Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

3 Jenis Investasi Terbaik buat Mahasiswa Kuliahan Modal Recehan

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
16 Agustus 2024
A A
3 Jenis Investasi Terbaik buat Mahasiswa Kuliahan Modal Recehan

3 Jenis Investasi Terbaik buat Mahasiswa Kuliahan Modal Recehan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski duit kiriman orang tua pas-pasan, mahasiswa sekarang tetap bisa investasi modal recehan, kok. Nggak perlu pakai tuyul buat melipatgandakan uang kalian, Gaes.

Dibandingkan utang, image menabung tampak lebih baik. Menabung sering diasosiasikan dengan kemampuan kita dalam me-manage uang dengan baik. Semakin banyak tabungan artinya kita semakin berhasil menekan keinginan konsumtif. Sebaliknya, berutang sering dipandang sebelah mata karena kerap dikaitkan dengan kebangkrutan, boros, atau irasional.

Tapi di antara pro dan kontra, hadir investasi. Investasi dulu dianggap buruk karena maraknya berita investasi bodong. Tapi di kalangan anak muda belakangan ini, investasi justru digadang-gadang sebagai salah satu cara untuk bisa survive mengarungi bahtera perekonomian Indonesia yang makin sulit ditebak.

Banyak yang bilang, berinvestasi dapat menyelamatkan masa depan kita. Ada juga yang bilang, jauh lebih rugi meletakkan uang di tabungan dibandingkan menginvestasikannya.

Prinsip ini ada benarnya juga. Mengingat inflasi yang bikin harga barang meningkat tiap tahun, sebaiknya uang itu nggak dianggurin, bukan juga dihambur-hamburin. Semisal kamu nggak punya tuyul untuk bekerja nambah uang untukmu, mending pekerjakan uangmu biar dia beranak pinak. Tapi caranya bukan dengan datang ke dukun buat menggandakan uang, yaaa.

Investasi yang paling cocok untuk mahasiswa

Akan tetapi saya pun paham betul, banyak orang yang mikir berulang kali sebelum investasi, terutama mahasiswa. Nabung duit kiriman orang tua saja ngos-ngosan, apalagi investasi.

Dulu saya juga berpikiran seperti itu. Saya kira investasi itu modalnya harus gede. Tapi nyatanya, sekarang berinvestasi modal recehan pun bisa.

Dengan anggapan bahwa mahasiswa yang baca artikel ini masih pemula, belum punya penghasilan tetap, dan fokus utamanya adalah kuliah, berikut ini tiga jenis investasi terbaik untuk mahasiswa.

Baca Juga:

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

#1 Reksadana Pasar Uang cocok buat mahasiswa khususnya yang masih pemula

Reksadana itu ada banyak jenisnya, di antaranya reksadana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran. Reksadana pasar uanglah yang paling recommended untuk mahasiswa, khususnya yang masih pemula.

Untuk pemula, saya lebih menyarankan untuk mengambil investasi berisiko rendah (low-risk). Investasi low-risk menjaga nilai pokok investasi awal, yang artinya duit awalmu nggak akan hilang. Misalnya kamu berinvestasi Rp1 juta. Serugi-ruginya, uang Rp1 jutamu itu akan tetap kembali menjadi milikmu.

Reksadana pasar uang nggak memerlukan modal besar. Bahkan dengan modal Rp10 ribu saja kamu sudah bisa berinvestasi. Reksadana pasar uang pun cocok dijadikan sebagai tabungan maupun dana darurat karena bisa ditarik sewaktu-waktu. Mungkin hanya butuh waktu kerja sampai 2 hari untuk mencairkannya. Investasi reksadana pasar uang bisa dilakukan lewat berbagai aplikasi investasi dan e-commerce.

Dan kalau kamu termasuk mahasiswa yang sibuk, kamu masih tetap bisa investasi reksadana pasar uang. Sudah ada manajer investasi yang tugasnya mengelola portofolio. Tinggal kamu biarkan saja uangmu itu. Kamu bisa leluasa kuliah, nugas, dan berorganisasi tanpa harus tiap menit ngecek grafik.

