Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

33 Istilah Khusus pada Kemasan Makanan biar Paham Apa yang Kalian Makan

Adi Sutakwa oleh Adi Sutakwa
4 Juli 2022
A A
33 Istilah Khusus pada Kemasan Makanan biar Paham Apa yang Kalian Makan Terminal Mojok

33 Istilah Khusus pada Kemasan Makanan biar Paham Apa yang Kalian Makan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah memperhatikan kemasan makanan tiap kali membelinya? Pernah nggak bertanya-tanya mengenai beberapa istilah khusus yang muncul pada produk makanan kemasan yang biasa kita beli? Apa arti istilah-istilah tersebut, dan kenapa istilah tersebut bisa muncul pada kemasan makanan yang kita beli?

Beberapa istilah khusus yang biasa kita jumpai pada kemasan makanan ternyata memiliki manfaat untuk memberikan informasi pada calon konsumen mengenai kandungan atau komposisi dari suatu produk makanan. Biar kalian bisa mengetahui dengan jelas apa saja yang kalian makan, nih, saya kasih tahu 33 istilah khusus yang biasa muncul dalam kemasan makanan.

#1 Alergen

Senyawa yang menimbulkan alergi, misalnya gluten dari tepung terigu, protein kacang-kacangan, telur, susu, dan berbagai macam bahan berbasis seafood.

#2 Antioksidan

Senyawa untuk mencegah oksidasi minyak dan lemak pada produk olahan lemak dan minyak, misalnya mentega dan margarin. Oksidasi dapat menyebabkan produk menjadi tengik dan menimbulkan bau tak sedap lainnya. Contoh antioksidan umumnya berupa TBHQ (tertiary butylhydroquinone), BHT (butylated hydroxytoluene), BHA (butylated hydroxyanisole), dan tokoferol.

#3 Antikempal

Senyawa yang ditambahkan dengan tujuan mencegah penggumpalan pada produk bubuk. Misalnya pada bumbu bubuk, contoh senyawa antikempalnya adalah kalsium silikat, magnesium silikat, dan silikon dioksida.

#4 Bubuk Krim (krimer, krimer nabati)

Krim dalam bentuk bubuk biasanya diperoleh dari sumber hewani (krim susu) atau dari sumber nabati (non-dairy creamer) yang dapat berasal dari sirup jagung, minyak nabati, dan lesitin.

#5 Ekstrak

Ekstraksi adalah proses pemisahan suatu zat tertentu dari bahan utamanya. Nah, zat baru yang terpisah tersebut disebut sebagai ekstrak. Ekstrak biasanya berbentuk kental dengan warna gelap sesuai dengan warna bahan aslinya. Ekstrak bahan tertentu dalam produk pangan biasanya ditambahkan dalam jumlah yang sangat sedikit (0,01-0,1%).

#6 Fermentasi

Fermentasi adalah proses penguraian atau pemecahan senyawa kompleks pada bahan pangan oleh bakteri atau mikroba tertentu. Misalnya, susu yang difermentasi menjadi yogurt umumnya dilakukan oleh bakteri asam laktat (BAL). Bakteri tersebut memecah gula laktosa dalam susu menjadi asam laktat.

Baca Juga:

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

#7 Fortifikasi

Fortifikasi adalah pengayaan zat gizi pada produk pangan industri. Contoh paling mudahnya adalah garam yang diperkaya yodium. Contoh lainnya misalnya beragam vitamin yang sering kali ditambahkan pada produk lemak dan minyak seperti minyak goreng dan minyak sawit.

#8 Gluten

Protein pada gandum dan produk turunan tepung gandum lainnya, biasanya terdiri dari protein yang disebut sebagai prolamin dan glutelin.

#9 Gula kastor

Gula bubuk atau gula kristal dalam bentuk yang sangat halus.

