Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Fadli Zon: Jokowi Kalah Heroik Dibanding Joni

Redaksi oleh Redaksi
20 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Memang sulit menjadi Jokowi. Apa-apa yang dilakukan ya mesti dicacati. Setelah mendapat berbagai komentar dari banyak pihak tentang aksinya dengan moge di pembukaan Asian Games 2018, kali ini yang tak pernah ketinggalan, giliran Fadli Zon angkat bicara.

Penampilan Presiden Jokowi dalam pembukaan Asian Games 2018 tersebut memang mencuri perhatian. Namun kemudian memunculkan banyak tanggapan. Ada yang oke-oke aja, ada yang bodo amat, ada pula yang terus mempermasalahkan dan semacam memprotes penampilannya yang pakai stuntman.

Padahal ya, tanpa disampaikan juga sudah pada tahu sejak awal kalau Jokowi ini memang menggunakan stuntman. Lha kalau beneran, Jokowi mungkin bakal lebih suka motoran dibanding naik mobil iring-iringan biar lebih cepat. Mungkin loh ya~

Gaya Jokowi yang sedang mengendarai sepeda motor gede alias moge tersebut memang sangat ciamik. Aktingnya diakui kece oleh banyak pihak. Bahkan ada yang menyebut Jokowi pantas menggantikan Tom Cruise untuk bermain dalam serial Mission Impossible.

Tapi ya itu tadi, di tahun politik yang penuh getaran ini, maka apa saja yang dilakukan oleh si calon wajib hukumnya untuk dinyinyiri. Begitu pula dengan yang harus diterima oleh Jokowi. Setelah banyak pihak telah mengemukakan pendapatnya, kali ini giliran sosok yang sangat kita tunggu-tunggu, komentar dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Bapak Fadli Zon tercinta.

Fadli Zon yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPR itu, menyindir aksi Jokowi yang kemudian dibandingkan dengan aksi heroik Joni. Bocah yang memanjat tiang bendera di Belu, Atambua, Nusa Tenggara Timur saat upacara kemerdekaan Indonesia lalu.

Ia mengungkapkan itu dalam tweetnya, yang ia cuitkan kemarin (19/08) pukul 18.21.

“Aksi panjat tiang bendera anak SMP, Joni Kala jauh lebih heroik ketimbang aksi stuntman acrobat motor2an kemarin”.

Seperti yang banyak diberitakan, Joni ini merupakan anak kelas VII SMP yang berasal dari Belu, NTT. Sebuah kawasan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Saat itu, ia memanjat tiang bendera setinggi 23 meter untuk membenarkan tali supaya bendera dapat dikerek kembali.

Joni tidak membutuhkan waktu lama untuk memanjat tiang tersebut hingga sampai puncak. Aksi ini ia lakukan saat upacara bendera dalam memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI di daerah Pos Lalu Lintas Batas Indonesia dengan Timor Leste.

Aksi tersebut sempat direkam oleh sebuah video yang kemudian di-upload di channel Youtube, Esra Alfred Soru. Yang kemudian berhasil membuat Joni ngetop dengan waktu yang cukup cepat. Hingga akhirnya ia menerima banyak hadiah serta penghargaan dari berbagai pihak. Termasuk diundang untuk menonton acara pembukaan Asian Games di Jakarta pada Sabtu lalu.

Ngomong-ngomong Pak Fadli Zon, yang perlu Bapak tahu, capek tahu dibanding-bandingin. Apalagi dengan sesuatu yang memang sudah tidak setara sejak awal. Lha wong jelas, yang satu pakai stuntman, yang satunya lagi enggak. Mbok tolong~ (A/L)

Terakhir diperbarui pada 22 Agustus 2018 oleh

Tags: Fadli ZonjokowijoniPartai GerindraPembukaan Asian Games 2018Pilpres 2019stuntmanupacara bendera
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO
Kilas

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO
Kilas

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Gedung Sarekat Islam, saksi sejarah dan merwah Semarang sebagai Kota Pergerakan MOJOK.CO
Kilas

Upaya Merawat Gedung Sarekat Islam Semarang: Saksi Sejarah & Simbol Marwah yang bakal Jadi Ruang Publik

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.