Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

10 Lagu Indonesia Tahun 2000-an yang Bikin Hati Hancur Berkeping-keping

Butet RSM oleh Butet RSM
13 November 2021
A A
10 Lagu Indonesia Tahun 2000-an yang Bikin Hati Hancur Berkeping-keping terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Apa lagu Indonesia yang bikin hatimu hancur berkeping-keping?

Mendengarkan musik bisa membuat seseorang merasakan beragam perasaan. Kalau sedang mendengarkan musik yang ceria, hati tentu merasa senang. Sebaliknya, jika mendengarkan musik yang galau, hati cenderung merasa nggak karuan. Gimana ya, musik memang seolah bisa menyihir orang untuk mengubah mood sesuai alunan nada yang dimainkan.

Bicara soal musik yang bikin galau, tentu nggak jauh dari perasaan yang bikin patah hati. Dan bicara soal lagu patah hati, setiap orang punya kenangan sendiri. Ada orang yang mendengar alunan lagu patah hati langsung merasa trauma, sedih, hingga timbul gejala seperti sesak napas, jantung berdebar, dan delusi yang berkaitan dengan kenangan masa lalu. Hmmm, kalau sudah begitu cobalah ambil jeda dan napas panjang jika merasakan gejala-gejala tersebut. Dan inilah 10 lagu Indonesia yang bikin hati hancur berkeping-keping dari tahun 2000-an.

#1 Menangis Semalam – Audy

Lagu “Menangis Semalam” yang dirilis tahun 2002 dalam album 18 ini diciptakan oleh Pongki Barata, dedengkotnya Jikustik. Suara Audy di lagu ini memang terdengar kalem dan tenang, tapi lirik lagunya jelas bisa menyeretmu ke lembah keresahan.

Gimana nggak resah kalau tergoda mikirin mantan yang makin hari terlihat makin memesona, tapi mustahil untuk balikan? Tema seperti ini memang laris banget untuk dijual ya, Bund. Sah-sah saja, sih. Lumayan bisa membantu orang yang nggak punya mantan seperti saya buat sok-sokan patah hati. Wqwqwq.

Tahukah kamu, semalam tadi

aku menangis, mengingatmu, mengenangmu

mungkin hatiku terluka dalam

Baca Juga:

3 Ruas Jalan Jogja yang Sebaiknya Dihindari Warga yang Dilanda Patah Hati

Purwokerto, Tempat Ternyaman untuk Merayakan Patah Hati

atau selalu terukirkan kenangan kita

#2 Luka Lama – Cokelat

Lewat album Rasa Baru yang dirilis pada tahun 2001, Cokelat benar-benar memberi warna yang menarik dalam dunia musik Indonesia. Waktu itu, Kikan masih menjadi vokalis dari band ini. Rasanya “Luka Lama” memang nggak terlalu perih kalau bukan Kikan yang nyanyi. Untungnya, hingga kini Kikan masih sering menyanyikan lagu ini walau tanpa Cokelat.

 Kini kuhanya ingin lupakan semua

mengenangmu menyesakkan jiwaaa

kan kuhapus air mata

hingga kudapat sembuhkan lukaaa…

#3 Andai Aku Bisa – Chrisye

Mari bersepakat bahwa suara Chrisye punya daya magis nan memikat dalam setiap lagu yang dibawakannya. Lirik lagu dengan tema soal microcheating ini diciptakan oleh Bebi Romeo dan Ahmad Dhani. Lewat suara lembut Chrisye, jamaah Mojokiyah bisa turut merasakan betapa nggerusnya perasaan masih saling cinta dengan mantan, tapi sudah nggak mungkin balikan. Bahahaha! Sungguh lagu yang kampretos nomos.

