• 85
    Shares

MOJOK.COMemang sulit menjadi Jokowi. Apa-apa yang dilakukan ya mesti dicacati. Setelah mendapat berbagai komentar dari banyak pihak tentang aksinya dengan moge di pembukaan Asian Games 2018, kali ini yang tak pernah ketinggalan, giliran Fadli Zon angkat bicara.

Penampilan Presiden Jokowi dalam pembukaan Asian Games 2018 tersebut memang mencuri perhatian. Namun kemudian memunculkan banyak tanggapan. Ada yang oke-oke aja, ada yang bodo amat, ada pula yang terus mempermasalahkan dan semacam memprotes penampilannya yang pakai stuntman.

Padahal ya, tanpa disampaikan juga sudah pada tahu sejak awal kalau Jokowi ini memang menggunakan stuntman. Lha kalau beneran, Jokowi mungkin bakal lebih suka motoran dibanding naik mobil iring-iringan biar lebih cepat. Mungkin loh ya~

Gaya Jokowi yang sedang mengendarai sepeda motor gede alias moge tersebut memang sangat ciamik. Aktingnya diakui kece oleh banyak pihak. Bahkan ada yang menyebut Jokowi pantas menggantikan Tom Cruise untuk bermain dalam serial Mission Impossible.

Tapi ya itu tadi, di tahun politik yang penuh getaran ini, maka apa saja yang dilakukan oleh si calon wajib hukumnya untuk dinyinyiri. Begitu pula dengan yang harus diterima oleh Jokowi. Setelah banyak pihak telah mengemukakan pendapatnya, kali ini giliran sosok yang sangat kita tunggu-tunggu, komentar dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Bapak Fadli Zon tercinta.

Baca juga:  Ribetnya Start Up Unicorn dan Klaim 1000 Start Up Ala Jokowi

Fadli Zon yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPR itu, menyindir aksi Jokowi yang kemudian dibandingkan dengan aksi heroik Joni. Bocah yang memanjat tiang bendera di Belu, Atambua, Nusa Tenggara Timur saat upacara kemerdekaan Indonesia lalu.

Ia mengungkapkan itu dalam tweetnya, yang ia cuitkan kemarin (19/08) pukul 18.21.

“Aksi panjat tiang bendera anak SMP, Joni Kala jauh lebih heroik ketimbang aksi stuntman acrobat motor2an kemarin”.

Seperti yang banyak diberitakan, Joni ini merupakan anak kelas VII SMP yang berasal dari Belu, NTT. Sebuah kawasan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Saat itu, ia memanjat tiang bendera setinggi 23 meter untuk membenarkan tali supaya bendera dapat dikerek kembali.

Joni tidak membutuhkan waktu lama untuk memanjat tiang tersebut hingga sampai puncak. Aksi ini ia lakukan saat upacara bendera dalam memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI di daerah Pos Lalu Lintas Batas Indonesia dengan Timor Leste.

Aksi tersebut sempat direkam oleh sebuah video yang kemudian di-upload di channel Youtube, Esra Alfred Soru. Yang kemudian berhasil membuat Joni ngetop dengan waktu yang cukup cepat. Hingga akhirnya ia menerima banyak hadiah serta penghargaan dari berbagai pihak. Termasuk diundang untuk menonton acara pembukaan Asian Games di Jakarta pada Sabtu lalu.

Ngomong-ngomong Pak Fadli Zon, yang perlu Bapak tahu, capek tahu dibanding-bandingin. Apalagi dengan sesuatu yang memang sudah tidak setara sejak awal. Lha wong jelas, yang satu pakai stuntman, yang satunya lagi enggak. Mbok tolong~ (A/L)

Baca juga:  Sidang Sengketa Pilpres, Kubu Prabowo-Sandiaga Klaim Menang 52 Persen
  • 85
    Shares


Tirto.ID
Loading...

No more articles