Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Nasi Berkatan Adalah Bahan Baku Terbaik untuk Dijadikan Nasi Goreng

Sigit Candra Lesmana oleh Sigit Candra Lesmana
16 Februari 2021
A A
Nasi Berkatan Adalah Bahan Baku Terbaik untuk Dijadikan Nasi Goreng terminal mojok.co

Nasi Berkatan Adalah Bahan Baku Terbaik untuk Dijadikan Nasi Goreng terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kamu dapat nasi berkatan dan nggak cocok sama lauknya, apa yang biasanya akan kamu lakukan padanya?

Sebenarnya, jika dilihat dari proses memasaknya nasi goreng mungkin lebih tepat disebut nasi tumis. Lantaran ia memang hanya ditumis, nggak digoreng. Kalau digoreng jadinya bakalan krispi kayak rengginang. Yah walaupun begitu, nasi goreng sudah menjadi makanan sejuta umat. Mudah ditemukan di mana-mana, dari kota sampai desa. Ia juga sangat digemari karena harganya relatif murah. Menu ini memang dipercaya asalnya dari Cina, tapi nggak berlebihan jika nasi goreng disebut sebagai masakan nasional Indonesia.

Kalau tidak salah, bahkan ia juga sempat masuk ke dalam jajaran masakan yang paling lezat di dunia, bersanding dengan rendang dan sate. Nggak hanya orang Indonesia aja yang suka, bule juga banyak yang suka makanan ini.

Ada banyak jenis nasi goreng. Ada nasi goreng biasa, nasi goreng putihan, nasi goreng spesial (pakai telur), nasi goreng seafood, nasi goreng kambing, dan seterusnya. Semuanya memiliki penggemar masing-masing.

Nasi merupakan bahan baku untuk membuat menu ini. Maka dari itu, seberagam apa pun bumbu dan topping untuk nasi goreng, semua akan sia-sia jika nasi yang digunakan tidak cocok untuk diolah menjadi menu ini.

Nggak semua nasi bisa diolah menjadi nasi goreng. Diperlukan nasi dengan tingkat kepulenan yang tepat. Butir-butir nasi tidak boleh saling menempel sehingga bumbu-bumbu bisa melumuri butiran nasi dengan sempurna. Nah, salah satu nasi yang paling cocok untuk dibuat nasi goreng adalah nasi berkatan. Nasi berkatan biasanya kita dapat setelah ikut pengajian atau selametan. Kalau di kota mungkin dibungkus dengan kotak kertas. Sementara kalau di desa biasanya pakai bak kecil yang didesain memang untuk berkatan.

Biasanya nasi berkatan memang sudah lengkap dengan lauknya. Namun, nggak semua lauk yang diberikan bisa cocok dengan lidah si penerima nasi berkat. Kadang lauknya nggak cocok sama lidah kita. Di saat seperti ini, tentu saja sayang jika nasi yang sudah diberikan nggak dimakan. Daripada mubazir, mending nasi berkatan ini diolah menjadi nasi goreng. Percayalah, nasi berkatan ini memenuhi semua syarat untuk menjadi nasi goreng yang lezat.

Nasi berkatan memiliki tekstur yang tepat, matang sempurna, tak terlalu keras juga tak terlalu lembek. Mungkin karena untuk dihidangkan banyak orang, maka penanakan nasinya dibuat sesempurna mungkin. Kalau nggak enak, kan, bisa-bisa jadi omongan tetangga. Apalagi di kampung, bisa jadi omongan sampai sebulan ke depan.

Baca Juga:

4 Hal Sepele tapi Sukses Membuat Penjual Nasi Goreng Sedih

Dear HokBen, Nasi Pulenmu Itu Ditakdirkan buat Dimakan Langsung, Bukan Dijadikan Nasi Goreng

Untuk menjadi nasi goreng yang nikmat, tinggal ditambahkan bumbu-bumbu dasar atau pakai bumbu instan yang sekarang banyak dijual. Pasalnya, (lag-lagi) nyawa nasi goreng itu sendiri terletak pada nasinya.

Jika nasinya terlalu keras, tentu memakannya juga nggak akan nikmat, kayak makan beras. Jika terlalu lembek, butiran-butiran nasi yang saling menempel akan membuat bumbu tidak bisa menyerap dan tak melumuri setiap butiran nasi dengan sempurna. Selain itu, nasi dengan tekstur yang sempurna biasanya mengeluarkan wangi yang sedap saat digoreng. Matangnya juga pasti merata.

Coba, deh, tengok abang-abang penjual nasi goreng di dekat rumah kalian, pasti nasinya matang dengan sempurna, bukan? Ia nggak mungkin terlalu keras atau lembek. Kalaupun terjadi, itu adalah sebuah kecelakaan.

