Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert

Erfransdo oleh Erfransdo
4 Agustus 2024
A A
3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert isi bensin

3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai introvert, kok saya malah nggak cocok ya sama SPBU self service? Takutnya bikin kesalahan, terus jadi perhatian orang, ditanya-tanya, dan berakhir jadi panik sendiri.

Motor menjadi kendaraan utama yang saya gunakan untuk bekerja dan bepergian. Dan mengisi bensin adalah kegiatan rutin yang saya lakukan agar motor tetap bisa dikendarai tanpa takut mogok di tengah jalan. Biasanya, saya akan mengisi bahan bakar di SPBU terdekat. Kalau di kampung, biasanya saya akan beli bensin secara eceran karena keberadaan SPBU yang masih minim.

Tahun 2022 adalah pertama kalinya saya mengisi bensin di SPBU yang menggunakan sistem self service alias pelayanan mandiri. Saat itu saya tidak begitu memerhatikan kalau SPBU yang saya tuju ternyata tidak dilayani oleh mbak-mbak atau mas-mas yang biasa bertugas untuk mengisi bensin pelanggan. Karena itu adalah pertama kalinya, rasa panik dan waswas pun menyelimuti diri saya.

Meskipun sudah berusaha tenang dan melihat pengendara lain mengisi bensinnya secara mandiri, saya tetap gugup. Alhasil ketika hendak mengisikan bensin ke dalam tangki motor, ada beberapa mililiter bensin yang tercecer ke bagian bodi motor. Untungnya, tidak ada yang melihat. Jadi, saya aman dari rasa malu. Dari situ, saya pun mulai belajar agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

Setelah melihat tutorial di YouTube dan melihat pelanggan lain secara lebih teliti, saya pun kini bisa mengisi bensin secara mandiri jika kebetulan bertemu dengan SPBU self service. Kendati demikian, saya lebih memilih untuk isi bensin di SPBU reguler karena masih ada beberapa hal yang saya takutkan ketika mengisi bahan bakar di SPBU self service.

Takut bensin tumpah-tumpah

Hal pertama yang saya takutkan sebagai introvert saat mengisi bensin di SPBU dengan sistem self service adalah tidak bisa mengontrol selang nozzle. Saat pertama kali mengisi bensin secara mandiri, bensin yang saya masukkan ke dalam tangki motor malah tumpah-tumpah meskipun nggak banyak. Hal itu terjadi karena saya nggak lihat panduan terlebih dahulu dan masih kaget dengan selang nozzle yang ternyata lumayan berat.

Kalau kejadian ini terus berulang, bukan hanya bikin malu, tapi juga akan merugikan diri sendiri karena buang-buang uang. Terlebih, ada beberapa operator SPBU yang enggan membantu pelanggan yang kesusahan karena sibuk menghitung uang atau mengetikkan angka pada mesin SPBU.

Takut menjadi perhatian pengendara lain di SPBU self service

Sebagai orang dengan jiwa introvert, saya paling tidak suka kalau ada yang memerhatikan gerak-gerik saya. Hal itu dapat membuat saya tertekan apalagi dalam situasi yang memang tidak menguntungkan saya. Berada di SPBU dengan sistem self service tentu membuat kecemasan saya meningkat karena khawatir akan ada pengendara lain di belakang yang memerhatikan saya. Padahal belum tentu juga, sih, sebenarnya.

Baca Juga:

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

Tapi tetap saja, kalau di belakang sedang ada antrean, saya selalu berpikir bahwa mereka sedang memerhatikan pergerakan saya. Alhasil, hal itu membuat saya gugup sehingga saya membuat kesalahan yang sebenarnya tidak perlu saya lakukan. Kalau begitu, malunya kan jadi berkali-kali lipat.

Takut bikin antrean panjang

Kalau mengisi bensin di SPBU reguler, saya tidak begitu takut dengan antrean panjang karena ada operator yang sigap dalam mengisikan bahan bakar ke kendaraan pelanggan. Berbeda halnya dengan SPBU self service yang terkadang tidak kelihatan petugasnya ada di mana sehingga sebagai pelanggan kita harus bisa mengisi bensin secara mandiri tanpa bantuan siapa pun.

Meskipun sudah belajar, tetap saja rasa takut akan antrean panjang karena kesalahan diri sendiri itu masih ada. Saya khawatir bensinnya tidak mengalir karena kecerobohan atau mungkin sistem yang error sehingga membuat antrean di belakang semakin panjang. Kalau sudah begitu pasti makin panik, sih. Keringat dingin sudah pasti mengucur deras membasahi kening dan baju.

Itulah beberapa ketakutan saya sebagai seorang introvert saat mengisi bensin di SPBU dengan sistem self servive. SPBU dengan pelayanan mandiri ini tentunya punya banyak keunggulan, salah satunya lebih efisien terhadap waktu. Meskipun begitu, sebaiknya ada sosialisasi terlebih dahulu jika hendak mendirikan SPBU self service untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebab masyarakat yang belum terbiasa.

Penulis: Erfransdo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pom Bensin Pertamina Adisucipto Jogja Bikin Saya Nggak Malas Isi Bensin karena Fasilitasnya Komplet.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2024 oleh

Tags: bensinIntrovertpom bensinspbuspbu self service
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

5 Jajanan Anak Indomaret yang Bikin Anak Merengek, Kinder Joy Bukan Satu-satunya! alfamart toilet indomaret, spbu

3 Alasan Toilet Indomaret Jadi Pilihan Saya Pas Kebelet Saat Berkendara daripada Toilet SPBU

10 November 2025
Shell, Pom Bensin Terbaik untuk Mengisi Bahan Bakar

Shell Adalah Pom Bensin Terbaik untuk Mengisi Bahan Bakar, yang Lain Lewat

4 Juli 2023
5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu Mojok.co

5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu

10 Oktober 2025
Purworejo, Tempat Ideal bagi para Introvert yang Mendambakan Ketenangan Hidup

Purworejo, Tempat Ideal bagi para Introvert yang Mendambakan Ketenangan Hidup

22 Februari 2024
Panduan untuk Survive Selama KKN bagi para Introvert Terminal Mojok

Panduan untuk Survive Selama KKN bagi para Introvert

24 Desember 2022
Kereta Api Jayakarta, Kereta yang Wajib Dicoba, Cocok bagi Introvert tapi Kebelet Traveling(Moch Febrianto via Wikimedia Commons)

Kereta Api Jayakarta, Kereta yang Wajib Dicoba, Cocok buat Introvert yang Kebelet Traveling

3 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.