#10 Hidrolisat Protein

Bubuk protein yang dibuat dari peptida dan asam amino hasil hidrolisis protein nabati. Hidrolisis adalah proses penguraian atau pemecahan senyawa tertentu menggunakan air dengan bantuan panas atau perlakuan lain tertentu.

#11 Laktosa

Senyawa gula dalam susu hewan dan manusia.

#12 Lesitin

Senyawa lipida (fosfolipid) yang didapatkan dari sumber nabati, misalnya lesitin kedelai. Lesitin sering kali dijadikan pengemulsi pada produk yang dalam proses pembuatannya mencampurkan minyak dan air. Emulsi dapat menyatukan air dan minyak dalam produk.

#13 Maltodekstrin

Bubuk putih yang diproduksi dengan cara hidrolisis pati tumbuhan dan berfungsi sebagai pengental, pengawet, serta pemanis pada produk pangan.

#14 Mentega

Lemak hewani yang dipadatkan, biasanya terbuat dari lemak susu.

#15 Minyak Nabati

Minyak nabati sering kali disebut juga minyak sayur, contohnya minyak jagung, minyak wijen, minyak kedelai, minyak zaitun, minyak kelapa sawit, dan beragam minyak dari bahan tumbuhan lain.

#16 Mustard

Kondimen yang terbuat dari biji tanaman mustard. Kondimen adalah bahan perasa makanan siap makan seperti saus, kecap, dan mayonaise. Mustard memiliki tekstur seperti mayonaise karena dibuat dengan cara menggiling biji mustard dan dicampurkan dengan air dan beragam rempah lain.

#17 Pektin

Zat polisakarida karbohidrat yang biasanya digunakan sebagai pengental pada produk selai. Salah satu sumber pektin adalah kulit buah jeruk.

#18 Premiks

Campuran berbagai bahan dengan nilai gizi khusus, misalnya premiks mineral dan premiks vitamin.

#19 Pengatur keasaman

Bahan yang dapat memberikan rasa asam pada produk, misalnya asam laktat dan asam sitrat.

#20 Pengawet

Bahan yang dapat menjaga kualitas produk sesuai dengan mutu yang diharapkan, contohnya natrium benzoat dan natrium metabisulfit.

#21 Pengembang makanan

Pengembang dalam produk makanan dapat berupa baking soda, ragi, maupun emulsifier.

#22 Pengemulsi

Senyawa pengemulsi atau emulsifier memiliki fungsi utama untuk mencampurkan bahan-bahan yang mengandung lemak atau minyak dengan air dan bahan lainnya, misalnya lesitin kedelai dan kuning telur sebagai emulfier alami.

#23 Penguat rasa

Bahan penguat rasa dapat meningkatkan rasa alami atau rasa utama pada produk makanan. Contoh penguat rasa adalah mononatrium glutamat atau monosodium glutamat (MSG), dinatrium inosinat, dinatrium guanilat. Penguat rasa sebenarnya diproduksi juga dari bahan alami, misalnya daging.

#24 Perisa sintetik

Bahan sintetis yang memiliki rasa dan aroma menyerupai bahan aslinya. Misalnya rasa vanila secara asalnya didapatkan dari senyawa vanilin dari tanaman vanila asli Mexico. Sementara vanila sintetis dibuat dari senyawa eugenol yang berasal dari minyak cengkeh. Jadi, ya… sebenarnya alami juga asalnya.

#25 Pewarna makanan

Pewarna terbagi menjadi dua jenis. Pertama, pewarna alami yang umumnya berupa ekstrak dari anato, beta karoten, dan kurkumin. Kedua, pewarna sintetik yang biasanya berupa tartrazin, kuning FCF, merah allura, biru berlian FCF. FCF adalah kode khusus yang berarti “for food coloring”.

#26 Ragi

Ragi atau yeast umumnya digunakan sebagai pengembang roti dan beragam produk pangan lainnya. Ragi berasal dari ekstrak malt, kentang, bahan lain yang mengandung banyak senyawa gula yang dapat difermentasi.

