MOJOK.CO Jogja memang kota yang indah. Katanya tiap sudut Jogja itu romantis. Tapi tetap saja ada tempat yang sebaiknya jangan dikunjungi di Jogja.

Tidak berlebihan jika menyebut Jogja adalah kota kenangan. Banyak tempat yang memberi warna dalam ingatan dan aroma tertentu yang akan membangkitkan ingatanmu (dekat kandang kuda UGM, misale). Tak peduli bahwa kota ini punya tingkat kriminalitas yang lumayan tinggi dan juga upah rendah, orang tetap menyebut Jogja adalah sebaik-baik tempat untuk kenangan.

Tapi seindah apa pun kenangan, tetap saja ada rasa sakit yang membekas. Bisa karena diputus pacar, bisa karena melihat pujaan hati bersama kekasih barunya, atau digerebek sama orang kampung karena main ke kos lawan jenis.

Artinya, tidak semua sisi Jogja pantas didatangi, se-Instagramable apa pun tempat itu. Dan dalam rangka itu, Mojok Institute membantu merangkum 7 tempat di Jogja yang sebaiknya tidak perlu dikunjungi.

#1 Embung Tambakboyo

Kalau Anda adalah mahasiswa bahasa Inggris dan ingin skripsian, sebaiknya jangan ke Embung Tambakboyo. Karena ya ngapain kalian ke Tambakboyo kalau mau skripsian? Di sana nggak ada kafe 24 jam, nggak ada wi-fi, nggak ada colokan. Orang ke Tambakboyo ya biasanya pacaran joging dan mancing. Kalau niat Anda skripsian ke Tambakboyo, sekiranya Anda perlu mengatur ulang prioritas hidup Anda.

Baca juga:  Kata Siapa Nyamannya Jogja Bikin Kamu Tidak Bisa Berkembang?

#2 Stasiun Lempuyangan

Terutama untuk yang rumahnya di Banguntapan dan nggak bawa kendaraan. Kalau Anda mau pulang, nggak perlu beli tiket Prameks meskipun relnya nanti nglewati Janti. Anda tinggal pesen ojol pun nyampe. Lagi pula kereta nggak akan berhenti di Janti hanya untuk nurunin Anda.

#3 RS Hewan UGM

Musim hujan begini flu dan masuk angin jadi mudah menyergap. Cari tambanya ya ke angkringan, pesan jahe anget, atau K24 sekalian. Lha ngapain kalau masuk angin mengunjungi RS Hewan UGM. Apalagi kalau kamu nggak punya peliharaan sama sekali. Walau pun manusia masuk Kingdom Animalia, berobat untuk manusia sudah disediakan tempat di Sardjito, Panti Rapih, atau Bethesda.

Atau kecuali Anda berpikir bisa ganteng kalau abis grooming.

#4 Pantai Parangtritis

Karena (1) lokasinya jauh dan (2) Anda bukan Didi Kempot yang sedang menggubah lagu.

#5 Hartono Mall

Jika Anda mencari nila dan udang buat pakan ikan atau umpan mancing lainnya, di Hartono Mall tidak tersedia barang begituan. Kalau mau nyari nila dan udang, cari ke Pasar Pingit. Tapi perlu berhati-hati, lampu merah di Pasar Pingit itu lamanya 3 kali siklus kehidupan.

Sama satu lagi, di Hartono Mall nggak ada yang jual rokok eceran.

#6 UNY

Jika kamu adalah anak baru lulus SMA, nggak perlu mengunjungi UNY jika ingin mendaftar jurusan Kedokteran. UNY nggak punya jurusan kedokteran, punyanya cuma slogan “World Class University” tapi nggak ada sabun di kamar mandi.

Baca juga:  Menghargai Keberagaman Kok Pilih-Pilih Masjid?

Kalau mau ndaftar kedokteran, ke kakaknya UNY aja, UGM itu lho.

#7 Starbucks

Anda nggak perlu mengunjungi Starbucks kalau mau minum Nescafe Cappucino apa Good Day. Mereka nggak jualan itu. Tapi jangan bawa tumbler starbucks isi teh anget juga. Masih mending bawa gorengan ke dalam XXI daripada bawa Torabika Cappuccino ke Starbucks.

Mbok yo rodo pekewuh.

Demikian daftar 7 tempat di Jogja yang sebaiknya jangan dikunjungi, persembahan dari redaksi Mojok yang kalau dipuji tidak terbang, kalau dikatai asu tidak tumbang. Tabik.

BACA JUGA Rapor 5 Game Terbaik 2019, Control Jadi Juara Satu atau artikel menarik lainnya di rubrik LIST.