Dan aku tak punya hati,

untuk menyakiti dirimu,

dan aku tak punya hati

tuk mencintai dirimu

yang slalu mencintai diriku,

walau kau tahu diriku masih bersamanya

#4 Cinta ini Membunuhku – d’Masiv

Meski dihajar dengan isu plagiasi bertubi-tubi, d’Masiv toh masih tetap saja eksis. Lagu “Cinta ini Membunuhku” disebut-sebut mencontek lagu My Chemical Romance yang berjudul “I Don’t Love You”. Herannya, tuduhan plagiasi masih bisa terlupakan begitu saja. Cuma perlu bilang,”Emang terinspirasi dari grup wasweswos nanana.” Lalu permasalahan selesai. Yah, mungkin karena bangsa kita memang berisi masyarakat mudah mencintai, suka memaafkan, dan biasa disakiti seperti di lirik lagu d’Masiv.

Kau hancurkan aku dengan sikapmu,

tak sadarkah kau telah menyakitiku,

lelah hati ini meyakinkanmu,

cinta ini… membunuhku… .

#5 Pupus – Dewa 19

Bagi saya, “Pupus” adalah lagu patah hati paling berdarah-darah yang diciptakan oleh Ahmad Dhani. Lagu yang dirilis tahun 2002 ini adalah lagu Indonesia terbaik untuk mengiringi tangisan nggero-nggero akibat cinta yang diampet. Cobalah nyanyikan lagu ini saat mengendarai motor di Ring Road Jogja kala hujan sambil nangis sampai puas. Kombinasi nada dan lirik “Pupus” dijamin sangat manjur untuk membuatmu merasakan remuk redam hingga ambyar.

Baru kusadari,

cintaku bertepuk sebelah tangan,

kau buat remukkk,

s’luruh haaatiiikuuu,

s’luruuuh hatikuuu, wooo ooo.

#6 Selepas Kau Pergi – La Luna

Bantu aku membencimu,

kukan s’lalu menyayangimu,

dirimu begitu,

berarti untukku

Suara Manik, vokalis La Luna, terdengar sangat manis di lagu yang sedih ini. Lagu yang bercerita tentang perasaan terpuruk setelah putus ini dirilis tahun 2003 dalam album Menanti Pagi. Saat itu, band indie pop sedang ganas-ganasnya. Masa-masa indah itu terekam dalam buku Bandung Pop Darlings yang ditulis oleh Irfan Popish.

Sayangnya, La Luna sudah lama tak membuat album lagi. Namun, perlu saya kabarkan bahwa Jamaah Mojokiyah masih bisa ikut merayakan masa emas indie pop dengan memesan buku terbitan EA books tersebut lewat Mojok Store.

#7 Menanti Sebuah Jawaban – Padi

Aku tak bisa luluhkan hatimu,

dan aku tak bisa menyentuh cintamu,

seiring jejak kakiku bergetar,

aku telah terpagut oleh cintamu

Kebanyakan lagu patah hati, puncak nggerusnya ada di bagian refrain. Namun, lagu Padi yang satu ini berbeda. Lagu ini nggerus sejak bait pertama. Padi merilis lagu yang menjadi tema film Ungu Violet ini pada tahun 2005. Meski sudah 16 tahun berlalu, efek hancur berkeping-kepingnya masih terasa di dada tiap kali lagu ini diputar dengan suara maksimal. Ndak percaya? Coba saja.

#8 Aku Bisa – Flanella

Saya harus sepakat dengan pendapat Mas Iqbal AR dalam artikelnya yang menyebutkan bahwa mendengarkan Flanella adalah cara terbaik untuk merayakan patah hati. Tapi, kalau hanya mendengarkan Flanella berulang-ulang, terus terang saja terasa membosankan, je. Mendingan comot satu lagu patah hati terbaik Flanella, yaitu “Aku Bisa”. Setidaknya lagu ini menunjukkan sikap realistis, menerima fakta kalau sang kekasih sudah berubah statusnya menjadi mantan karena selingkuh.

