Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

AHY dan Ibas Lebaran ke Jokowi, Selanjutnya ke Pak Prabowo, Nih?

Redaksi oleh Redaksi
6 Juni 2019
A A
AHY dan Ibas Lebaran ke Jokowi, Selanjutnya ke Pak Prabowo, Nih?
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lebaran hari pertama, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas/EBY) bersilaturahmi ke tempat Jokowi. Ke Pak Prabowo selanjutnya?

“Inilah tata krama dan etika yang ditunjukkan oleh AHY dan EBY. Mereka menghargai perbuatan baik,” kata Ferdinand Hutahaean, Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat.

Iklan

Pernyataan Ferdinand itu merupakan penjelasan dari tujuan kedatangan duet Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas/EBY) ke tempat Jokowi ketika Lebaran hari pertama. Keduanya didampingi Annisa Pohan dan Aliya Rajasa, istri masing-masing. Setelah mengunjungi Jokowi, rombongan Cikeas ganti melawat ke rumah Megawati.

Partai Demokrat sendiri menegaskan kalau kunjungan AHY dan Ibas ini tidak berkaitan dengan agenda politik. Ini murni kunjungan, di mana Ferdiand menyebutnya sebagai “silaturahmi balasan”.

“Kunjungan Lebaran itu adalah kunjungan silaturahmi balasan dan kunjungan silaturahmi ucapan terima kasih atas apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi sebagai presiden saat pemulangan jenazah Ibu Ani dari Singapura hingga pemakaman yang cukup baik dan terima kasih atas kehadiran Ibu Mega saat pemakaman Ibu Ani,” kata Ferdinand.

“Tentu ini adalah pertanda baik bagi silaturahmi politik elite bangsa. Ke depan tentu akan semakin baik lagi, karena DNA politik Partai Demokrat adalah tidak ada musuh dalam politik, tapi hanya ada kontestasi demokrasi dan setelah itu kita membangun bangsa bersama-sama,” tutur Ferdinand seperti dikutip oleh Detik.

Narasi yang sama diungkapkan oleh Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno, kepada wartawan. “Ini momen Idulfitri, saling silaturahmi, saling bermaaf-maafan. Jadi yang dibangun arsitektur jiwa, modal spiritualitas, bukan momen kalkulasi politik Yang penting, sudah tak ada hambatan dan beban psikologis untuk membangun komunikasi yang lebih produktif dan sinergistik untuk kepentingan bangsa yang lebih besar dan mendasar.”

Yang jelas, pertemuan-pertemuan antartokoh politik mengguratkan optimisme bahwa sebagai bangsa kita memiliki DNA sebagai bangsa yang besar. Itulah cita-cita para pendiri bangsa yang harus kita pegang teguh,” ujar Hendrawan menggambarkan pertemuan AHY-Ibas dengan Jokowi.

Setelah bertandang ke tempat Jokowi dan Bu Mega, jadi kapan nih AHY dan Ibas main ke Hambalang, ke rumah Pak Prabowo? Pak Prabowo, sama seperti Pak Jokowi, juga melayat, melepas Ibu Ani untuk terakhir kalinya. Anak-anak pasti suka naik kuda di Hambalang. Bakal jadi pemandangan yang syahdu.

(yms)

Infografik AHY dan Ibas Lebaran ke Jokowi, Selanjutnya ke Pak Prabowo, Nih?

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2019 oleh

Tags: ahyjokowiprabowosby
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya teman si paling cashless yang sama sekali tidak pegang uang tunai (cash) merepotkan. Karena tidak semua hal bisa dibayar pakai QRIS MOJOK.CO

Teman Si Paling Cashless Pemuja QRIS bikin Repot Kita yang Sedia Tunai, Kepraktisan Semu di Balik Tren Dompet Kosong

24 Juli 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

SRAK 2026-2036 Resmi Disusun, Komitmen Lintas Sektor Selamatkan Elang Jawa dari Kepunahan

27 Juli 2026
Jadi gini rasanya keracunan motor Yamaha Xabre bekas MOJOK.CO

Akulah yang dulu meremehkan motor Yamaha Xabre karena harganya yang nggak ngotak, tapi kini rasa ingin memilikinya semakin tinggi

23 Juli 2026
Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026
sarjana muda gusar mencari kerja. MOJOK.CO

Realita Sarjana Muda Gusar Mencari Kerja: 4 Tahun Lamanya Berkutat dengan Buku, Lulus Kuliah Memilih Pasrah

23 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.