Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
8 Februari 2022
A A
3 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba

3 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Solo tak kalah dengan Jogja, baik dari keramahan dan pesonanya. Kota di mana Pak Jokowi memulai karier politiknya ini punya banyak hal untuk dibanggakan, dan tinggal di kota ini terasa menyenangkan.

Tapi, tak lengkap rasanya membahas suatu kota tanpa menyebut kuliner khasnya. Dan kuliner khas Solo wajib untuk dibahas. Selain enak, kuliner khas Solo lumayan jarang ditemui di kota lain. Dengan kata lain, otentik.

Bagi kalian yang sedang main atau kepikiran untuk main ke Solo, saya beri tiga rekomendasi kuliner khas Solo yang wajib dicoba.

#1 Timlo

Mendengar kata timlo, kalian pasti mengasosiasikannya dengan Teamlo, grup musik lawak, ketimbang kuliner. Tapi, bukan berarti timlo ini b aja, justru kalian harus mencoba makanan ini.

Makanan ini sekilas mirip dengan soto bening yang memiliki toping tambahan berupa sosis solo dan wortel. Secara rinci, komposisi makanan ini adalah potongan sosis solo, ampela ati, telur, kaldu ayam, dan kuah tawar yang terasa gurih. Di beberapa tempat ada juga yang menambahkan dengan wortel dan bihun.

Sosis solo merupakan komposisi penting dalam makanan ini. Sekadar informasi, sosis solo ini seperti martabak telur yang digoreng dengan bagian dalam berupa campuran ayam yang kemudian dipotong-potong dan disajikan dengan hangat.

Ada banyak timlo enak di Solo, mulai dari Pak Sur, Timlo Sastro, dan sebagainya. Tentu saja dalam tulisan ini tidak bisa saya ulas perbedaan antara berbagai sekte tersebut. Meski demikian, tak ada salahnya untuk mencoba kuliner khas Solo ini.

#2 Selat

Setelah rekomendasi kuliner berat (baca: menggunakan nasi), sekarang yang agak ringan dan cocok disantap ketika siang hari bersama pasangan. Eh kalau sama pasangan apa saja cocok ding.

Baca Juga:

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Kuliner satu ini merupakan kombinasi antara sayur dan daging. Komposisinya terdiri dari daun selada, tomat timun, wortel, buncis, acar, kentang yang digoreng, telur, dan galantin (perpaduan daging sapi dan ayam dengan rempah).

Semua komposisi tersebut disiram dengan kuah saus segar yang punya rasa manis, asam, dan gurih. Perpaduan yang menyenangkan untuk dinikmati.

Sama seperti timlo, untuk selat enak di Solo juga ada beberapa tempat yang sering ramai. Misalnya selat Mbak Lies yang dekorasinya cukup ciamik, atau selat Mbak Ru yang tempatnya terkesan otentik. Atau ada juga Viens yang agak modern dengan menu lebih lengkap. Lantas mana yang paling enak? Tentu kembali ke selera masing-masing.

#3 Serabi Solo

Jika Jogja memiliki bakpia, Solo punya Serabi. Oleh-oleh satu ini sudah cukup melegenda dan dikenal hampir pecinta makanan ringan. Rasa dari serabi Solo cukup nikmat karena memiliki rasa manis yang pas, tekstur yang lembut, dan gurih dari santannya cukup kentara.

Salah satu serabi yang memiliki nilai historis adalah Serabi Notosuman. Bagi yang belum tahu, Notosuman sendiri merupakan nama daerah.

Klan dari serabi Notosuman yang legendaris ini masih bertahan lho sampai sekarang. Mereka ada dua brand, yakni Serabi Notosuman Ny. Lidia yang warnanya hijau dan Serabi Notosuman Ny. Handayani yang berwarna oranye.

Sebagai kuliner dengan embel-embel “khas” sebuah kota, tentu ada beragam brand lain yang menjadi pesaingnya. Beberapa di antaranya adalah Serabi Notoroso, Serabi Noto Tuman, dan Serabi Noto Dewe.

Konon ngemil serabi bisa membuat orang jadi bahagia. Apalagi ngemil serabinya setelah ditransfer dua miliar.

Itulah tiga rekomendasi kuliner khas Solo yang wajib dicoba. Tertarik yang mana, Lur?

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2022 oleh

Tags: kuliner khassolo
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Kosan Gerbang Belakang UNS: Surga Fasilitas dan Konsumsi (Jeffrey Beall via Wikimedia Commons) bakso UPT

Bakso UPT: Kuliner Legendaris Favorit Mahasiswa UNS

22 Desember 2022
Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

26 Januari 2026
Sisi Gelap Jalan Kabut UNS, Jalan yang Bikin Maba UNS Merinding dan Kena Plot Twist

Sisi Gelap Jalan Kabut, Jalan yang Bikin Maba UNS Merinding dan Kena Plot Twist

29 Agustus 2024
Membedakan Olahan Kambing Khas Jogja dan Solo

Panduan Sederhana Membedakan Olahan Kambing Khas Jogja dan Solo

22 Mei 2023
6 Istilah yang Biasa Dipakai dalam Percakapan Orang Solo, Pahami biar Nggak Salah Kaprah

6 Istilah yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Orang Solo, Pahami biar Nggak Salah Kaprah

20 November 2024
3 Sate Kambing Enak di Solo Menurut Warlok, Dijamin Menggoyang Lidah

3 Sate Kambing Enak di Solo Menurut Warlok, Dijamin Menggoyang Lidah

11 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.