Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Misteri Batu Akik Bertuah

Rusdi Mathari oleh Rusdi Mathari
24 September 2014
A A
Misteri Batu Akik Bertuah
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Batu akik sedang naik daun dan menjadi lahan bisnis sebagian orang. Lalu orang-orang (terutama kaum laki-laki) beramai-ramai memburunya. Beberapa orang rajin menyelam ke sungai. Sebagian bertapa di gunung. Ada yang mengorek-ngorek tanah pemakaman. Mereka semua mencari batu akik. Batu akik yang cemerlang. Syukur-syukur bertuah karena bisa dijual mahal.

Popularnya batu akik ini, konon gara-gara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sewaktu berkunjung ke Washington, dia membawakan oleh-oleh untuk Presiden Barrack Obama: sebuah cincin berhias batu Bacan dari Ternate. Pak Obama terpukau. Pak SBY sumringah. Cerita ini lalu menyebar dari banyak mulut ke banyak telinga.

Sejak itu batu akik makin dicari banyak orang, dan menjadi kegiatan bisnis yang bergairah. Batu Bacan diburu banyak orang kaya dunia.

Sebuah media bahkan mengulas bahwa Indonesia kini menjadi pasar batu akik nomor dua di dunia, setelah Republik Rakyat Cina, karena tiga alasan. Pertama, pengguna batu akik di negara ini diperkirakan mencapai 12 juta orang. Kedua, perputaran uangnya mencapai triliunan rupiah dalam setahun. Ketiga, batu akik Indonesia memang dikenal indah dan banyak jenisnya. Mulai Giok dari Takengon Aceh, Kalimaya (Black Oval) dari Banten, Edong atau Panca Warna dari Garut, dan kini yang terkenal dan konon diburu para hartawan internasional adalah batu Bacan dari Ternate.

Soal harga bervariasi. Ada batu akik seharga Rp 50 ribu yang biasa ditemui di sebagian besar pedagang batu akik di pasar, ada batu akik yang bisa mencapai miliaran rupiah. Harga batu jenis Ohen dari Garut pernah mencapai Rp 800 juta. Ada kabar batu akik dari Yogyakarta sempat ditawar Sultan Brunei Darussalam, Hasanal Bolkiah, seharga Rp 2 miliar. Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris mengenakan cincin berhias batu Edong seharga ratusan juta.

Lihatlah, Pak SBY pun mengenakan cincin batu akik di salah satu jarinya. Bukan sembarang batu akik melainkan batu akik pilihan. Sebagian orang yang menyebut batu akik yang dikenakan di jari Pak SBY adalah batu Biduri Kucing atau Cat’s Eye. Ada yang bilang batu Bacan. Yang lain mengatakan, batu akik Pak SBY adalah jenis Lumuik Sungai Dareh yang berasal Sumatera Barat.

Kecuali BJ Habibie, presiden-presiden sebelum SBY juga dikabarkan menyukai cincin berhias batu akik. Selain batu Rubi, Pak Karno menyukai batu Kalimaya. Batu ini juga dikenakan Pak Harto, Gus Dur dan Megawati. Selain indah, Kalimaya dipercaya bisa membawa keberuntungan bagi pemakainya. Ada pun batu Bacan yang dikenakan Pak SBY dan Pak Obama, dianggap bisa memancarkan aura keperkasaan.

Maka Pak Karno, misalnya, beruntung bisa disukai banyak perempuan. Pak Harto beruntung bisa berkuasa 32 tahun. Gus Dur beruntung bisa jadi presiden. Mega beruntung bisa menggantikan Gus Dur. Lalu siapa yang berani bilang Pak SBY dan Pak Obama tidak perkasa?

Hal-hal semacam itu bagi sebagian orang mungkin dianggap omong kosong. Tapi sebagian yang lain percaya, batu akik tertentu memang memiliki tuah. Mirip dengan pesan orang tua zaman dulu tentang tiga batu yang harus dipegang atau ditempekan ke perut bila mendadak kebelet buang air besar sementara tidak menemukan WC.

Percaya tidak percaya, hampir semua orang pernah punya pengalaman berhasil menahan laju air besarnya hanya dengan menggengam tiga batu.

Jadi marilah mengenakan cincin batu akik.

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2021 oleh

Tags: Batu AkikBatu Bertuahsby
Rusdi Mathari

Rusdi Mathari

Artikel Terkait

Soal Alasan Demokrat ke Prabowo, Pengamat: SBY Belum Berdamai dengan Megawati MOJOK.CO
Kilas

Soal Alasan Demokrat ke Prabowo, Pengamat: SBY Belum Berdamai dengan Megawati

19 September 2023
buku sby mojok.co
Kotak Suara

5 Poin Sentilan SBY di Buku ‘Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Jokowi’

27 Juni 2023
Catatan 8 Tahun Jokowi Berkuasa MOJOK.CO
Esai

Catatan 8 Tahun Jokowi Berkuasa: Jokowinomics Ternyata Loyo Belaka

14 November 2022
SBY Idap Kanker Prostat, Akan Dirawat di Luar Negeri mojok.co
Kilas

SBY Idap Kanker Prostat, Akan Dirawat di Luar Negeri

2 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Pekerja Jakarta resign setelah terima THR dan libur Lebaran

Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja “Toxic”

30 Maret 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.