Demi aku yang pernah ada di hatimu,

pergi saja dengan kekasihmu yang baru,

dan aku yang terluka oleh hatimu,

mencoba mengobati perihku sendiri,

aku yakin bisa, aku bisa tanpamu

#9 Sedih Tak Berujung – Glenn Fredly

Entah rumor yang dulu beredar bahwa lagu ini diciptakan untuk salah satu mantan Glenn Fredly benar atau nggak. Rasanya kurang patut membahasnya. Yang jelas, lagu “Sedih Tak Berujung” yang mendeskripsikan sakitnya ditinggal nikah oleh mantan memang mampu menciptakan rasa hancur berkeping-keping seperti kata Mbak Ajeng Rizka dalam artikelnya.

S’lamat tinggal, kisah tak berujung,

kini ku kan berhenti berharap,

perpisahan kali ini untukku

akan menjadi kisah sedih yang tak berujung

#10 Terlalu Indah – The Rain

The Rain punya banyak sekali lagu sedih. Istimewanya adalah lirik lagu-lagu The Rain selalu sederhana.  Suara Indra Prasta selalu berhasil menenangkan telinga, bahkan di lagu yang sedih seperti lagu “Terlalu Indah”. Lagu ini ada di album Serenade yang dirilis tahun 2007.

Saat scroll kolom komentar video klip lagu ini di YouTube, saya menemukan ratusan orang yang auto curcol soal perasaan kehilangan. Saya pun tertarik meninggalkan jejak curcol di sana untuk mengenang mendiang adik saya. Soalnya lagu ini adalah lagu RBT terakhir di ponsel adik saya.

Ada awal dan ada akhirnya,

yang mungkin tak dapat terurai semua,

ada duka, ada bahagia,

yang mungkin tak akan pernah terlupa,

 dan hatiku berkata, selamat jalan kekasih,

manis yang berujung perih,

kisah yang sungguh terlalu indah,

kini semua berakhir sudah

Nah, itulah 10 lagu Indonesia yang paling nggerus dari era 2000-an. Adakah lagu Indonesia yang bikin hatimu hancur berkeping-keping lainnya? Saya ucapkan selamat berkubang dalam memori tentang patah hati. Semoga selalu langgeng dengan yang sudah disanding!

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2021 oleh

Tags: galaulagu indonesiaPatah Hati
Butet RSM

Butet RSM

Ibu dari tiga anak, penulis lepas yang tinggal di Bantul. Terbiasa menulis tentang UMKM, pasar, pendidikan alternatif, dan keresahan sosial.

ArtikelTerkait

Lagu Ingkar dari Tulus Adalah Gambaran bahwa Mencari Orang Baru Bukanlah Hal Mudah terminal mojok

Lagu Ingkar dari Tulus Adalah Gambaran bahwa Mencari Orang Baru Bukanlah Hal Mudah

21 Agustus 2021
Sesakit-sakitnya Patah Hati Lebih Sakit Tidak Kebagian Sodoran Rokok

Usai Patah Hati, Terbitlah Mati Rasa

2 September 2020
dul jaelani tiara ahmad dhani MOJOK.CO

Lagu “Tiara”: Sebuah Romansa Tak Berbalas Dari Dul Jaelani Kepada Tiara Andini

13 Mei 2020
Magang di Pengadilan Agama Bikin Saya Lebih Realistis dalam Memandang Pernikahan broken home

Ditinggal Nikah Itu Biasa Saja, tapi Kesedihannya Perlu Dirayakan

2 November 2020
15 Lagu Galau Indonesia untuk Temani Hatimu yang Kacau Terminal Mojok

15 Lagu Galau Indonesia untuk Temani Hatimu yang Kacau

19 Maret 2022
sendu

Globalisasi dan Millenials Penyebab Kebangkitan Kedua Bait-Bait Sendu Didi Kempot

22 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

12 Januari 2026
Aku Cinta Kartasura, Kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

Aku Cinta Kartasura, kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.