Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal Nggak Enaknya Tinggal di Trenggalek

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
30 April 2025
A A
3 Hal Nggak Enaknya Tinggal di Trenggalek

3 Hal Nggak Enaknya Tinggal di Trenggalek (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kabupaten Trenggalek adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Tulungagung dan Ponorogo. Trenggalek memiliki luas wilayah yang cukup kecil jika dibandingkan daerah tetangga. Meski begitu, kabupaten ini kaya akan potensi dan pesona alamnya.

Menurut saya, Trenggalek begitu menarik untuk dibahas. Tetapi pada tulisan kali ini, saya akan menyoroti sisi negatif atau nggak enaknya tinggal di Kabupaten Trenggalek. Mari kita bahas bersama-sama.

Kabupaten Trenggalek terisolasi

Hal pertama yang bikin tinggal di Trenggalek nggak enak adalah lokasinya yang seolah terisolasi. Berbeda dengan Tulungagung yang masih punya pilihan moda transportasi umum lain, yakni kereta api, Trenggalek hanya bisa dituju naik kendaraan melalui jalan raya. Tak ada rel dan kereta api di sini. Ini disebabkan geografis Kabupaten Trenggalek yang nggak memungkinkan dibangun rel kereta api.

Perlu diketahui bahwa karakteristik geografis di Kabupaten Trenggalek ini bergelombang atau tidak rata. Jalan di sini adalah jalan pegunungan yang naik turun dan berkelok-kelok. Kalau misalnya dipaksakan dibangun perlintasan kereta api, bisa rawan tanah longsor. Itu akan sangat berisiko bagi keselamatan penumpang. Sementara kalau mau lewat laut pun susah banget. Makanya saya menyebut Kabupaten Trenggalek sebagai daerah yang terisolasi di antara dua kabupaten tetangga, Ponorogo dan Tulungagung.

Sengsara di jalan

Hal kedua nggak enaknya tinggal di Trenggalek adalah sengsara di jalan. Ini adalah dampak yang ditimbulkan akibat poin pertama tadi.

Letak Trenggalek yang kurang strategis dan terkesan terisolir ini berpengaruh terhadap mobilitas warga di sini. Semua orang menggunakan jalan trans provinsi untuk bepergian. Padahal kalau boleh dibilang jalan trans provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek masih perlu diperhatikan. Jalannya berlubang, bergelombang, dan aspal nggak rata tumbuh menjadi momok bagi para pengendara.

Hal tersebut diperparah dengan minimnya lampu penerangan jalan dan banyak tikungan tajam. Kalau malam, mending nggak usah bepergian karena bisa dipastikan jalanan gelap. Sementara kalau hujan turun jalan jadi sangat licin dan lubang nggak kelihatan karena tergenang air.

Pada momen tertentu, jalan trans provinsi ini macet panjang, apalagi daerah Durenan. Mencari jalan alternatif tentu bukan perkara mudah. Saat arus mudik seperti kemarin, jalan macet bikin tua di jalan. Makanya proyek jalan tol lebih masuk akal dieksekusi di Trenggalek daripada Tulungagung.

Baca Juga:

Trenggalek Rasa Menteng: Derita Sobat UMR Surabaya Mencari Tanah di Durenan Trenggalek

5 Hal yang Biasa di Surabaya, tapi Luar Biasa di Trenggalek

Dicap terpinggirkan dan ndeso

Hal terakhir nggak enaknya tinggal di Trenggalek adalah warga dicap terpinggirkan dan ndeso seolah nggak punya peradaban. Letak kabupaten ini yang seolah tersembunyi dan berada di negeri dongeng memunculkan stereotipe negatif bahwa kabupaten ini lebih layak disebut desa daripada kabupaten.

Hal ini juga semakin diperparah dengan ketiadaan pusat perbelanjaan atau gedung pencakar langit di sini. Kalau mau pergi ke mall, warga Trenggalek harus pergi ke Kediri atau Ponorogo dulu. Sebenarnya ada sih mall yang disebut Apollo Plaza, tapi warga sendiri lebih memilih berbelanja ke mall yang ada di Kediri dan Malang.

UMR kabupaten ini pun termasuk dalam kelas yang menengah ke bawah. Hal ini menambah penderitaan warga yang tinggal di Trenggalek. Oh ya, suasana yang sepi dan begini-begini saja ini membuat muda-mudi di kabupaten ini lebih memilih merantau ke luar kota. Entah untuk melanjutkan studi ataupun mencari pekerjaan.

Begitulah nggak enaknya tinggal di Trenggalek. Saya yakin, orang-orang yang terbiasa tinggal di kota dengan segala kemudahan dan kemewahan, bakal kesulitan beradaptasi tinggal di sini meski hanya beberapa hari. Ada yang tertarik ingin pindah ke sini?

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2025 oleh

Tags: kabupaten trenggalektrenggalek
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Berkat Pagebluk, Jaranan Turonggo Yakso Lahir dan Berkembang di Trenggalek mojok.co

Berkat Pagebluk, Jaranan Turonggo Yakso Lahir dan Berkembang di Trenggalek

3 September 2020
Sudah Betul Trenggalek Nggak Dilewati Kereta Api, Warga Belum Butuh Mojok.co

Trenggalek Nggak Butuh Stasiun dan Jalur Kereta Api, Bus Aja Cukup

2 Februari 2024
5 Hal yang Sering Disalahpahami dari Kabupaten Trenggalek kediri

Culture Shock Orang Kediri Ketika Pertama Kali Singgah di Kabupaten Trenggalek

20 Februari 2024
Mengenal Ayam Lodho, Kuliner yang Diperebutkan Warga Trenggalek dan Tulungagung Mojok.co

Mengenal Ayam Lodho, Kuliner yang Diperebutkan Warga Trenggalek dan Tulungagung

28 Desember 2024
4 Hal yang Merusak Keindahan Kabupaten Trenggalek

4 Hal yang Merusak Keindahan Kabupaten Trenggalek

3 Agustus 2025
20 Kosakata Daerah Plat AG yang Wajib Dipahami Perantau biar Nggak Plonga-plongo Saat Diajak Ngobrol Warlok

20 Kosakata Daerah Plat AG yang Wajib Dipahami Perantau biar Nggak Plonga-plongo Saat Diajak Ngobrol Warlok

16 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.