Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Gila-gilaan! Tontowi/Liliyana ke Semifinal

MOJOK.CO – Dari 8 pertandingan court 1 bulutangkis Asian Games 2018, Indonesia mendulang 6 kemenangan. Ditutup dengan kemenangan luar biasa Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.

Turnamen bulutangkis Asian Games 2018 hari ini, 25 Agustus, memberi hasil memuaskan untuk Indonesia. Hasil hari ini membuat pertandingan besok menjadi sangat menarik untuk dinantikan.

Pada 8 laga total di court 1 yang digelar di Istora Senayan 1 hari ini, kesemuanya diisi oleh pemain Indonesia. Dari kedelapan pertandingan, Indonesia memenangkan 6 pertandingan.

Pada segmen tunggal putra, Jonatan Christie perlu bekerja keras untuk menang dari pemain Thailand, Khosit Phetpradab. Dalam wawancara selepas pertandingan, Jojo mengatakan bahwa ia merasa langkahnya berat setelah di pertandingan sebelumnya selalu menjalani laga tiga gim atau rubber.


Di pertandingan lain, Ginting versus Momota sempat membuat deg-degan lewat reli-reli panjang mereka. Namun, Ginting berhasil bermain tenang dan meminimalisir kesalahan. Ia menang dalam dua set.

Pertandingan Indonesia terakhir juga memacu adrenalin. Menang di set pertama dan kalah di set kedua, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon sempat tertinggal di awal set ketiga.

Setelah berhasil menyamakan poin di angka 14 sama, Kevin/Marcus menggila. Tensi permainan meningkat. Reli panjang, cepat, dan keras berlangsung. Kevin/Marcus berhasil menang dengan poin 21-18.

Sementara itu, dua wakil tunggal putri Indonesia sama-sama tumbang di babak 16 besar. Keduanya kalah oleh pemain dari India.

Berikut ringkasan hasilnya

Baca juga:  Sandiaga Uno Bilang Politisi Shut Up Untuk Redakan Tensi Politik Karena Rupiah Melemah

Tunggal Putri (babak perdelapan final)

Saina Nehwal 2-0 Fitriani

Gregoria Mariska Tunjung 0-2 Pusarla V. Sindhu

Tunggal Putra (babak perdelapan final)

Khosit Phetpradab 1-2 Jonatan Christie

Anthony Ginting 2-0 Kento Momota

Ganda Putra (babak perdelapan final)

Marcus Gideon/Kevin Sanjaya 2 – 1 Takuto Inoue/Yuki Kaneko

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto 2-0 Kim Won Ho/Seo Seung Jae

Ganda Putri (babak perempat final)

Tang Jinhua/Zheng Yu 1-2 Greysia Polii/Apriyani Rahayu


Ganda Campuran (babak perempat final)

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir 2-1 Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah

Meski mencatat hasil gemilang, beberapa pemain sebenarnya tidak tampil dalam performa terbaiknya. Jonatan “Jojo” Christie serta pasangan Owi/Butet, misalnya, tampil mengkhawatirkan.

Ini menjadi catatan untuk Owi/Butet yang pada semifinal besok, 26 Agustus 2018, akan berhadapan dengan pasangan nomor 1 dunia dari Tiongkok, Zheng/Huang. Jika mereka konsisten bermain kendur, pertandingan besok terancam berakhir tidak menyenangkan untuk Indonesia.

Minggu, 26 Agustus, besok, akan ada sejumlah laga penting yang diisi wakil Indonesia. Yakni, semifinal ganda campuran dan ganda putri, 3/4 pertandingan perempat final ganda putra, dan 2 pertandingan tunggal putra.

Berikut jadwal lengkap pertandingan Indonesia di bulutangkis Asian Games 2018.

Jadwal bulutangkis Asian Games 2018, Minggu, 26 Agustus 2018

1. Semifinal ganda campuran
Zheng/Huang vs Ahmad/Natsir

2. Semifinal ganda putri
Polii/Rahayu vs Matsumoto/Takahashi

3. Perempat final ganda putra
Alfian/Ardianto vs Ong Yew Sin/Teo Ee Yi
Gideon/Sanjaya vs Goh V Shem/Tan Wee Kiong

Baca juga:  Edy Rahmayadi Selip Lidah, Sebut Warna Kulit Jadi Sebab Kekalahan Timnas Wanita Indonesia

4. Perempat final tunggal putra
Jonatan Cristie vs Wong Wing Ki Vincent
Anthony Ginting vs Chen Long

Sementara jadwal lengkap semua pertandingan bulutangkis besok adalah sebagai berikut.

Sumber: tournamentsoftware.com

Kalau Anda ingin menyaksikan pertandingan esok, bisa menyimak di saluran Indosiar atau secara online via Vidio.com. Pertandingan akan dimulai pukul 13.00 WIB. Kalau Anda mau baca analisis sebelum pertandingannya, jangan lupa buka Mojok besok.

Salam olahraga!

Koreksi: Kami mohon maaf karena salah menuliskan bahwa hari ini Jonatan Christie bertanding melawan Shi Yuqi dari Tiongkok. Yang benar, hari ini Jonatan Christie bertanding melawan Khosit Phetpradab dari Thailand. Terima kasih teman-teman yang sudah mengingatkan 🙂