Jadi, jika kalian dapat nasi berkatan, tapi nggak cocok sama lauknya, tenang aja, tinggal olah nasinya jadi nasi goreng: dijamin pasti enak. Ya, asal yang masak juga tepat, sih. Lagian, kan, mubazir dan nggak sopan kalau masakan yang diberi orang lain malah nggak kita makan.

BACA JUGA Nasi Goreng Paling Enak Tercipta dari Olahan Nasi Sisa Semalam dan tulisan Sigit Candra Lesmana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2021 oleh

Tags: nasi berkatannasi goreng
Sigit Candra Lesmana

Sigit Candra Lesmana

Lulusan S-1 yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

5 Menu Solaria Paling Enak dan Wajib Dicoba Terminal Mojok

5 Menu Solaria Paling Enak dan Wajib Dicoba

21 Desember 2022
5 Perbedaan Nasi Goreng Magelang dan Nasi Goreng Jombang yang Bikin Kaget

5 Perbedaan Nasi Goreng Magelang dan Nasi Goreng Jombang yang Bikin Kaget

27 Juli 2023
6 Ragam Olahan Nasi Sisa yang Bisa Dicoba

6 Ragam Olahan Nasi Sisa yang Bisa Dicoba

25 Februari 2022
nasi goreng tanpa kecap dendeng lemak tiarbah masak darurat cabang mojok.co

Meningkatnya Pamor Nasi Goreng Tanpa Kecap di Tangan Selebtwit

23 Juni 2020
Nasi Goreng kok Lemes? Culture Shock yang Saya Rasakan di Magelang

Nasi Goreng kok Lemes? Culture Shock yang Saya Rasakan di Magelang

26 Agustus 2023
Nontonin Penjual Nasi Goreng Lebih Nikmat ketimbang Makannya (Unsplash.com)

Kenapa ya Nontonin Penjual Nasi Goreng Lagi Masak Lebih Nikmat ketimbang Makan Nasgornya

12 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nestapa Perantau di Kota Malang, Tiap Hari Cemas karena Banjir yang Kian Ganas Mojok.co

Nestapa Perantau di Kota Malang, Tiap Hari Cemas karena Banjir yang Kian Ganas

13 Desember 2025
Kasta Tumbler dari yang Wajib Dibeli sampai yang Harus Dihindari, Harga Mahal Belum Tentu Terjamin Kualitasnya

Kasta Tumbler dari yang Wajib Dibeli sampai yang Harus Dihindari, Harga Mahal Belum Tentu Terjamin Kualitasnya

8 Desember 2025
Trotoar Sepanjang Jalan Cikini Raya Harusnya Jadi Standar Seluruh Trotoar di Jakarta agar Berpihak kepada Pejalan Kaki

Trotoar Sepanjang Jalan Cikini Raya Harusnya Jadi Standar Seluruh Trotoar di Jakarta agar Berpihak kepada Pejalan Kaki

9 Desember 2025
5 Hal yang Mungkin Terjadi Setelah Netflix Resmi Mengakuisisi Warner Bros

5 Hal yang Mungkin Terjadi Setelah Netflix Resmi Mengakuisisi Warner Bros

8 Desember 2025
Kalio Disangka Rendang Adalah “Dosa” Terbesar Orang Jawa di Rumah Makan Padang Mojok.co

Kalio Disangka Rendang Adalah “Dosa” Terbesar Orang Jawa di Rumah Makan Padang

8 Desember 2025
Lidah Jawa Saya Kaget dan Menyerah Ketika Mencoba Dendeng Rusa dari Merauke

Lidah Jawa Saya Kaget dan Menyerah Ketika Mencoba Dendeng Rusa dari Merauke

10 Desember 2025

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=HZ0GdSP_c1s

DARI MOJOK

  • Elang Jawa Terbang Bebas di Gunung Gede Pangrango, Tapi Masih Berada dalam Ancaman
  • Raja Dirgantara “Mengudara”, Dilepasliarkan di Gunung Gede Pangrango dan Dipantau GPS
  • Bola GPS Jadi Teknologi Mitigasi Sumbatan Air Penyebab Banjir di Simpang Lima Semarang
  • Putus Asa usai Ditolak Kerja Ratusan Kali, Sampai Dihina Saudara karena Hanya Jadi Sarjana Nganggur
  • Dalil Al-Qur’an-Hadis agar Tak Merusak Alam buat Gus Ulil, Menjaga Alam bukan Wahabi Lingkungan tapi Perintah Allah dan Rasulullah
  • Alumnus ITB Rela Tinggalkan Gaji Puluhan Juta di Jakarta demi Buka Lapangan Kerja dan Gaungkan Isu Lingkungan


Summer Sale Banner
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.