Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

10 Lagu Slank Terbaik Sepanjang Masa

Iqbal AR oleh Iqbal AR
20 Desember 2022
A A
10 Lagu Slank Terbaik Sepanjang Masa

10 Lagu Slank Terbaik Sepanjang Masa (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Slank adalah band rock Indonesia terbaik sepanjang masa. Tolong pernyataan ini sebaiknya jangan didebat lagi. Tak peduli soal formasi mana yang terbaik, atau bagaimana manuver pandangan politik yang sudah jauh dari kata “kritis”, mereka tetaplah yang terbaik. Produktivitas, musikalitas, dan relevansi lintas zaman adalah indikator nyata mengapa band ini masih tetap berada di jajaran atas musisi Indonesia.

26 Desember mendatang, Slank sudah berusia 39 tahun. Usia yang panjang, mengingat tak banyak band Indonesia yang bertahan hingga puluhan tahun. Dan nyaris tiap tahunnya (sejak album pertamanya pada 1990), Slank selalu menelurkan album. Total sudah 24 album studio yang dirilis. Ini belum termasuk album kompilasi, album soundtrack film, dan mini album. Kebayang kan gimana produktifnya band ini.

Selama 39 tahun berada di industri musik, Slank tentunya mengalami pasang surut dalam perjalanannya. Mulai dari adiksi narkoba, bongkar pasang personel, hingga keterlibatannya dalam politik praktis. Namun, hal-hal tersebut nyatanya tak terlalu memengaruhi kreativitas mereka dalam menciptakan lagu. Lagu-lagu yang mereka buat, nyatanya masih banyak menarik peminat, terutama bagi para Slankers.

Maka dari itu, saya, sebagai seorang Slankers, ingin memberikan setidaknya 10 lagu terbaik Slank sepanjang masa. Tentu akan sangat subjektif, sebab bisa jadi lagu-lagu yang hits tak masuk dalam daftar ini. Apa saja kesepuluh lagu terbaik Slank sepanjang masa, monggo disimak di bawah ini.

#1 Terbunuh Sepi (Album “Generasi Biru”, 1994)

Saya berani bilang bahwa lagu “Terbunuh Sepi” ini tidak hanya sekadar lagu terbaik Slank, melainkan lagu terbaik yang ada di Indonesia. Tanpa cela, benar-benar tanpa cela. Perpaduan lirik dari Kaka yang nelangsa, dibungkus dengan sangat indah oleh musikalitas Bimbim, Pay Burman, Bongky, dan Indra Qadarsih. Pelan, mengalun agak lembut, menyayat hati. Sungguh merugi orang-orang yang tak suka lagu ini. Pokoknya “Terbunuh Sepi” ini yang terbaik. Tak ada lawan.

#2 Kalah (Album “Suit-Suit… He He [Gadis Sexy]” 1990)

Lagu “Kalah” ini memang tak setenar lagu “Maafkan” di album pertama Slank. Namun, harus diakui bahwa lagu ini enak banget dan—menurut saya—lebih enak dibandingkan dengan “Maafkan” yang jadi hits itu. Dari intro saja, kita sudah dimanjakan dengan permainan keyboard Indra Qadarsih. Vokal Kaka juga masih lantang melengking. Dan bagian terbaiknya adalah solo gitar dari Pay Burman. Ah, indah sekali meski menyayat-nyayat.

#3 Pulau Biru (Album “Kampungan” 1991)

“Pulau Biru” itu bukan sekadar lagu. “Pulau Biru” juga merupakan sebuah cita-cita Slank dalam kehidupan. Lihat saja penggalan lirik ini: “pulau yang indah bagai sorga, manusia bijaksana. Hidup penuh dengan kesenangan, nggak pernah salah paham. Bicara kita hanya cinta dan cinta, satu cinta hilangkan naluri saling menjatuhkan.” Sebuah cita-cita akan hidup yang damai dari Slank, termanifestasikan melalui sebuah lagu. Indah sekali

#4 Anyer 10 Maret (Album “PISS” 1992)

Bohong jika kalian tidak menangis ketika mendengar “Anyer 10 Maret” diputar atau dinyanyikan. Lagu curahan hati Kaka kepada sang ibu ini sukses membawa kita tenggelam dalam kerinduannya. Lantunan piano yang mengalun dalam, disambut vokal Kaka yang getir, lalu dihajar lagi dengan solo gitar Pay Burman yang selalu menyayat membuat lagu ini pantas menjadi berlian terbaik yang pernah diciptakan oleh Slank.

Baca Juga:

7 Formasi CASN 2024 dengan Gaji Terendah, Pikirkan Baik-baik sebelum Mendaftar

Ariel Noah Benar, Musisi Memang Butuh Sesekali Menjauh dari Dunianya dan Tidak Memaksa untuk Menuruti Maunya Pasar

#5 Hey…Bung (Album “Generasi Biru” 1994)

Bisa jadi, lagu ini adalah “lagu kritik” terbaik dari Slank. Merespons situasi Orde Baru yang semakin represif, Slank bersuara melalui lagu ini dengan frasa “Bung” yang ditujukan kepada para pejabat. Bisa jadi, lagu ini menjadi penegas posisi Slank saat itu sebagai musisi yang kritis. Ya meskipun sekarang sudah berbelok arah, ya. Terlepas dari kenyataan itu, lagu ini pantas rasanya didapuk sebagai salah satu lagu terbaik Slank.

