Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

3 Halte Trans Jogja yang Selalu Bikin Penumpang Stres

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
7 Januari 2023
A A
3 Halte Trans Jogja yang Selalu Bikin Penumpang Stres (IG railfanssatya)

3 Halte Trans Jogja yang Selalu Bikin Penumpang Stres (IG railfanssatya)

Share on FacebookShare on Twitter

Trans Jogja menyapa jalanan Jogja pada 2008. Saat itu, ia berjalan berdampingan dengan bus kota konvensional. Seiring daya jelajah Trans Jogja yang semakin luas, pamor bus kota konvensional meredup. 

Berbeda dengan bus kota konvensional, Trans Jogja tidak bisa berhenti di sembarang tempat. Sudah ada halte khusus yang disediakan.

Halte mereka dibedakan menjadi dua, yaitu halte permanen dan portable. Halte permanen dijaga oleh pegawai Trans sendiri, sementara yang portable tanpa penjaga. 

Saya sendiri termasuk orang yang akrab dengan Trans Jogja. Saya sudah mengandalkan alat transportasi sejak masih sekolah. Sudah puluhan halte saya lewati. Dari beberapa halte tersebut terdapat beberapa halte yang membuat stres para penumpang.

Inilah dia.

#1 Halte taman parkir Ngabean

Terletak di bagian dalam taman parkir Ngabean membuat armada Trans Jogja dari arah utara dan selatan dapat singgah di halte ini. Halte ini merupakan titik transit yang cukup ramai. Ukuran halte yang kecil tidak sebanding dengan banyaknya calon penumpang pada saat liburan. Bahkan halte ini juga dilengkapi oleh parkiran kecil yang terletak di utara halte.

Saya mempunyai kesan yang tidak menyenangkan mengenai halte taman parkir Ngabean. Saya pernah menunggu armada Trans Jogja hingga satu jam lamanya dikarenakan Jogja macet akibat liburan. Perlu diketahui, Trans Jogja belum memiliki lajur khusus layaknya Trans Jakarta. Ini adalah PR bagi penyedia layanan agar bagaimana carany,a armada Trans Jogja dapat datang tepat waktu seperti tabel jadwal yang terpasang di dinding halte.

#2 Halte Candi Prambanan

Walaupun memiliki ukuran halte yang lebih besar dari halte taman parkir Ngabean, halte Candi Prambanan tetap bikin penumpangnya stres. Begitu turun, kita akan langsung ditawari naik becak, andong, dan ojek untuk menuju objek wisata Candi Prambanan. Padahal kan kami bukan pelancong. Lama-lama rasanya sebal juga.

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

Kalau dari sisi pelancong, letak halte ini juga kurang strategis. Letaknya itu terlalu jauh dari pintu masuk Candi Prambanan. Oleh sebab itu, pelancong harus menyambung dengan moda transportasi lain. Ongkos Trans Jogja sebesar 3.500 rupiah tidak sebanding dengan dengan ongkos becak yang mencapai 20.000 rupiah. Ribet banget.

Belum lagi jika kita ingin pulang ke kota menggunakan halte yang sama. Calon penumpang diwajibkan antre ke belakang satu per satu. Kalau ada calon penumpang yang berusaha menerobos antrian, tetap dibiarkan. Selain itu, armada Trans Jogja sering ngetem lama di halte ini dikarenakan driver beli minum atau ke toilet terlebih dahulu.

#3 Halte Malioboro 1

Terdapat tiga halte Trans Jogja di Jalan Malioboro. Halte Malioboro 1 terletak di ujung utara, halte 2 di depan Kantor Kepatihan, dan halte 3 di depan Benteng Vredeburg, Nah, Halte Malioboro 1 inilah yang paling ramai penumpang baik yang naik maupun turun.

Idealnya, penumpang yang turun dipersilahkan terlebih dahulu sebelum penumpang yang naik. Namun, ada saja penumpang yang buru-buru naik memperebutkan tempat duduk. Penumpang seperti inilah yang membuat stres penumpang lainnya.

Itulah tiga halte yang selalu membuat stres penumpangnya. Slogan “Ayo Naik Bus” yang tertera di bodi Trans Jogja harus dibarengi dengan perbaikan fasilitas halte dan juga ketepatan jadwal kedatangan bus.

Penulis: Arief Nur Hidayat

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kapok Naik Trans Jogja Setelah Satu Kali Mencobanya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2023 oleh

Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

Dalam Bahasa Madura Hijau Memang Disebut Biruh dan Tak Perlu Diganti terminal mojok.co

Dalam Bahasa Madura, Hijau Memang Disebut ‘Biruh’ dan Tak Perlu Diganti

9 Februari 2021
4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

18 April 2023
Penyakit Time Jump di Drama Korea yang Sebetulnya Nggak Perlu-perlu Amat terminal mojok.co

Penyakit Time Jump di Drama Korea yang Sebetulnya Nggak Perlu-perlu Amat

3 Juli 2021
blogger blogging blog mencari uang penghasilan adsense ylix mojok.co

Kalau Mau Dapet Cuan, Blogger Harus Memahami 4 Langkah Ini

1 Juli 2020
Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, Tempat Terbaik untuk Hidup di Surabaya: Sepi, Tenang, tapi Akses Tetap Mudah

Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, Tempat Terbaik untuk Hidup di Surabaya: Sepi, Tenang, tapi Akses Tetap Mudah

29 Oktober 2025
Membeli Sepatu Itu Nggak Selalu Mudah, Sering Rumitnya

Sepatu Campess Akhirnya Gaib dan Mencoreng Demokrasi Persepatuan

6 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.