#27 Sekuestran

Senyawa yang dapat mengikat logam tembaga atau besi sehingga tidak menimbulkan reaksi oksidasi atau ketengikan pada produk lemak dan minyak. Salah satu contoh sekuastran adalah EDTA atau ethylenediaminetetraacetic acid.

#28 Sirup fruktosa

Gula sederhana yang didapatkan dari buah dan jagung, biasanya disebut juga dengan istilah sirup jagung atau high fructise corn syrup.

#29 Sukrosa

Gula pasir atau gula tebu. Sukrosa merupakan gula sederhana yang sering kali hanya disebut sebagai gula dalam komposisi yang tertera pada kemasan produk pangan.

#30 Susu full cream

Susu dengan kandungan lemak yang dipertahankan dan tidak dihilangkan sama sekali.

#31 Susu skim

Susu dengan kandungan lemak yang diturunkan bahkan hingga hanya tersisa 1% lemak di dalamnya, sehingga sering kali juga disebut dengan istilah susu tanpa lemak.

#32 TVP

Texturized vegetables protein atau TVP adalah protein nabati yang umumnya berasal dari lemak dan telah mengalami proses penghilangan lemak. TVP biasanya berwujud bubuk dan terkadang juga disebut dengan istilah TSP (textured soy protein).

#33 Whey

Protein terlarut yang umumnya terdapat dalam proses pembuatan keju. Keju dibuat dengan prinsip yang tidak jauh beda dengan tahu, yaitu memadatkan protein pada susu. Protein yang padat tersebut kemudian disebut sebagai keju, sementara cairan keruh yang tidak dapat memadat disebut sebagai whey.

Gimana? Sekarang sudah paham apa yang kalian makan selama ini? Mayoritas bahan yang digunakan dalam makanan kemasan sebenarnya juga berasal dari bahan alami. Tapi, prinsipnya tetap sama, kalau makan makanan kemasan jangan terlalu berlebihan. Apa pun yang berlebihan pasti bikin kita penyakitan.

Penulis: Adi Sutakwa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rahasia di Balik Kata ‘Rasa’ dalam Makanan dan Minuman Kemasan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2022 oleh

Tags: bahan pangananistilahkamus terminalkemasan makanan
Adi Sutakwa

Adi Sutakwa

Kelas pekerja dari Pemalang yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai perantau di Solo, Jogja, Jakarta, dan Serang. Kritis pada isu pangan, industri, pendidikan, politik, sepakbola, seni, hingga animanga.

ArtikelTerkait

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit Mojok.co

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

14 Februari 2026
20 Istilah Penting untuk Kalian yang Ingin Kuliah di Luar Negeri Mojok.co

20 Istilah Penting untuk Kalian yang Ingin Kuliah di Luar Negeri

12 November 2023
Nama Perasaan yang Jarang Diketahui tapi Sering Kita Rasakan

15 Nama Perasaan yang Jarang Diketahui tapi Sering Kita Rasakan

7 Agustus 2023
Kemasan Bukan Segalanya, tapi Kemasan Roti Aoka Tercipta Memang untuk Dihina

Kemasan Bukan Segalanya, tapi Kemasan Roti Aoka Tercipta Memang untuk Dihina

11 Juli 2024
Istilah Duduk dalam Bahasa Jawa yang Sering Bikin Bingung, Mulai dari Lungguh sampai Ongkang-ongkang

Istilah Duduk dalam Bahasa Jawa yang Sering Bikin Bingung, Mulai dari Lungguh sampai Ongkang-ongkang

3 Maret 2024
30 Istilah dalam Dunia Riset yang Wajib Diketahui oleh Mahasiswa Tingkat Akhir

30 Istilah dalam Dunia Riset yang Wajib Diketahui oleh Mahasiswa Tingkat Akhir

19 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.