MLI atau Majelis Lucu Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menjadi bahan perbincangan di kalangan banyak orang, tentu saja bukan karena prestasi, melainkan karena video yang dibuat oleh dua pentolan mereka, Tretan Muslim dan Coki Pardede, dianggap melecehkan agama.

Dalam rubrik ini, tentu saja kami, Mojok Institute, tidak akan membahas soal video yang dianggap melecehkan agama tersebut, kami cuma ingin bikin konten dengan menumpang isu MLI.

Entah kenapa, kehebohan seputar dua pentolan MLI tersebut membuat Mojok Institute penasaran untuk membahas berapa penghasilan yang didapatkan oleh MLI dari konten-konten video yang mereka buat.

Rasa keingintahuan kami, ditambah dengan gairah akan pengetahuan akhirnya memancing kami untuk benar-benar mencari tahu, berapa penghasilan yang didapatkan oleh MLI dari unggahan-unggahan video mereka.

Puji Tuhan, tim riset kami ternyata cukup bisa diandalkan. Setelah melalui kerja-kerja penelitian yang cukup melelahkan, akhirnya Mojok Institute mendapatkan data soal kisaran penghasilan Majelis yang didirikan oleh sekumpulan stand up comedian ternama Indonesia ini.

Di Youtube, MLI setidaknya tercatat sudah mengupload sekitar 52 video dengan jumlah views mencapai 25,000,000. Sebuah angka yang tentu saja sangat luar biasa untuk ukuran channel yang baru berusia seumur jagung.

Sekadar info, MLI pertama kali join di Youtube pada 21 September 2017, itu artinya, usia mereka baru sekitar setahun lebih sedikit, atau lebih persisnya baru 13 bulan.

Nah, kira-kira, berapakah penghasilan yang didapat oleh MLI dari video-video Youtube mereka?

Seperti yang sudah-sudah, untuk menghitung penghasilan Youtuber dari monetisasi Youtube, cara yang digunakan adalah dengan menggunakan perhitungan Cost per mille (CPM), atau penghasilan per 1000 views.

Di Indonesia, CPM yang berlaku sangat rendah, tidak seperti Amrika yang CPM-nya bisa mencapai 1-7 USD. Berapakah rata-rata CPM untuk video Youtube di Indonesia? Tidak ada angka yang pasti. Biasanya berkisar antara 0.3 hingga 0.8 USD. Seorang Youtuber Indonesia yang tidak disebutkan namanya mencoba mencari rerata CPM pada video-videonya dan mendapatkan angka CPM 0,68.

Angka 0,68 inilah yang kerap dijadikan sebagai patokan CPM Youtube di Indonesia untuk mencari tahu penghasilan para Youtuber Indonesia.

Nah, dengan 25 juta views, bisa diketahui perkiraan penghasilan MLI dari akun Youtubenya, yakni: 25,000,000/1000 x 0,68 = 17.000 USD atau Rp258.108.450.

Jika dibagi dengan jumlah bulan selama akun tersebut aktif (13 bulan), maka perkiraan penghasilan bulanan MLI adalah sebesar Rp. 19.854.496,- atau hampir 20 juta per bulan.

Penghasilan yang cukup lumayan.

Tapi, tentu saja penghasilan tersebut bukan penghasilan utama, sebab penghasilan utama MLI justru dari acara-acara offline yang mereka selenggarakan.

Dalam beberapa waktu terakhir, MLI tercatat rutin menggelar show stand up comedy dengan harga tiket rata-rata antara 150-250 ribu. Show MLI hampir selalu sukses besar, bahkan, tiga acara terakhir yang sudah berlangsung diketahui sukses menjual 1000 tiket. Silakan hitung sendiri berapa penghasilannya.

Itu masih belum termasuk penjualan merchandise dan jasa mereka sebagai konsultan di bidang stand up comedy.

Sungguh, Majelis Lucu Indonesia adalah lembaga yang sangat jenius dan brilian dalam membisniskan tawa.

majelis lucu indonesia