilih-pilih Darah kalau Lagi Darurat Kayak Gini Atuh! terminal mojok

Dear Ustaz Yusuf Mansur, Nggak Usah Pilih-pilih Darah kalau Lagi Darurat Kayak Gini Atuh!

24 Juli 2021
Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar terminal mojok

Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar

24 Juli 2021
faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

6 Kudapan yang Sering Didapat setelah Donor Darah

28 Juni 2021
Boleh Nggak sih Kita Donor Darah Saat Puasa?

Boleh Nggak sih Kita Donor Darah Saat Puasa?

6 April 2022
Beberapa Manfaat Donor Darah selain Dapat Menolong Orang Terminal mojok

Beberapa Alasan Donor Darah selain Menolong Orang Lain

3 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.