#6 Foto Dalam Dompetmu (Album “Lagi Sedih” 1996)

Tak hanya piawai membuat lagu kritik, Slank juga piawai dalam membuat lagu cinta. Perspektif unik mereka dalam menggambarkan cinta termanifestasikan dengan paripurna dalam lagu ini, lagu yang menjadi penanda masa transisi dari formasi 13 ke formasi 14. Bayangkan, sebuah perasaan rindu dan pengharapan akan cinta digambarkan dengan foto dalam dompet. Sebuah hal sepele, namun itu mampu ditangkap sebagai sebuah tanda cinta. “Masihkah fotoku di dalam dompetmu?”

#7 Poppies Lane Memory (Album “Tujuh” 1997)

Album “Tujuh” adalah penanda era baru Slank melalui formasi 14 dengan Ridho Hafiedz dan Abdee Negara pada gitar, dan Ivanka pada bass. Dan lagu “Poppies Lane Memory” yang jadi track pertama dalam album ini sukses membuat Slank bertahan, bahkan semakin besar. “Poppies Lane Memory” menceritakan bagaimana adiksi Slank terhadap berbagai macam narkoba. Uniknya, nama-nama narkoba disamarkan menjadi nama-nama perempuan dalam lagu ini. Ciamik, indah, dan paripurna. Tanpa cela!

#8 Siapa Yang Salah (Album “Mata Hati Reformasi” 1998)

Lagi-lagi lagu kritis, Slank merespons bagaimana kondisi akhir rezim Orde Baru. Kompleksitas chaos yang terjadi saat itu, termasuk berbagai macam kerusuhan yang memakan korban (salah satunya Kerusuhan Kudatuli), dapat ditangkap Slank dalam lagu ini. “Siapa yang salah? Gak tahu deh siapa. Ikut ngomong takut salah, nanti kena-kena salah.” Sebuah lagu kritik yang sangat keras.

 #9 Jakarta Pagi Ini (Album “Virus” 2001)

Album ini jadi salah satu album terbaik sepanjang karier mereka, sekaligus menjadi penanda fase “sober”. Dan lagu “Jakarta Pagi Ini” adalah gambaran bagaimana mereka memandang dunia (tergambarkan oleh Jakarta) ketika sudah sober, sudah lepas dari jerat narkoba. Musik yang sangat bluesy, lirik yang masih agak gloomy, membuat lagu “Jakarta Pagi Ini” bisa dikatakan lagu yang tak bosan-bosannya didengarkan/diputar berkali-kali.

#10 Slank Nggak Ada Matinya (Album “Slank Nggak Ada Matinya” 2013)

Album ini memang tidak terlalu meledak jika dibandingkan dengan album-album sebelumnya. Namun, lagu “Slank Nggak Ada Matinya” yang ada di track pertama adalah lagu yang enak sebenarnya. Lagu ini juga merupakan penegasan bagi Slank di ulang tahun ke 30 tahun 2013 bahwa mereka masih ada, mereka masih eksis, dan mereka masih yang terbaik.

Itulah setidaknya 10 lagu terbaik Slank sepanjang masa. Jangan tanya mengapa hits-hits seperti “Ku Tak Bisa” atau “Virus” atau “Kamu Harus Pulang” tidak masuk daftar. Ya karena tanpa masuk daftar pun, lagu-lagu tersebut memang sudah yang terbaik. Jadi ngapain masuk daftar?!

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kenapa Slank Dipaksa untuk Mengkritik Jokowi?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Desember 2022 oleh

Tags: anyer 10 maretformasilagu terbaikorde barupoppies lane memoryslank
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Wajar Kalau Kita Jadi Nggak Suka Slank karena Kedekatan Mereka dengan Penguasa

Wajar Kalau Kita Jadi Nggak Suka Slank karena Kedekatan Mereka dengan Penguasa

6 November 2022
7 Formasi CASN 2024 dengan Gaji Terendah, Pikirkan Baik-baik sebelum Mendaftar

7 Formasi CASN 2024 dengan Gaji Terendah, Pikirkan Baik-baik sebelum Mendaftar

30 Agustus 2024

Dari Oppa Nassar hingga Slank: Kolaborasi Lain dari McD yang Pantas untuk Dinanti

11 Juni 2021
slankers

Apapun Konsernya, Semangat Slankers Tidak Akan Pernah Padam

27 September 2019
10 Lagu Slank yang Sebaiknya Nggak Usah Didengarkan

10 Lagu Slank yang Sebaiknya Nggak Usah Didengarkan

22 Desember 2022
gagal move on

Jangan Sampai Gagal Move On

6 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi Purwokerto dan Purwakarta, Bikin Kurir Ekspedisi Kena Mental (Unsplash)

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

19 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.