Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Hewani

Mari Berbicara Dengan Hewan Peliharaan

Redaksi oleh Redaksi
2 September 2017
A A
mengajak ngobrol hewan mojok

mengajak ngobrol hewan mojok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tulisan ini adalah tulisan perpisahan rubrik Hewani yang mulai pekan depan tak akan muncul lagi. Terima kasih sobat fauna yang sudah setia bersama kami. Jangan sedih, kalian masih bisa mendapatkan asupan ilmu soal hewan di Natgeo. Apa? Kalian nggak langganan Natgeo? Ya Ampuuun, dasar miskin.

– – – – – –

Banyak orang menganggap bahwa berbicara dengan hewan peliharaan seperti anjing atau kucing adalah hal yang bodoh dan menggelikan. Namun, sebuah fakta terbaru agaknya bakal membabat habis label bodoh dan menggelikan ini.

Keberadaan hewan peliharaan ternyata punya hubungan yang erat dengan kondisi kesehatan si pemeliharanya. Sebuah penelitian dari University of Minnesota mengatakan bahwa mereka yang tidak memelihara hewan peliharaan lebih berisiko terkena penyakit jantung dibanding dengan mereka yang memelihara hewan peliharaan.

Beberapa peneliti bahkan meyakini bahwa berbicara dengan hewan peliharaan seperti kucing atau anjing ampuh untuk menurunkan stres.

Kebiasaan berbicara dengan hewan ini dinamakan antropomorfisme. Kebiasaan ini bukan hal yang bodoh. Sebaliknya, ia justru menunjukkan tingkat kecerdasan seseorang.

“Sejarahnya, antropomorfisme dianggap sebagai sikap kekanak-kanakan atau tindakan bodoh. Padahal ini sebenarnya reaksi natural yang secara unik ditunjukkan oleh mereka yang cerdas di bumi ini,” ungkap Dr. Nicholas Epley, profesor ahli di bidang sikap dan tingkah laku di University of Chicago.

Berbicara dengan kucing atau anjing juga bisa menjadi kunci berlatih komunikasi, persis seperti orang yang berbicara di depan cermin.

Pada titik tertentu, berbicara dengan kucing atau anjing bisa menjadi ajang curhat yang baik. Sebab sebajingan-bajingannya kucing ataupun anjing, mereka tak pernah ember menyebarkan curhatan-curhatan kita.

Nah, karena itu, jangan pernah takut dan merasa bodoh berbicara dengan kucing atau anjing Anda.

Meski begitu, jangan sok-sokan paham dengan bahasa hewan. Ingat, Anda bukan Nabi Sulaiman, Eliza Thornberry, Dr. Dolittle, atau Prabu Angling Dharma yang bisa paham bahasa binatang.

Berbicara dengan anjing

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2019 oleh

Tags: AnjingberbicarakucingStres
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita memelihara dan menyayangi kucing sepenuh hati di desa. Anabul dianggap hewan goblok MOJOK.CO

Sulitnya Memelihara dan Menyayangi Kucing di Desa: Dianggap Aneh dan Nggak Guna, Anabul Hadapi Hinaan dan Racun Tetangga

24 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026
Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda MOJOK.CO

Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

4 Mei 2026
Kucing, hewan peliharaan

Memelihara Kucing Membuat Saya Menjadi Manusia: Tak Saling Bicara, tapi Lebih Memahami ketimbang Sesama Manusia

26 Maret 2026
Trauma memelihara kucing sampai meninggal. MOJOK.CO

Trauma Pelihara Kucing: Penuhi Ego di Masa Kecil, Saat Dewasa Malah Merasa Bersalah usai Anabul Kesayangan Mati

26 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

fisiologi pohon, walhi kerusakan lingkungan mojok.co

Hadapi Krisis Iklim, Ilmu Fisiologi Pohon Jadi Kunci Selamatkan 12 Juta Hektare Lahan Kritis

13 Agustus 2026
Alumnus Peternakan UMM Kerja Jadi Manager di Australia. MOJOK.CO

Dulu Kuliah Tanpa Punya Laptop, Alumnus UMM Ini Buktikan Bisa Kerja di Australia sebagai Manajer Peternakan

11 Agustus 2026
Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah MOJOK.CO

Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah

12 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
Mahasiswa baru (maba) rela jadi jongos abang-abangan kampus di organisasi mahasiswa ekstra (ormek) dan tidak pernah menyesalinya MOJOK.CO

Maba Rela Jadi Jongos Abang-abangan Kampus demi Relasi dan Diskusi Kiri Apa Salahnya? Tak Malu dan Tak Menyesalinya

13 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.