Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Hama Perusak Tanaman yang Bisa Jadi Ladang Cuan di Gunungkidul

Umi Hartati oleh Umi Hartati
15 Desember 2024
A A
Kawasan Bukit Patuk Gunungkidul: Jalur yang Memanjakan Mata sekaligus Sumber Derita Para Pengendara imogiri alun-alun gunungkidul

Kawasan Bukit Patuk Gunungkidul: Jalur yang Memanjakan Mata sekaligus Sumber Derita Para Pengendara (Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau

Hidup di Gunungkidul itu gampang-gampang susah. Apalagi sudah bukan rahasia kalau daerah ini mempunyai upah minimum yang memang minim. Namun, sebagai warga Gunungkidul, susah dan senang itu tergantung sudut pandang yang menjalani. Justru kalau pintar memanfaatkan peluang, hal remeh yang ada di Gunungkidul bisa menghasilkan cuan.

Sebagian besar wilayah Gunungkidul yang merupakan perbukitan dan pegunungan kapur, sangat cocok ditanami dengan pohon jati. Sebagian warganya yang bermata pencaharian sebagai petani juga akan menanam tumbuhan sesuai dengan musimnya, misalnya saat musim penghujan mereka akan menanam padi dan palawija.

ADVERTISEMENT

Pohon jati dan tumbuhan tersebut tentunya tidak tumbuh dengan mulus. Ada binatang perusak tumbuhan atau yang biasa disebut hama. Bagi masyarakat Gunungkidul, kehadiran para hama ini ternyata tidak mereka ambil pusing. Justru hama ini mereka manfaatkan menjadi cuan tambahan. Kenapa bisa seperti itu? Yups, hama-hama ini bagi sebagian warga Gunungkidul diolah menjadi lauk-pauk. Penasaran nggak sih hama apa saja yang bisa diolah jadi lauk?

Ulat jati, sempat “meneror” Gunungkidul, tapi nikmat jadi santapan

Pada pertengahan bulan November lalu, sepanjang jalan Gunungkidul dipenuhi dengan ulat jati yang mulai turun dari pohon. Fenomena ini sempat viral di media sosial, mengingat ulat ini benar-benar memenuhi setiap sudut. Banyak orang yang memutuskan memakai jas hujan saat naik motor meskipun tidak hujan karena takut ulat, ada yang hajatan dan kursinya dipenuhi ulat, ada pula fenomena rumah yang diserang puluhan ulat. Bagi orang yang phobia dengan ulat, tentu kehadiran ulat jati pada saat musim penghujan ini akan membuat resah.

Namun orang-orang yang resah dengan kehadiran ulat jati ini tidak sebanding dengan orang-orang yang gemar mengkonsumsinya. Sebagian besar warga Gunungkidul justru menantikan momen hadirnya ulat jati ini, dan bersiap memburunya untuk dijadikan santapan. Tak hanya disantap secara pribadi, ulat ini juga ramai dijual. Satu kilo gram ulat jati bisa dijual dengan harga 60 hingga 80 ribu rupiah. Bagaimana? Tertarik untuk ikut berburu ulat jati?

Baca halaman: Ungkrung (kepompong) ulat jati, rasanya lebih nikmat…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2024 oleh

Tags: belalangGunungkidulHamaUlat Jati
Umi Hartati

Umi Hartati

Menulis adalah jejak hidup.

ArtikelTerkait

Jenang Dawet, Kuliner Tradisional Khas Gunungkidul yang Nggak Setenar Nasi Tiwul Terminal Mojok

Jenang Dawet, Kuliner Tradisional Khas Gunungkidul yang Nggak Setenar Nasi Tiwul

17 Mei 2022
Sisi Gelap Bundaran Planjan JJLS Gunungkidul, Simbol Keindahan Semu di Bukit Seribu

Sisi Gelap Bundaran Planjan JJLS Gunungkidul, Simbol Keindahan Semu di Bukit Seribu

24 Januari 2025
Keong Mas Si Hama yang Bisa Diolah Jadi Masakan Lezat Terminal mojok

Keong Mas, si Hama yang Bisa Diolah Jadi Masakan Lezat

7 Februari 2021
5 Tips Nonton Jathilan biar Nggak Kesurupan

5 Tips Nonton Jathilan biar Nggak Kesurupan

7 Juni 2022
Pasar Ekologis Argowijil, Tempat Favorit Warga Gunungkidul Berburu Takjil Terminal Mojok

Pasar Ekologis Argowijil, Tempat Favorit Warga Gunungkidul Berburu Takjil

12 April 2022
5 Bakmi Jawa khas Gunungkidul yang Otentik dan Mantap Terminal Mojok

5 Bakmi Jawa khas Gunungkidul yang Autentik dan Mantap

9 April 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak Mojok.co

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak

27 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku Mojok.co

In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku

26 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.