Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

3 Jalan di Sleman yang Makin Berbahaya ketika Musim Hujan

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
1 November 2024
A A
3 Jalan di Sleman yang Makin Berbahaya ketika Musim Hujan (Unsplash)

3 Jalan di Sleman yang Makin Berbahaya ketika Musim Hujan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sleman sudah mulai merasakan hujan. Belum merata dan intensif, tapi turunnya hujan mampu mengusir rasa gerah yang selama kini terasa. Namun, meski membawa ke-syahdu-an dan kesejukan, hujan membuat beberapa daerah di Sleman menjadi makin dan sangat berbahaya.

#1 Sendangmulyo, Jalan Godean ke arah barat

Beberapa kilometer Jalan Godean sudah mendapatkan aspal baru. Halus dan terasa makin lebar, banyak masyarakat Sleman yang merasa lega. Pasalnya, Jalan Godean, khususnya setelah Demak Ijo sampai Jembatan Sungai Progo, seperti anak tiri, dilupakan oleh penguasa, yang tidak mendapat perbaikan.

Sayangnya, perbaikan sementara berhenti. Atau memang hanya segitu saja? Cuma 1,5 kilometer saja? Saya rasa dan harap perbaikan akan jalan lagi sampai perbatasan Sleman dan Kulon Progo.

Pasalnya, jalanan menjelang dan setelah Gereja Klepu (Sendangmulyo), masih rusak. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi pengendara di kala musim hujan. Ayolah, penguasa, masak cuma 1,5 kilometer saja yang dapat aspal baru? Niat memperbaiki nggak, sih?

#2 Jalan Magelang yang masih gelap

Banyak orang harus memacu kendaraannya, khususnya motor, lantaran jalanan lurus dan “nyaman” mendominasi Jalan Magelang, Sleman. Selain itu, jalan ini penuh dengan kendaraan berat, baik bus maupun truk yang hendak keluar dan masuk dari arah utara Jogja.

Situasi jadi makin mencekam di malam hari. Jalan Magelang jadi terasa senyap dan gelap karena minim penerangan.

Malam hingga dini hari, Jalan Magelang Sleman juga menjadi ancaman karena sempat marak klitih di sini. 

Selain klitih, karena jalanan yang gelap, maka tingkat kecelakaan juga tinggi. Bayangin aja. Sudah gelap, hujan pula. Kasihan rakyat Sleman.

Baca Juga:

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

Seharusnya ini jadi perhatian penguasa Sleman. Mengingat pusat pemerintahan Kabupaten ada di Jalan Magelang juga. Oiya, mungkin si penguasa tidak pernah merasakan ancaman berkendara di malam hari layaknya rakyat kecil, ding.

#3 Jalan Kabupaten yang rawan dan sebaiknya dihindari warga Sleman

Jalan Kabupaten itu sebaiknya dihindari saja. Sudah sempit, aspal rusak, kalau malam biasanya gelap. Sudah begitu sempat rawan klitih pula.

Aspal rusak, minim penerangan, dan gelap pula. Adalah 3 kombinasi mematikan bagi siapa saja. Masalahnya, Jalan Kabupaten sudah menjadi jalan pintas dari Jalan Godean menuju Ringroad di daerah Kronggahan. Kalau memutar, semakin jauh dan berbahaya karena ringroad juga gelap, apalagi waktu hujan.

Itulah 3 ruas jalan di Sleman yang jadi sangat berbahaya di kala hujan. Rakyat sudah lama berteriak untuk perbaikan jalan dan menambah penerangan. Namun, kuping penguasa nampaknya tersumbat. Mau apa kalau begitu?

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Pengalaman Kelam di Jalan Magelang, Salah Satu Jalan Favorit Pelaku Kejahatan Jalanan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2024 oleh

Tags: Bupati Slemanjalan godeanJalan Kabupatenjalan magelangKabupaten SlemanSleman
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Penderitaan yang Saya Rasakan Setiap Hari Melaju di Jalan Tempel-Turi Sleman

Penderitaan yang Saya Rasakan Setiap Hari Melaju di Jalan Tempel-Turi Sleman

5 Mei 2025
Di Sleman, Mahasiswa Bisa Hidup dengan Uang 30 Ribu (Unsplash)

Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu

23 Juni 2024
Makan Gorengan Kustini Sambil Nyeplus Lombok Rawit dinasti politik MOJOK.CO

Makan Gorengan Kustini Sambil Nyeplus Lombok Rawit

22 Juli 2020
Lupakan Kaesang Pangarep, Otong Koil Sosok Paling Ideal Memimpin Sleman! (Unsplash)

Lupakan Kaesang Pangarep, Otong Koil Sosok Paling Ideal Memimpin Sleman!

9 Juni 2023
Ketika Warga Sleman Dihantui Jalan Rusak dan Trotoar Berbahaya (Unsplash)

Boleh Saja Menata Ulang Pedestrian, tapi Pemerintah Sleman Jangan Lupakan Jalan Rusak dan Trotoar Tidak Layak yang Membahayakan Warganya

3 Desember 2025
Penutupan Plengkung Gading Adalah Kecemasan Terbesar Saya Sebagai Penglaju Bantul-Sleman Mojok.co

Penutupan Plengkung Gading Adalah Kecemasan Terbesar Saya sebagai Penglaju Bantul-Sleman

23 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

31 Mei 2026
Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan Terminal

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

31 Mei 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Soto, Kuliner Solo Bukan Makanan, tapi Jimat Bertahan Hidup (unsplash)

Soto, Warisan Budaya di Khazanah Kuliner Solo yang Tidak Lagi Dianggap Makanan, tapi Cara Bertahan Hidup

31 Mei 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.