#2 Menabung di bank digital dianggap Gen Z salah satu investasi

Walaupun mungkin belum pantas disebut investasi sesuai definisinya, tapi cara ini lagi happening banget di kalangan Gen Z. Menabung di bank digital kini dianggap jauh lebih menguntungkan dibandingkan menyimpan uang di bank konvensional.

Uang yang kita simpan di rekening bank digital bisa berkembang biak. Ini karena menabung di bank digital bebas biaya administrasi. Bank digital juga memberlakukan gratis transfer dan tarik tunai. Beberapa bank digital juga menawarkan bunga tabungan yang lebih besar dibandingkan bank konvensional. Belum lagi bank digital suka ngasih promo cashback saat buka rekening, diskon belanja, hingga kode referal.

Jadi begitulah alasan Gen Z menganggap menabung di bank digital sebagai salah satu investasi. Bahkan sepertinya menabung di bank digital sudah dipercaya lebih profitable dibandingkan deposito berjangka. Ini karena deposito berjangka perlu modal minimal Rp5 juta dan nggak bisa ditarik selama jangka waktu tertentu.

#3 Beli emas digital sekaarang bisa melalui aplikasi e-wallet atau platform khusus

Investasi emas zaman sekarang sudah nggak perlu lagi beli emas fisik, disimpan selama bertahun-tahun, lalu dijual lagi saat harga emas sedang meroket. Menabung emas kini lebih mahasiswa-friendly karena simple, mudah, dan murah.

Dengan modal recehan, kita sudah bisa membeli emas digital melalui aplikasi e-wallet atau platform khusus investasi emas digital. Cara kerjanya adalah berapapun nominal emas yang kita beli, ia akan dicatat sebagai saldo emas di akun milik kita. Kita memang nggak pegang emasnya secara fisik. Tapi kita tetap punya hak milik atas emas yang disimpan oleh penyedia layanan investasi emas.

Kita bisa secara fleksibel membeli dan menjual emas digital. Bahkan di beberapa platform, kita juga bisa mengubah saldo digital emas menjadi emas fisik.

Akan tetapi, investasi emas ini termasuk instrumen dengan profil risiko moderat. Kalau kamu sudah cukup paham soal investasi dan siap dengan fluktuasi harga, kamu bisa pilih untuk berinvestasi emas digital.

Tiga jenis investasi di atas adalah yang paling cocok untuk mahasiswa. Jika kamu sudah punya pendapatan sendiri, pengin dapat penghasilan lebih banyak, siap dengan risiko yang lebih tinggi, dan tentunya siap ribet, kamu bisa coba instrumen dengan profil risiko moderat atau agresif. Contohnya reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, saham, bahkan cryptocurrency.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Investasi Boleh, tapi Lunasi Dulu Utangmu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2024 oleh

Tags: bank digitalgen zInvestasiinvestasi emasMahasiswareksadana
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

cerita ospek pengalaman mahasiswa baru angkatan corona beruang pemalas mojok.co

Yang Sedih dan Gembira dari Mahasiswa Baru Angkatan Corona

3 September 2020
Cara Chat Dosen Pembimbing supaya Cepat Lulus. Mahasiswa Akhir Wajib Baca Ini! Mojok.co

Cara Chat Dosen Pembimbing supaya Cepat Lulus. Mahasiswa Akhir Wajib Baca Ini!

5 Desember 2023
4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak

7 Desember 2021
4 Keunikan UIN SAIZU Purwokerto yang Nggak Ada di Kampus Lain purwasera uin saizu

4 Keunikan UIN SAIZU Purwokerto yang Nggak Ada di Kampus Lain

11 September 2023
4 Hal Sepele yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa Unpad Mojok.co

4 Hal Sepele yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa Unpad

11 Juni 2024
Dosen Toxic Kebelet Jadi Guru Besar: Tugas Artikel Ilmiah Wajib Terbit dan Ancam Mahasiswa dengan Nilai

Dosen Toxic Kebelet Jadi Guru Besar: Tugas Artikel Ilmiah Wajib Terbit dan Ancam Mahasiswa dengan Nilai

20 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.