Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Jadi Komisaris Angkasa Pura I, Ali Mochtar Ngabalin: Heboh Karena Ada Saya

Redaksi oleh Redaksi
19 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Politisi Golkar, Ali Mochtar Ngabalin, kini resmi diangkat menjadi komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) bersama dua pejabat lainnya.

Politisi Ali Mochtar Ngabalin kini sedang dilanda kabar gembira. Pasalnya, namanya baru saja diumumkan sebagai komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) bersama dengan dua pejabat lainnya, yaitu Djoko Sasono dan Tri Budi Satriyo.

Iklan

Pengangkatan Ngabalin diposisikan untuk mengganti Selby Nugraha Rahman yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Angkasa Pura I per 25 Oktober 2015 lalu. Sementara itu, Anandy Wati yang posisinya digantikan oleh Selby Nugraha Rahman pun kini telah menjadi Komisaris Independen.

Djoko Sasono dan Tri Budi Satriyo dikabarkan pula menggantikan nama komisaris sebelumnya, yaitu Andi Widjajanto dan Boy Syahril Qamar.

Pengangkatan Ali Mochtar Ngabalin dkk menjadi komisaris ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor SK-210MBU/07/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris. Dilakukan di Kantor Kementerian BUMN hari Kamis (19/7), pelantikan dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan II Kementerian BUMN, Wien Irwanto.

Diangkatnya Ngabalin dkk diyakini pihak Angkasa Pura I sebagai langkah awal munculnya kontribusi positif pada perusahan. Apalagi, Angkasa Pura I tengah mengupayakan adanya percepatan pembangunan bandara baru dan infrastruktur pendukung di tahun 2018.

Jejak perjalanan Ali Mochtar Ngabalin memang mengundang sorotan. Setelah sebelumnya bergabung dengan tim sukses Prabowo, Ngabalin memilih masuk ke lingkaran Jokowi melalui Partai Golkar. Bahkan, per Mei lalu, ia pun dianugerahi posisi sebagai Tenaga Ahli Utama Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi di Kedeputian IV KSP. Tugasnya cukup besar: menjembatani pihak istana dengan kelompok konservatif muslim.

Eh, tapi jangan-jangan, pengangkatan ini adalah bentuk balas jasa dari Jokowi buat Ngabalin?

Menanggapi dugaan ini, pria bersorban putih tersebut langsung membantah. Lalu jelasnya, “(Penunjukan sebagai komisaris) sudah lama, awal-awal tahun ini sudah ada pembicaraan. Ini biasa saja. Ini tentu kepercayaan sama seperti orang lain diangkat jadi direktur, presiden komisaris dan lain-lain.”

Senada dengan pernyataan sebelumnya, Ngabalin merasa tak ada yang spesial dengan pengangkatan ini. Baginya, menjadi komisaris adalah hal yang normal-normal saja. “Yang jadi berita heboh itu karena ada Ali Mochtar Ngabalin,” pungkasnya. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2018 oleh

Tags: Ali Mochtar NgabalinAngkasa Pura Ijokowikomisarisprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru MOJOK.CO
Esai

Disuruh Pindah Negara, Saya Googling Cara Jadi Warga Selandia Baru

29 Juli 2026
Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu MOJOK.CO

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu

11 Agustus 2026
Saat cerita/sambat ke teman berujung adu nasib dengan kalimat maut "Kamu masih mending". Meresponsnya dengan pura-pura tolol ternyata menyenangkan MOJOK.CO

Niat Cerita ke Teman Berujung Adu Nasib: Pura-pura Tolol saat Teman Bilang “Kamu Masih Mending” Ternyata Menyenangkan

6 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Lomba Agustusan di desa jadi toxic dan merusak moral anak muda gara-gara paparan kreator konten di media sosial MOJOK.CO

Lomba Agustusan di Desa Jadi Toxic dan “Merusak” Anak Muda karena Terpapar Konten Kreator, Tidak Seasyik Dulu

8 Agustus 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta godok aturan pelarangan perdagangan HPR. MOJOK.CO

Yogyakarta bakal Susul Korea Selatan, Larang Perdagangan Daging Anjing demi Cegah Penyakit Menular

4 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.