Membicarakan ramen di Jogja tidak lengkap rasanya kalau tidak membahas ramen Golden Geisha. Tempat makan ramen satu ini begitu populer, terutama di kalangan mereka pencinta ramen halal. Selain rasanya yang enak, pilihan menu di sana begitu beragam. Ada Naked Ramen, Toriniku Ramen, Yakiniku Tamen, Wagyu Ramen, Saikoro Ramen, hingga Special Ramen.
Di tengah popularitas rasa dan menunya, ada semacam aturan tidak tertulis yang perlu diperhatikan pengunjung yang ingin mencicipi ramen Golden Geisha Jogja. Aturan ini sebaiknya diperhatikan agar para pengunjung tidak kecewa.
#1 Perhatikan jam buka ramen Golden Geisha Jogja
Tidak seperti kebanyakan tempat makan, Golden Geisha Jogja punya dua sesi operasional. Sesi pertama, jam makan siang pukul 11.00 sampai 15.00. Sesi kedua, makan malam pukul 17.00 sampai 21.00.
Jam operasional tiap sesi memang panjang, tapi kenyataannya slot-slot itu cepat sekali penuh. Itu mengapa, pengunjung yang ingin pasti dapat slot perlu reservasi setengah jam sebelum buka.
Artinya, kalau kamu ingin makan siang, datanglah sekitar pukul 10.30. Kalau ingin makan malam, kamu sudah harus berdiri manis di depan restoran sekitar pukul 16.30. Datang tepat jam buka dengan harapan bisa langsung duduk adalah bentuk optimisme yang terlalu percaya diri. Golden Geisha hampir selalu ramai.
#2 Kenali ukuran perutmu sebelum memesan
Ramen Golden Geisha Jogja tidak memaksa semua orang untuk makan dalam porsi yang sama. Mereka menyediakan dua pilihan ukuran ramen yaitu regular dan kawaii. Regular size adalah ukuran standar dengan harga di kisaran Rp50 ribuan. Porsinya cukup untuk membuatmu merasa hidup kembali setelah hari yang melelahkan. Sementara itu, ada ukuran kawaii yang juga disebut kids size atau ukuran diet dengan harga di rentang Rp30 ribuan.
Ukuran kawaii cocok untuk untuk kalian yang mudah kenyang. Kalian yang baru pertama kali mencicipi Golden Geisha dan khawatir tidak cocok di lidah juga bisa memilih porsi ini.
Akan tetapi, kalau kalian datang dalam kondisi lapar emosional dan lapar perut, langsung saja pesan ukuran regular. Dijamin perut kalian akan lebih puas setelah menyantapnya.
#3 Lupakan pesan online
Golden Geisha Jogja tidak melayani pembelian online. Kalau tidak percaya, coba saja cek di aplikasi pesan makanan online, tidak akan kalian temukan merchant Golden Geisha.
Satu-satunya cara menikmati ramen di sini adalah dengan duduk, menunggu, dan menyantapnya langsung di tempat. Kuah panas, mie yang masih punya tekstur, dan aroma yang baru keluar dari dapur adalah pengalaman yang tidak bisa dikemas dalam plastik. Mungkin ini yang membuat Golden Geisha spesial juga ya.
Tiga peraturan tidak tertulis di atas sebenarnya sederhana, tapi sering diabaikan. Akhirnya, tidak sedikit orang datang tanpa tahu jam buka, salah pesan ukuran, lalu kecewa karena tidak bisa dipesan online. Padahal, kalau sejak awal sudah menyesuaikan ekspektasi, makan ramen di Golden Geisha Jogja justru terasa menyenangkan.
Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA 5 Rekomendasi Tempat Makan Mi Enak di Jogja, dari Bakmi Jawa sampai Ramen Jepang.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















