Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

3 Cara Menyiasati Dapur Mungil agar Tetap Cantik

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
4 Juli 2021
A A
3 Cara Menyiasati Dapur Mungil agar Tetap Cantik terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Saya pernah pergi ke rumah kerabat yang rumahnya lebih luas 5 kali lipat dari rumah yang saat ini saya tinggali. Sudah luas, dua lantai pula. Sepintas memang menyenangkan. Setidaknya nggak perlu geser-geser sofa kalau mau gelar tikar untuk acara arisan RT. Mengkandangkan motor dan teman-temannya juga lebih leluasa. Lha, garasinya saja sama ruang tamu saya lebih guedhe garasi dia, kok. Tapi ternyata eh ternyata, rumah besar kalau penataannya nggak oke bisa berabe. Alih-alih pandangan jadi semakin luas, yang terlihat mata justru kesemrawutan di mana-mana. Yang paling terlihat dari kasus rumah kerabat saya itu adalah bagian dapur.

Untuk ukuran rumah yang kerabat saya miliki, dapur di rumahnya termasuk dapur yang mungil. Ukurannya sekira 3×4 meter saja. Nggak jauh berbeda dengan ukuran dapur saya. Tapi kalau soal kerapian yang menjadi bidan dari lahirnya kenyamanan dan keluasan pandang, malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya~

Sungguh. Melihat dapur milik kerabat saya kala itu membuat jiwa saya meronta-ronta. Ingin rasanya merapikan sudut demi sudut dan membuang pritilan-pritilan yang sebenarnya tak perlu dan hanya menciptakan efek semrawut. Tapi yo saru. Rumah orang kok diobok-obok. Padahal rahasia dapur mungil biar tetap cantik itu sebenarnya simple.

Pertama, pemilihan perabot yang tepat. Dulu, rak piring yang saya miliki adalah rak piring model terbuka, warisan dari mertua. Itu, loh, rak piring stainless yang cangklong-able. Jadi misalnya selesai cuci piring, gelas dan kawan-kawannya tinggal dicangklong-cangklongin saja. Setelah rak piring tersebut nggak lagi mampu menjalankan tugasnya, saya ganti dengan rak piring yang model tertutup, mirip lemari.

Pergantian dari rak piring terbuka ke tertutup ini ternyata menghasilkan perubahan yang signifikan untuk dapur saya. Dapur jadi lebih rapi dan enak dipandang. Nggak ada yang pating cemanthol. Sebetulnya, kalau kalian ada uang lebih, memasang kitchen set di dapur adalah pilihan cerdas untuk membuat tampilan dapur jadi manis. Tapi tahu sendiri lah, pasang kitchen set itu paling nggak menggelontorkan berpuluh-puluh lembar uang merah. Kalau beli rak tertutup, harga masih terjangkau. Paling murah 300 ribu, dengan risiko nggak muat barang banyak. Biar aman, beli yang harganya 500 ribu ke atas.

Kedua, keluarkan dan beli seperlunya. Meskipun kalian punya berlusin-lusin gelas atau piring hadiah dari beli sabun bubuk, nggak semuanya harus dipajang. Biarkan saja tetap di dalam kotaknya, lalu simpan di gudang. Keluarkan sesuai kebutuhan saja. Misal di rumah ada 4 orang, mengeluarkan 10 gelas saja cukup. Selain itu, jangan tergoda untuk membeli barang-barang yang sebetulnya nggak terlalu berguna. Pisau ada 5 di dapur itu buat apa? Stoples warna-warni sampai lusinan itu fungsinya apa? Itu dapur apa etalase toko? Ingatlah prinsip bahwa semakin banyak barang yang kita miliki di dapur, semakin rentan dapur kita terlihat semrawut.

Ketiga, manajemen yang baik. Nggak hanya di kantor, dapur mungil pun butuh manajeman yang baik. Bumbu-bumbu termasuk minyak goreng, daripada masih dalam kemasan, lebih baik tuang ke wadah, lalu wadahnya kita tata. Kemudian, yang nggak kalah penting adalah pastikan untuk menerapkan sistem habis pakai langsung cuci. Jangan biarkan piring kotor menumpuk. Yang satu ini memang agak susah, sih. Kadang kalau lihat piring kotor masih sedikit, “ah, nanti”, “ah, sekalian sama makan malam”. Eh, giliran sudah banyak, terbitlah malas. Penyakit memang.

Begitulah. Intinya, sih, pintar-pintarnya kita saja dalam menyiasati. Ingat kata orang tua bilang, rumah (((termasuk dapur))) biarpun kecil asal ditata rapi, ya bakalan enak dilihat. Setuju?

Baca Juga:

Setahun Jadi Pelayan Restoran Bintang Tiga, Saya Malah Kalah Jago Melayani Dibanding Dapur Keluarga Istri

6 Hal Nggak Enaknya Punya Dapur Bersama di Kos

BACA JUGA Kitchen Set ala Pinterest Bagi Saya Seperti Dapur yang Tidak Realistis dan artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: Dapurdapur minimalisdapur mungilGaya Hidup Terminal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Gaya Parenting Mama Rosa dalam Drama Hospital Playlist Layak Ditiru Orang Tua Zaman Now terminal mojok

Gaya Parenting Mama Rosa Hospital Playlist Memang Layak Diteladani Orang Tua Zaman Now

25 Juli 2021

Jadi Pegawai Astra Honda Motor Adalah Kebanggaan bagi Kebanyakan Orang Tua di Desa Saya

14 Juni 2021
Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan terminal mojok

Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan

9 Juni 2021
4 Peran yang Biasa Kita Temukan di Acara Karnaval 17-an terminal mojok

4 Peran yang Biasa Kita Temukan di Acara Karnaval 17-an

7 Agustus 2021
faq seputar donor darah tidak sakit pmi tidak jual darah harga darah pmi mojok.co

6 Kudapan yang Sering Didapat setelah Donor Darah

28 Juni 2021
Momen-momen Zaman Sebelum Segalanya Pakai Internet yang Bikin Kangen terminal mojok

Momen-momen Zaman Sebelum Segalanya Pakai Internet yang Bikin Kangen

31 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.