Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Habis First Travel, Terbitlah Abu Tours

Redaksi oleh Redaksi
22 Maret 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rasanya belum habis perhatian masyarakat pada kasus First Travel, biro perjalanan umroh yang beberapa waktu yang lalu dipidanakan karena menilap uang ribuan calon jemaah umroh dan gagal memberangkatkannya. Kini, satu per satu, perusahaan-perusahaan penyelenggara umroh terungkap mengikuti jejak First Travel.

Kasus yang paling terkini tentu saja adalah Abu Tours. Perusahaan penyedia jasa haji dan umroh ini mendapat perhatian serius dari Kepolisian dan Kementerian Agama karena dianggap tak mampu memberangkatkan para jemaahnya.

Setelah dilakukan audit dan penelusuran, terungkap bahwa aliran dana jemaah Abu Tours senilai lebih dari Rp 1 triliun yang sudah habis. Hal itulah salah satunya yang membuat Abu Tours gagal memberangkatkan calon jemaah ke tanah suci.

Uang sebanyak Rp 1 triliun lebih itu dikumpulkan dari 50 ribu jemaah. Uang tersebut habis karena karena diinvestasikan ke usaha lain di luar Abu Tours.

Selain merugikan jemaah, habisnya uang senilai lebih dari Rp 1 triliun ini juga merugikan para karyawan, karena ada banyak karyawan yang belum mendapatkan gaji.

“Uangnya sekarang sudah habis, di investasikan ketempat lain selain Abu Tours,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani, “Karyawan sendiri mengakui jika uang jemaah sendiri diinvestasikan ke usaha lain. Kasian karyawanya juga belum gajian” imbuhnya.

Yang lebih memprihatinkan, ada sebagian uang jamaah yang justru dibelikan mobil mewah.

“Apakah itu, seperti mobil mewah kayak Lamborgini dan motor juga,” ujar Dicky.

Sebelum hangat kasus Abu Tours ini, sudah ada beberapa perusahaan penyelenggara umroh yang terlebih dahulu terkena kasus yang sama dengan First Travel, di antaranya adalah Hannien Tour dan Assyifa Mandiri Wisata.

Sepanjang tahun 2017 lalu, Kementerian Agama bahkan sudah mencabut izin operasional lima perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah yang diduga bermasalah.

Yah, memang banyak cara untuk kaya, cara untuk bisa membeli mobil atau rumah mewah. Namun yang jelas, menipu dan menilap uang orang-orang tulus yang rela mengumpulkan uang demi bisa berangkat ke tanah suci adalah salah satu cara paling bajingan yang pernah ada.

umroh

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2018 oleh

Tags: abu toursfirst travelumroh
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Umroh: Menyaksikan Tingkah Polisi Arab yang Menyebalkan MOJOK.CO
Esai

Umroh: Menyaksikan Tingkah Polisi Arab yang Menyebalkan

6 Februari 2023
Pojokan

Kayak Kapur Barus, Aset First Travel Menyublim dari Ratusan Miliar jadi 25 Miliar

27 November 2019
Pojokan

Jokowi Masuk Kakbah Kok Pada Heboh, SBY dan Soeharto Dulu Biasa Aja Tuh

15 April 2019
Pojokan

Alasan Kenapa Prabowo Tidak Jadi Ajak Pulang Habib Rizieq ke Indonesia

4 Juni 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen yang Nggak Perlu Ngomongin Toleransi MOJOK.CO

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

2 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.