Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Api Obor Asian Games 2018 Tiba, Yogyakarta Jadi Kota Pertama!

Redaksi oleh Redaksi
17 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perhelatan Asian Games 2018 tidak sampai sebulan lagi, semaraknya semakin terasa sejak api obornya telah sampai ke Indonesia.

Yogyakarta menjadi kota yang mendapat kehormatan dalam rangkaian gelaran Asian Games 2018. Pasalnya, Yogyakarta menjadi kota pertama yang disinggahi Api Obor Asian Games 2018. Api obor tersebut baru saja sampai di Yogykarta hari ini (17/7). Kedatangannya dengan dikawal oleh lima pesawat tempur T-50 Golden Eagle milik TNI AU, yang mendarat di Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta.

Acara kedatangan Api Obor Asian Games 2018 ini berlangsung meriah. Sebelum pesawat Boeing 737 400 milik TNI AU yang membawa api obor dari India ini tiba, digelar tarian barongsai dan tarian tradisional Sekar Pujiastuti.

Fyi, Api Obor Asian Games ini diambil dari India, karena India merupakan negara pertama yang menjadi tempat digelarnya Asian Games pada tahun 1951.

Btw, kalau misalnya apinya tadi mati pas di tengah jalan, kira-kira balik lagi ke India, atau gimana ya? Hehe~

Sulit lho, menjaga api obor agar tidak padam, pasalnya api tersebut merupakan semangat kebersamaan dan persahabatan.

Api Obor dari India tersebut dibawa oleh atlet Indonesia peraih medali emas bulu tangkis Olimpiade 1992, Susi Susanti. Kedatangan Api Obor Asian Games 2018 disambut oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna, dan Erick Thohir selaku Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc).

Susi kemudian menyerahkan api obor tersebut kepada Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna dan Sri Sultan HB X, yang selanjutnya dikirab oleh Pasukan Bregodo menuju Museum Dirgantara TNI AU yang berjarak sekitar 1,7 kilometer.

Api Obor Asian Games 2018 ini rencananya akan berada di Yogyakarta selama tiga hari, yakni Selasa hingga Kamis mendatang.

Wah, kira-kira api obor ini akan diarak ke mana lagi, ya?

Rencananya, api akan diinapkan di Museum Dirgantara di Adisutjipto. Sebelum dibawa ke Prambanan, api terlebih dahulu mampir ke Candi Boko. Kemudian pada tanggal 18 Juli, akan dilakukan pengambilan api abadi dari Mrapen, Purwodadi, Jawa Tengah, yang akan dibawa ke Prambanan melalui Semarang.

Tanggal 18 Juli malam, api abadi dari Mrapen tersebut akan ditemukan dengan Api Obor Asian Games dari India di Candi Prambanan oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Setelah disatukan, api akan diinapkan di Pagelaran Kraton Yogyakarta. Di pagi harinya, tanggal 19 Juli, api yang telah disatukan tersebut akan dikirab keliling Yogyakarta.

Nah, kalau kamu sedang di Yogyakarta dan pengin nonton kirabnya, ini rutenya~

Rute kirab dimulai dari Pagelaran Kraton – Titik Nol Kilometer ke arah barat – PKU Muhammadiyah ke utara – Jalan Bhayangkara – Pasar Kembang ke timur ke Teteg Malioboro. Dari Teteg lalu masuk ke jalan Malioboro – Titik Nol – Jalan Senopati – Perempatan Gondomanan ke selatan – Pojok Benteng Wetan – Pojok Benteng Kulon (barat) ke arah utara – Ngabean – Ngampilan ke arah barat – Samsat – Perempatan Pingit – Tugu.

Iklan

Kemudian, di Tugu Yogyakarta ini, api obor akan dilepas oleh Walikota Yogyakarta, dan diserahkan kepada Inasgoc untuk dibawa ke Solo.

Yap, Yogyakarta memang menjadi kota pertama di Indonesia yang menjadi tempat mendaratnya Api Obor Asian Games 2018. Setelah Yogyakarta, api akan dibawa ke Solo, Malang, Denpasar, Lombok, Sorong. Di Sorong akan disiapkan pesawat kecil untuk dibawa ke Raja Ampat. Lalu kembali lagi ke Sorong, Makassar, Banjarmasin, Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambo, dan berakhir di Jakarta pada 15 Agustus 2018 mendatang.

Wah, kira-kira berapa banyak biaya yang keluar hanya untuk muterin Api Obor Asian Games 2018 keliling Indonesia, ya? (A/L)

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2018 oleh

Tags: api obor asian gamesasian games 2018indiaIndonesiamalioboroprambananratu bokosolosri sultan HB Xsusi susantitugu JogjaYogyakarta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Malaysia dekat ke gerbang negara maju. Indonesia negara apa? (Unsplash)
Pojokan

Malaysia kian dekat ke gerbang negara maju, kalau Indonesia makin dekat ke gerbang apa bes?

4 Agustus 2026
Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO
Kabar

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Romo Pitoyo dalam acara peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Laboratorium Alam De Britto: Pondok Perenungan Manusia agar Tak Kehilangan Hati Nurani di Tengah “Bahaya” AI

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seporsi kekalahan anak laki-laki pekerja swasta di Surabaya: merasa gagal karena kerja gaji kecil pas-pasan, tak kunjung sanggup ringankan beban orang tua di masa tua MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Anak Laki-laki: Kerja Ngoyo tapi Masih Begini-begini Saja, Tak Sanggup Ringankan Beban Ortu di Masa Tua

3 Agustus 2026
Token listrik lebih awet setelah mengubah kebiasaan kecil di rumah (Unsplash)

Token listrik lebih awet setelah saya mengubah kebiasaan kecil di rumah

7 Agustus 2026
Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP MOJOK.CO

Selamat Jalan Nasirun: Kisah di Balik Sang Maestro Nggak Mau Punya HP

1 Agustus 2026
Lahir di lingkungan NU tapi justru menemukan kedamaian di Muhammadiyah. MOJOK.CO

Tumbuh di Desa dengan Tradisi Keagamaan yang Kental, Saya Justru Menemukan Kedamaian di Muhammadiyah dengan Rasionalitasnya

3 Agustus 2026
Derita lansia pakai cashless seperti QRIS. MOJOK.CO

Derita Lansia Tak Bisa Beli Roti Hanya karena QRIS yang Menghantui

4 Agustus 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.