Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Dosa Saat Makan Nasi Goreng yang Sebaiknya Dihentikan

Erfransdo oleh Erfransdo
29 Januari 2022
A A
4 Dosa Saat Makan Nasi Goreng yang Sebaiknya Dihentikan Terminal Mojok

4 Dosa Saat Makan Nasi Goreng yang Sebaiknya Dihentikan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nasi goreng adalah salah satu makanan favorit orang Indonesia yang bisa dijumpai di berbagai sudut jalan atau di gang-gang kompleks. Setiap penjual nasi goreng tentu punya ciri khas yang berbeda-beda. Ada yang menjual nasi goreng biasa, nasi goreng Padang, nasi goreng Aceh, dan nasi goreng jenis lainnya.

Saya termasuk orang yang gemar sekali makan nasi goreng, terutama saat di kosan. Kalau sedang kebingungan cari makan di malam hari, biasanya saya pergi ke warung nasi goreng langganan, memesan menu nasi goreng kesukaan untuk dibawa pulang atau dimakan langsung di tempat. Saat masih sekolah dulu, ibu saya di rumah juga sering membuat nasi goreng sebagai menu sarapan. Nasi goreng yang dibuat bermacam-macam, ada nasi goreng kecap, nasi goreng kuning, sampai nasi goreng polos tanpa kecap.

Bicara soal nasi goreng, kalau saya amati, masih banyak orang yang melakukan beberapa “dosa” saat menikmati makanan yang satu ini. Berikut di antaranya.

#1 Tidak menghabiskan acar yang disediakan

Dosa pertama yang sering dilakukan oleh penikmat nasi goreng adalah tidak menghabiskan acar yang disediakan di piring. Bahkan ada pula yang membiarkannya tanpa disentuh sedikit pun. Ini berlaku buat yang suka jajan nasi goreng. Bukannya apa-apa, yang namanya makanan tentu saja harus dihabiskan. Jangan sampai kita buang-buang makanan, termasuk acar yang sudah diletakkan bersamaan dengan nasi goreng. Kalau misalnya tidak suka acar, tinggal bilang pada penjualnya agar tidak menambahkan acar ketimbang mubazir tidak dimakan.

#2 Menyisakan kerupuk di piring

Kerupuk adalah salah satu komponen penting yang wajib ada ketika makan nasi goreng. Tanpa kehadiran kerupuk, makan nasi goreng tidak akan terasa nikmat. Saya rasa mayoritas orang Indonesia menyukai kerupuk. Meski begitu, ada saja oknum yang menyisakan kerupuk dalam sepiring nasi goreng. Alasannya kalau tidak alot, ya sudah tidak nafsu makan. Sebaiknya dosa satu ini juga dihentikan ketimbang kerupuk terbuang sia-sia.

#3 Membuang sendok dari pedagang saat dibawa ke rumah

Biasanya kalau kita beli nasi goreng untuk dibungkus dan dibawa pulang ke rumah, penjualnya akan menyertakan sendok plastik juga. Tapi, karena makan di rumah, sendok plastik tersebut tidak terpakai dan dibuang begitu saja. Alasannya karena lebih nyaman makan dengan sendok rumah atau sendok stainless.

Kalau kamu salah satu orang yang sering melakukan hal tersebut, mending segera bertobat. Kalau akhirnya akan dibuang, bilang saja ke penjual nasi gorengnya agar tidak memberi sendok plastik ke dalam pesananmu. Daripada sendoknya berakhir jadi sampah begitu saja, apalagi plastik kan sulit terurai.

#4 Tidak menghabiskan nasi goreng

Ini nih dosa yang paling ultimate dan sering dilakukan banyak orang: buang-buang makanan alias tidak menghabiskan nasi goreng yang ada. Saya sebisa mungkin menghindari “dosa” terakhir ini karena ingat nasihat orang tua zaman dulu yang bilang kalau makan nasi tidak habis nanti nasinya nangis. Padahal yang nggak gitu juga, sih. Meski tidak masuk akal, nasihat semacam itu mampu membantu saya menghabiskan tiap sendok nasi yang saya makan.

Baca Juga:

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

4 Hal Sepele tapi Sukses Membuat Penjual Nasi Goreng Sedih

Misalnya tidak lapar-lapar amat, kan kita bisa pesan setengah porsi saja. Tinggal bilang ke penjual nasi goreng saja. Beda halnya kalau memang nasi goreng yang kita pesan rasanya kurang pas di lidah. Kalau sudah begitu ya mau tidak mau terpaksa dihabiskan atau bungkus saja bawa pulang.

Sekarang sudah tahu kan 4 dosa yang secara tak sadar sering kita lakukan saat makan nasi goreng? Kalau sudah sadar, sebaiknya kita segera bertobat dan tidak mengulanginya lagi. Jangan lupa, makan nasi goreng akan selalu nikmat kalau minumnya teh hangat, lho.

Penulis: Erfransdo
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2022 oleh

Tags: dosanasi goreng
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Bumbu Nasi Goreng Instan Terenak, Mirip Nasi Goreng Rumahan Terminal Mojok

5 Rekomendasi Bumbu Nasi Goreng Instan Terenak, Mirip Nasi Goreng Rumahan

9 September 2022
Kesalahan Outlet Frozen Yogurt Sour Sally yang Bikin Pelanggan Kecewa

5 Kesalahan Outlet Frozen Yogurt Sour Sally yang Bikin Pelanggan Kecewa

30 April 2023
5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang Terminal Mojok.co

5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang

24 Februari 2022
6 Kuliner Magelang yang Patut Dicoba Sobat Traveller terminal mojok.co

6 Kuliner Magelang yang Patut Dicoba Sobat Traveller

20 Mei 2023
5 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menempati Rumah Subsidi Terminal Mojok

4 Dosa yang Kerap Dilakukan oleh Pemilik Rumah Subsidi

3 Agustus 2022
reservasi hotel untung rugi cara-cara pasangan ilegal, Jangan Jadi Manusia Norak Saat Menginap di Hotel!

4 Tipe Tamu Hotel Saat Sarapan

24 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.